ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Sidney Loo, dancer SMA Cita Hati East Surabaya, saat menghadirkan Reog di panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North

Membawa budaya daerah ke atas panggung bukan sekadar soal penampilan. Ada cerita, teknik, dan proses panjang yang harus dijalani di baliknya. Hal itu dirasakan langsung oleh Sidney Loo, dancer SMA Cita Hati East, yang tampil totalitas di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North dengan mengangkat Reog Ponorogo yang beratnya mencapai 30–40 kilogram.

Menariknya, Reog bukan properti yang sejak awal direncanakan untuk penampilan timnya. Sebelumnya, ONSPOTS, tim dance SMA Cita Hati East, membawakan konsep Bujang Ganong yang memadukan tari tradisional dengan sentuhan hip-hop dan gerakan modern. 

Sebelumnya, Sidney Loo berperan sebagai Ganong dalam konsep yang dibawakan ONSPOTS. Namun, pencapaian masuk Top 10 membuat mereka kembali memikirkan cara untuk mengeksplorasi tradisi khas Ponorogo. 

Baca Juga: Wow! Ini Top Three AQUA DBL Dance 2026 East Java-East

Momen Sidney saat sedang latihan untuk AQUA DBL Dance 2026 East Java-NorthMomen Sidney saat sedang latihan untuk AQUA DBL Dance 2026 East Java-North

Dari proses tersebut, muncul ide untuk menghadirkan Reog sebagai elemen baru dalam penampilan mereka. Meski sempat mempertimbangkan bobotnya yang mencapai 30–40 kilogram serta teknik membawanya yang tidak mudah, ONSPOTS akhirnya memutuskan untuk mencoba tantangan tersebut.

Namun, keputusan membawa Reog bukan tanpa pertimbangan. Bobotnya yang mencapai puluhan kilogram serta teknik membawanya yang tidak mudah membuat mereka sempat berpikir dua kali. Meski begitu, keinginan untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda sekaligus mengenalkan budaya daerah membuat tim akhirnya berani mencoba.

"Fun fact, aku nggak bisa angkat sendiri Reognya. Jadi, aku harus dibantu dua dancer buat bantu angkat sampai Reog udah aku gigit. Terus pas selesai, juga dibantu turunin," ungkapnya. Proses mengangkatnya pun berlangsung kurang dari 5 detik, sedangkan bagian saat ia membawanya dalam penampilan hanya sekitar 30 detik.

Baca Juga: Bujang Ganong dalam Balutan Modern, Cara ONSPOTS Kenalkan Budaya ke Gen Z di DBL

Setelah Reog berada di posisi yang tepat, Sidney harus mengandalkan kekuatan leher, gigitan, dan keseimbangan untuk menjaganya tetap stabil. Pada awal latihan, ia bahkan sempat kehilangan keseimbangan. Situasi semakin menantang ketika ia berlatih di lapangan terbuka dan angin kencang membuat Reog yang dibawanya ikut terdorong.

"Tapi pas tampil udah nggak mikir, harus PD (Percaya Diri), and do the best," tutur Sidney.

Pengalaman Sidney sebagai penari balet sejak usia 3 tahun dan penari kontemporer turut membantunya menjalani proses latihan. Kebiasaan melatih kekuatan tubuh dan menguasai gerakan menjadi bekal tersendiri saat ia harus beradaptasi dengan teknik membawa Reog. 

Ia mengaku tidak mengalami rasa sakit yang berarti, meski sempat terkejut dengan beban yang harus ditahan melalui gigitan. Bagi Sidney dan timnya, membawa Reog ke panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North bukan hanya tentang membuat penampilan terlihat spektakuler. 

"Di balik setiap budaya itu pasti ada cerita, makna, dan tekniknya sendiri, jadi bukan cuma soal tampilannya aja," jelas Sidney.

Usaha tersebut berbuah manis. Timnya berhasil meraih Runner-up di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North. Capaian itu menjadi penutup manis dari proses latihan yang padat dan keberanian mereka untuk menghadirkan konsep berbeda.

Meski hanya membawa Reog selama sekitar 30 detik di atas panggung, persiapan di baliknya jauh lebih panjang. Bagi Sidney, momen singkat itu menjadi bukti totalitasnya dalam menampilkan budaya Ponorogo. Ia tak sekadar menari, tetapi juga membawa warisan budaya daerah ke hadapan penonton dengan segala usaha yang dibutuhkan untuk menjaganya tetap hidup.

Baca Juga: Keren! Berikut Top 10 AQUA DBL Dance 2026 East Java-North

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil dancer ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS