Ada yang berbeda di tribun DBL Arena Surabaya saat SMAN 2 Madiun (Smada Madiun) berlaga di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship hari ini, Senin, 5 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya, Fransisca Lucy datang seorang diri damping putranya, Laurentius Aryo Bagus Dwiananto, saat berlaga.
Biasanya, Mama Lucy hadir bersama sang suami ketika Aryo, panggilan akrab putranya, bertanding. Namun, tahun ini menjadi cerita yang berbeda. Sang suami meninggal dunia pada 20 Agustus 2026 lalu.
Mama Lucy yang kini berdomisili di Bandung untuk bekerja pun harus kembali ke Madiun untuk menyiapkan acara 40 hari kepergian sang suami yang jatuh pada 27 September lalu.
Kepulangannya pun berdekatan dengan jadwal pertandingan Aryo di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship. Ia tak ingin melewatkan kesempatan untuk kembali berada di sisi putranya. Meski sehari-hari bekerja dan tinggal di Bandung, Mama Lucy menyempatkan diri datang ke Surabaya untuk mendukung Aryo.
Baca juga: Keanu Gibran Bangga Jadi Bagian Perjalanan Putra Sketsa di DBL Arena
"Kalau memang saya di Madiun dan Aryo ada pertandingan, sebisa mungkin saya dampingin Aryo," ujar Mama Lucy saat ditemui usai pertandingan selesai.
Perjalanan kali ini tak ada lagi sosok suami dan ayah yang biasanya ikut menyaksikan perjuangan Aryo di lapangan. Namun, ia tetap datang dan memberikan dukungan untuk putra bungsunya tersebut.
Mama Lucy melihat sendiri bagaimana Aryo berusaha tampil maksimal bersama putra Smada Madiun. Menurutnya, Aryo selalu memberikan seluruh kemampuannya ketika berada di lapangan, termasuk di pertandingan kali ini saat melawan SMA St Louis 1 Surabaya.
"Kalau saya lihat performa dia bagus. Ada perjuangan yang luar biasa untuk timnya, terus sebisa mungkin berusaha agar bisa dapat poin," tutur Mama Lucy.
Perjalanan Aryo bersama basket memang sudah berlangsung cukup panjang. Ia mulai mengenal olahraga tersebut sejak duduk di kelas IV SD. Awalnya, Aryo mengikuti jejak sang kakak yang lebih dulu bermain basket. Potensinya kemudian dilihat oleh guru olahraga di sekolah hingga Aryo diarahkan untuk bergabung dengan klub.
Baca juga: Hasil DBL East Java Championship: Putra Sketsa dan Sinlui ke Fantastic Four!
Seiring berjalannya waktu, basket bukan lagi sekadar kegiatan untuk mengikuti sang kakak. Aryo justru semakin serius menekuninya. Ia bahkan mulai menjadi asisten pelatih di klubnya dan membuka kelas privat basket pada tahun ini.
Perkembangan tersebut menjadi sesuatu yang membuat Lucy dan almarhum suaminya bangga. Sang ayah, kata Lucy, merupakan sosok yang selalu mendukung apa pun yang dilakukan anaknya selama hal tersebut membawa kebaikan.
"Ayahnya di atas sana pasti bahagia lihat perjuangan Aryo yang sangat luar biasa ini," terangnya.
Aksi Laurentius Aryo, pemain nomor 13 dari SMAN 2 Madiun, saat berlaga di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship
Meski tidak lagi ditemani sang suami, Mama Lucy akan selalu mendukung putranya. Ia bahkan rela menyempatkan waktu di tengah kesibukannya bekerja di Bandung untuk melihat Aryo bertanding sebelum kembali bekerja keesokan harinya.
Langkah putra Smada Madiun memang harus terhenti setelah ditaklukkan SMA St Louis 1 Surabaya dengan skor akhir 77-14. Aryo sendiri telah berusaha memberikan kontribusi sepanjang 33 menit berada di lapangan dengan catatan 4 poin, 5 rebound, dan 1 assist. Performa tersebut menjadi salah satu bagian dari perjuangan Aryo bersama Smada Madiun hari ini.
Baca juga: 300 Kilometer Ditempuh Sang Mama Demi Kawal Na Raya
Melihat putranya harus mengakhiri perjalanan lebih awal, Mama Lucy pun tak memungkiri bahwa dirinya turut merasa sedih. Terlebih, pertandingan ini menjadi momen emosional karena untuk pertama kalinya ia mendampingi Aryo seorang diri setelah kepergian sang suami.
Meski begitu, ia yakin Aryo bisa mengambil banyak pelajaran dari pertandingan kali ini dan menjadikannya bahan evaluasi untuk berkembang ke depannya.
Sebelum kembali ke Bandung, Mama Lucy menitipkan satu pesan sederhana untuk putra bungsunya. "Pesan buat Aryo tetap semangat. Walaupun Ayah sudah nggak ada, pokoknya semangat terus. Jangan berhenti. Wujudkan mimpi Ayah untuk melihatmu sukses," pungkas Lucy.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)