ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Momen kebersamaa tim putra dan putri Smansa Denpasar seusai berlatih menjelang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Bali

Pukul lima pagi, saat sebagian orang masih terlelap, I Gusti Ayu Krisabella dan rekan-rekannya sudah bersiap untuk berlari. Mereka menempuh jarak hingga delapan kilometer sebelum kembali menjalani rutinitas sebagai pelajar. Bagi Bella, sapaan akrabnya, itulah salah satu bagian dari perjuangan tim putri SMAN 1 Denpasar (Smansa) menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Bali.

Persiapan musim ini menuntut mereka membagi waktu antara latihan dan sekolah. Terlebih bagi para student-athlete kelas XII yang harus bersiap menghadapi ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA). Lelah menjadi bagian dari proses, tetapi ada target yang ingin mereka perjuangkan bersama yakni mempertahankan gelar juara dan mencatatkan three-peat champion.

“Kurang lebih tiga bulan hampir setiap hari ketemu teman-teman yang sama. Latihan yang capek, banyak waktu yang harus diatur dan dikorbankan. Lari delapan kilometer jam lima subuh, terus lanjut sekolah,” cerita Bella.

Ia menyebut kebersamaan tim sebagai salah satu hal paling berkesan selama persiapan. Mereka menjalani rutinitas yang sama, menghadapi latihan yang menguras tenaga, sekaligus belajar menyesuaikan diri dengan kesibukan masing-masing.

Baca Juga: Menuju DBL Bali: Air Terjun Jadi Tempat Resman Perkuat Kebersamaan

Bagi student-athlete kelas XII, tantangannya bertambah. Latihan tetap harus dijalani, sementara waktu untuk belajar juga tak bisa dikesampingkan. Seminggu setelah DBL Bali 2026, mereka sudah harus menghadapi ujian TKA.

“Yang kelas XII harus menyeimbangkan latihan dan belajar karena seminggu setelah DBL ada ujian TKA. Proses dari persiapan ini yang paling berkesan dan mungkin bakal dikangenin nanti,” ungkapnya.

Di lapangan, putri Smansa juga terus mematangkan persiapan. Bella menyebut kesiapan timnya sudah mencapai 90 persen. Mereka telah menjalani latihan fisik dan teknik, tetapi masih memperbanyak laga uji coba untuk mengetahui bagian permainan yang perlu diperbaiki.

Momen srikandi Smansa Denpasar selepas berlatih di Pantai Sanur jelang DBL Bali 2026

Salah satu evaluasi dari musim lalu adalah pentingnya menjaga kondisi fisik pemain. Tahun ini, tim memberikan perhatian lebih pada penguatan fisik karena sebelumnya ada beberapa student-athlete yang mengalami cedera. Pelatih juga menginginkan mereka bermain dengan tempo yang lebih cepat.

Latihan dijalani dua kali dalam sepekan ketika tidak ada pertandingan. Namun, saat jadwal kompetisi semakin padat, intensitasnya bisa meningkat hingga lima kali dalam seminggu. Menjelang DBL Bali, mereka pun berlatih lima kali dalam seminggu.

Di luar latihan resmi, Bella dan rekan-rekannya punya cara sendiri untuk menjaga kedekatan. Mereka kerap berlari bersama di Pantai Sanur, lalu menyempatkan diri makan dan mengobrol setelah latihan.

Baca Juga: Menuju DBL Bali: Eco Sosio Tech Siapkan Kejutan di Laga Debut

Pantai Sanur dipilih bukan tanpa alasan. Jalur jogging-nya cukup panjang, sementara suasananya juga cocok untuk menghabiskan waktu bersama. Mereka bisa berlari, berenang, atau sekadar menikmati waktu di luar rutinitas latihan.

Kebersamaan itu juga hadir lewat kebiasaan yang mereka jaga menjelang DBL. Bella bercerita bahwa timnya biasanya melakukan sembahyang bersama ke pura sebelum kompetisi. Bagi mereka, persiapan tak hanya berlangsung melalui latihan fisik dan teknik, tetapi juga lewat waktu yang dihabiskan bersama.

Dari sisi permainan, Bella melihat skuad musim ini punya keunggulan dalam kecepatan saat melakukan fast break dan akurasi tembakan tiga angka. Dua aspek itu terus mereka persiapkan untuk menghadapi persaingan di DBL Bali.

Dukungan orang tua dan teman-teman turut menyertai perjalanan mereka. Bella menyebut orang-orang terdekat selalu memberikan semangat agar tim tetap termotivasi menjalani latihan hingga hari pertandingan.

Semua proses tersebut bermuara pada satu target besar. Putri Smansa ingin mempertahankan gelar juara sekaligus meraih three-peat champion. Bella juga berharap timnya bisa memberikan penampilan terbaik dalam setiap pertandingan.

Bagi mereka, jalan menuju target itu tidak selalu mudah. Ada latihan pagi yang dimulai sebelum matahari terbit, waktu belajar yang harus diatur, dan tenaga yang perlu dibagi antara lapangan dan sekolah. Namun, proses itu mereka jalani bersama.

Kelak, ketika musim ini selesai, Bella merasa rutinitas yang melelahkan itu justru bisa menjadi bagian yang dirindukan. Sebab, perjuangan putri Smansa menuju gelar berikutnya bukan hanya tentang apa yang mereka lakukan saat pertandingan, melainkan juga tentang waktu, tenaga, dan kebersamaan yang mereka bangun jauh sebelum memasuki arena.

Baca Juga: Menuju DBL Bali: Putri Dosman Siap Tebus Kekurangan Musim Lalu

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS