Dzulfa Ilham Annas Syahbana tampil berbeda untuk SMAN 4 Yogyakarta (Patbhe) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta.
Ketika masih berstatus sebagai rookie pada musim lalu, permainannya di lapangan masih belum mencolok. Ia hanya diberi tugas untuk memberikan kontribusi yang tidak tercatat dalam angka statistik.
Namun, produktivitasnya langsung meningkat drastis pada musim ini.
Baru di laga pertama melawan SMAN 1 Banguntapan, Dzulfa sudah menjadi salah satu andalan Patbhe dengan 14 poin, 6 rebound, dan 4 assist. Efisiensinya luar biasa. Sebanyak 7 dari 8 percobaan tembakannya berhasil masuk. Akurasinya 87 persen!
Tidak berhenti sampai situ, Dzulfa kembali dipercaya untuk menjadi jantung permainan Patbhe di babak Playoffs. Berhadapan dengan SMA Pangudi Luhur Yogyakarta di Big Eight, pemain bertinggi badan 168 cm itu tampil fenomenal dengan 16 poin, 6 rebound, 2 assist, dan 7 steal dengan akurasi tembakan 63 persen.
Baca juga: Hasil DBL D.I Yogyakarta: Putri Moehi Lolos Fantastic Four Lewat Overtime!
Dzulfa pun bermain selama 31 menit, terlama di antara seluruh pemain Patbhe. Mereka akhirnya berhasil memulangkan Pangudi Luhur dengan skor telak 56-18 dan melaju ke Fantastic Four!
Ini tentu menjadi kemenangan yang spesial bagi mereka. Sebab, musim lalu, Patbhe harus berhenti lebih awal di fase grup. Mereka akhirnya kembali ke panggung semifinal ini dengan kekuatan yang jauh lebih besar.

Dzulfa Ilham Annas Syahbana melakukan layup untuk SMAN 4 Yogyakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta
Hal tersebut tidak lepas dari persiapan Dzulfa dan Patbhe yang jauh lebih matang untuk melakoni seluruh pertandingan pada musim ini.
“Contohnya tadi kita datang 2 jam sebelum gim, terus pemanasannya lebih optimal dari sebelumnya. Jadi saat main rasanya lebih siap dan enjoy,” sebut Dzulfa.
Dzulfa sudah lama bermimpi untuk menghidupi momen-momen seperti ini. Setelah tidak memberi kontribusi poin sama sekali pada musim lalu, ia langsung berusaha keras untuk mengembangkan permainannya ke level yang lebih tinggi.
Bahkan, Dzulfa selalu menganggap serius seluruh sesi latihan yang ia jalani. “Setiap latihan aku anggap kayak lagi tanding, jadi di situ aku berusaha nunjukkin kalau aku bisa diandalkan tim,” jelasnya.
Baca juga: Kalah di Fase Grup, Stece Bangkit dan Tumbangkan Olifant di Big Eight!
Kerja keras itu akhirnya mendapatkan perhatian khusus dari sang pelatih. Dengan demikian, Dzulfa akhirnya berhasil mendapatkan apa yang ia inginkan. Apalagi ia kemudian berhasil membuktikan kehebatannya di panggung DBL D.I Yogyakarta 2026.
Bagaimanapun, perjuangan Dzulfa itu tetap diwarnai dengan sejumlah tantangan. Salah satunya dalam hal mengatur waktu.
“Karena latihannya seminggu bisa delapan kali. Apalagi untuk persiapan DBL ini bisa jadi 11 kali latihan dalam seminggu,” cerita Dzulfa.
Kendati demikian, Dzulfa tetap melihat semua itu sebagai suatu kenangan yang berharga. Sebab, ia bisa mengukir semua cerita itu bersama teman-temannya.
“Bisa kumpul bareng teman-teman, jalan bareng, dan menangin pertandingan bareng. Semua itu berkesan buat aku,” tegas Dzulfa.

Selebrasi tim putra SMAN 4 Yogyakarta setelah lolos Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta
Kini, perjalanan Dzulfa dan Patbhe telah mencapai tingkat yang lebih serius. Mereka harus memberikan permainan yang jauh lebih maksimal untuk menuju partai final. Sebab, lawan yang akan mereka hadapi adalah salah satu finalis musim lalu, SMA Olifant Yogyakarta.
Dzulfa sendiri memiliki mimpi besar yang konsisten ia perjuangkan di DBL D.I Yogyakarta 2026. “Aku berharap bisa masuk First Team, dan untuk Patbhe bisa raih gelar juara lagi tahun ini!” tutup Dzulfa.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: Perjalanan Berliku Daniel Chrismadanu untuk Membela De Britto di DBL
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)