Harus Menepi, Miley Tetap Kawal Sinlui hingga Juara

| Penulis : 

Sejak kecil, Miley Radita sudah punya keinginan untuk merasakan bermain di DBL. Musim ini, keinginan itu akhirnya terwujud. Namun, perjalanan pertamanya di panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North hanya berlangsung selama tiga pertandingan.

Miley yang masih duduk di kelas X SMA St Louis 1 Surabaya (Sinlui) harus menepi setelah mengalami cedera ACL saat menghadapi SMAN 2 Surabaya di babak playoffs DBL East Java-North 2026. Sejak saat itu, ia tidak lagi bisa membantu tim dari dalam lapangan. Meski begitu, Miley tetap hadir untuk mengawal perjalanan Sinlui hingga partai final.

Sebelum mengalami cedera, Miley sempat merasakan dua pertandingan pertamanya bersama putri Sinlui. Pada laga pembuka menghadapi SMAN 1 Pacet Mojokerto, Sinlui menang telak 88-3. Miley ikut menyumbangkan 14 poin dan 4 rebound.

Laga kedua mempertemukan Sinlui dengan SMAN 15 Surabaya. Lagi-lagi Sinlui mengamankan kemenangan tanpa kebobolan, kali ini dengan skor 56-0. Miley kembali memberikan kontribusi dengan mencetak 12 poin, 3 rebound, dan 1 assist.

Kesempatan bermainnya kemudian terhenti pada laga ketiga. Sinlui berhadapan dengan SMAN 2 Surabaya dan kembali meraih kemenangan dengan skor 35-19.

Baca juga: Selamat! Ini Pemenang DBL Most Favorite 2026 East Java-North

Laga baru berjalan delapan menit, Miley mencoba menghentikan pergerakan lawan. Namun, saat melakukan pengereman, tumpuannya tidak tepat. Lutut kanannya terasa goyang dan tidak stabil.

“Pas kuarter pertama awal-awal, aku ngeblok bola, tapi ngeremnya salah. Jadi akhirnya ACL-ku putus total, 100 persen,” cerita Miley.

Cedera tersebut membuat Miley harus ditarik keluar untuk mendapatkan perawatan. Ia hanya sempat menyumbangkan 2 poin dan 1 assist dalam pertandingan tersebut.

Saat pertama kali terjatuh, Miley mengaku bukan rasa sakit yang paling ia rasakan. Lututnya terasa tidak stabil, sementara rasa takut justru lebih dulu muncul di pikirannya.

“Pas jatuh itu aku merasa lututnya goyang, seperti nggak stabil. Jadi aku udah ada feeling nggak enak. Aslinya itu bukan sakit, tapi lebih ke rasa takut,” ujarnya.

Ketakutan itu muncul karena Miley sudah mengetahui bahwa cedera ACL membutuhkan proses pemulihan yang panjang. Apalagi, musim ini merupakan kesempatan pertamanya bermain di DBL setelah sejak lama ia ingin merasakan atmosfer kompetisi tersebut.

Baca juga: Putri Sinlui Sukses Pertahankan Mahkota di DBL East Java-North 2026!


Miley Radita saat memperoleh medali juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Keinginan bermain di DBL sebenarnya sudah tumbuh sejak Miley masih kecil. Ia mengenal basket dari sang kakak, Darryl Radita, yang juga pernah bermain di Junior DBL Surabaya bersama SMP Santa Maria Surabaya pada musim 2019.

Awalnya, Miley seringkali melihat kakaknya bermain basket. Dari rasa penasaran itu, ia mulai ikut bermain sejak TK hingga akhirnya jatuh cinta pada olahraga tersebut.

Ketika sang kakak berhenti bermain basket setelah SMP, Miley justru memilih meneruskan langkahnya.

“Aku masih cinta banget sama basket dan aku juga dikasih kesempatan buat diajak masuk tim pas SMP. Jadi aku ambil kesempatan itu,” katanya.

Mimpi untuk bermain di DBL kemudian semakin kuat. Miley bahkan sudah membayangkan dirinya suatu hari bisa merasakan bermain di panggung yang sama seperti yang selama ini ia dengar dan lihat.

Musim ini, kesempatan itu akhirnya datang. Persiapan bersama tim sudah dimulai sejak awal tahun, sebelum komposisi tim inti mulai terbentuk sekitar Juni.

Sayangnya, perjalanan tersebut hanya berlangsung tiga pertandingan. Setelah cedera, Miley harus mengubah perannya. Ia tidak lagi berada di lapangan, tetapi memilih tetap datang menyaksikan perjuangan teman-temannya.

Baca juga: Ini Best Management dan BeAT Most Favorite Supporter DBL East Java-North 2026!

“Ada rasa sedih, tapi kan harus tetap semangatin tim. Jadi aku nonton supaya mereka juga bisa ikut ngerasain semangat buat main,” tuturnya.

Pada pertandingan-pertandingan berikutnya, Miley lebih banyak menyaksikan Sinlui dari tribun. Ketika akhirnya mendapat kesempatan menonton dari sisi lapangan, perasaan lain ikut muncul.

“Ya pasti aku ngerasa bersalah. Soalnya aku harusnya ikut bantu, tapi terpaksa harus lihat dari samping. Jadi meskipun nggak bisa bantu secara langsung, aku bisa bantu semangatin tim,” katanya.

Dukungan juga datang dari teman-teman satu tim. Mereka menuliskan “GWS” (Get Well Soon) di sepatu masing-masing sebagai pesan agar Miley segera pulih dan bisa kembali bermain.

Di rumah, Mama dan Papa juga menjadi bagian penting dari proses tersebut. Saat Miley terjatuh, sang Mama langsung turun dari tribun untuk melihat kondisinya dan membawanya ke Rumah sakit Mayapada.

Alih-alih larut dalam kesedihan, kedua orang tuanya justru berusaha menjaga semangat Miley.

“Mereka nyoba membangun semangat aku biar aku juga nggak sedih-sedih terus. Biar lebih fokus ke pemulihannya,” ujar Miley.

Dokter menyarankan Miley menjalani fisioterapi sekitar dua bulan untuk mengurangi bengkak pada lutut sebelum menjalani operasi. Setelah operasi, ia masih harus kembali menjalani fisioterapi hingga bisa berlari dan kembali bermain basket.

Baca juga: Preview dan Link Live Streaming Final Putra DBL East Java-North 2026

Meski belum bisa berlatih seperti biasanya, Miley tetap melakukan latihan ringan di rumah. Ia juga melakukan penguatan otot agar proses pemulihannya berjalan lebih baik.

Di tengah proses recovery tersebut, Miley tetap mengikuti perjalanan Sinlui. Ia menyaksikan bagaimana teman-temannya terus bertanding hingga akhirnya kembali mencapai partai puncak.

Sabtu, 3 Oktober 2026, Miley kembali berada di sekitar perjuangan timnya saat Sinlui menghadapi SMA Gloria 1 Surabaya di partai final sektor putri Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Kali ini, ia tidak bisa membantu lewat permainan di lapangan. Namun, Miley tetap menjadi bagian dari perjalanan tersebut dari tempatnya berada.

Sinlui berhasil mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan Gloria 1 dengan skor 54-36. Kemenangan tersebut membuat Sinlui kembali menjadi juara sektor putri DBL East Java-North 2026 setelah sebelumnya juga meraih gelar yang sama pada musim lalu.

Melihat teman-temannya mengangkat medali membuat Miley ikut merasakan kebahagiaan yang berbeda. Ia sudah mengikuti proses latihan mereka sejak sebelum cedera. Karena itu, kemenangan tersebut terasa seperti hasil dari kerja keras yang ikut ia saksikan dari dekat.

“Pastinya senang banget. Aku kan sudah ikut proses latihan mereka. Jadi lihat mereka bisa menang itu bangga banget rasanya. Kayak akhirnya kerja keras itu semuanya berhasil,” kata Miley.

Mimpi Miley untuk bermain di DBL memang sempat berubah arah musim ini. Tiga pertandingan menjadi pengalaman pertamanya sebelum cedera memaksanya menepi. Namun, perjalanannya bersama Sinlui belum selesai.

Kini, Miley punya waktu untuk memulihkan lututnya. Sementara dari pinggir lapangan, ia sudah melihat satu hal yang ingin kembali ia rasakan musim depan, berjuang bersama Sinlui di lapangan.

Baca juga: Preview dan Link Live Streaming Final Putri DBL East Java-North 2026

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Di Balik Sukses Al-Maruf Ada Semangat 'Tetap Sama-sama Sampai Indonesia Arena'
Sengit Lagi! Pangudi Luhur Kembali Paksa Buksi Terima Kekalahan Dramatis
Hasil DBL Jakarta Championship: Hari Kelima Penuh Drama!
Krisabella Memburu 'Sweet Ending' di Last Dance Bersama Smansa
Kalinda Bella, Perempuan di Balik Koreo Smansa