Bagi putra Raffles Christian School Jakarta (Knights), laga kontra SMA Gonzaga Jakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta, Sabtu, 10 Oktober 2026 bukan hanya soal meraih kemenangan demi mengamankan babak berikutnya.
Lebih dari itu, laga ini juga menjadi kesempatan bagi kesatria Knights untuk membalas kekalahan tim putri mereka dari Gonzaga yang terjadi dua hari sebelumnya.
Knights langsung tancap gas sejak tepis mula. Bahkan, hanya butuh empat detik bagi skuad polesan Liana Rosmasari itu untuk menjebol ring lawan berkat aksi layup Miracle Christiano. Dari situ, serangan Knights semakin sulit dihentikan Gonzaga.
Saat buzzer akhir berbunyi, Knights sukses menuntaskan ambisi membalas kekalahan tim putri dengan mengamankan kemenangan 39-19.
Sebagai pelatih, Coach Liana (sapaan akrabnya) mengaku bahwa kegagalan yang dialami srikandi Knights memang menjadi pemacu semangat tambahan bagi tim putra.
“Kemarin pas kita latihan, mereka lebih berapi-api. Mungkin, mereka juga ingin membahagiakan saya karena jujur rasanya broke setelah kekalahan kemarin,” buka Coach Liana.
Baca Juga: Dari Tribun Indonesia Arena, Nadhira Ataya Wujudkan Mimpi Tampil di DBL
Dalam sesi latihan, Coach Liana turut membenahi sejumlah aspek permainan agar anak-anak didiknya tampil lebih siap. Mulai dari komunikasi selama di lapangan, penerapan strategi pick and roll, hingga mencari titik kelemahan tim.
Selain membenahi strategi permainan, Coach Liana juga menekankan pentingnya pengendalian emosi dan kesadaran untuk bermain sebagai sebuah tim.
“Saya selalu ngajarin anak-anak, pemain yang bagus itu adalah yang bisa kontrol emosi. Harus bisa educate dan encourage teman-temannya. Saya juga bilang, anything can happen ini basketball. Dengan begitu, mereka paham kalau basket itu memang olahraga tim,” ujarnya.
Prinsip tersebut juga menjadi dasar persiapan tim musim ini, termasuk dengan memperbanyak scrimmage melawan tim-tim kuat. Bukan semata-mata mengejar kemenangan, ia ingin para pemain belajar dari tantangan dan kekalahan agar kualitas serta karakter permainan mereka semakin berkembang.
“Kita cari lawannya, bukan cari menang supaya mereka belajar. Mana ada orang belajar kalau belum jatuh,” tuturnya.
Baca Juga: Coach Rimbun Sidahuruk: Ilmu Baru dari Amerika hingga Bidik Target Ambisius
Menatap DBL South Jakarta 2026, Coach Liana tak menampik kalau persaingan yang disuguhkan tidak bisa diprediksi. Kendati demikian, dirinya tetap memegang teguh mimpi besarnya di musim ini.
“Semoga bisa ke Indonesia Arena,” pungkasnya.
DBL South Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)