ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Joanka (baris belakang nomor tiga dari kiri) saat foto bersama usai tampil di AQUA DBL Dance 2026 Riau

Di balik penampilannya sebagai dancer yang tergabung dalam Achievers Dance, tim dance SMA Darma Yudha Pekanbaru (DarYud), di ajang AQUA DBL Dance 2026 Riau, Joanka Andressa Wu rupanya memiliki sisi lain yang tak kalah menarik. 

Siswi kelas X ini tidak hanya menekuni dunia tari, tetapi juga aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik, mulai dari olimpiade matematika hingga debat di tingkat internasional. Ketertarikannya pada matematika sudah tumbuh sejak kecil. Joanka mulai mengikuti kompetisi sejak duduk di kelas III SD, setelah sang mama melihat potensi yang dimilikinya dalam bidang tersebut. 

"Aku juga enjoy ikut kompetisi matematika karena aku suka tantangan dan membuatku semakin percaya diri," ungkap Joanka, Selasa, 12 Oktober 2026.

Baca Juga: Puan Hafeeza, Dari Prestasi Taekwondo Hingga Panggung AQUA DBL Dance

Joanka (nomor lima dari kiri yang memegang bendera Indonesia) saat menerima penghargaan khusus dari National Research Council of Thailand di ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 (Foto: dokumentasi pribadi Joanka Andressa Wu)Joanka (nomor lima dari kiri yang memegang bendera Indonesia) saat menerima penghargaan di ajang World Mathematics Invitational final round bangkok  (Foto: dokumentasi pribadi Joanka Andressa Wu)

Kecintaannya terhadap matematika membawanya meraih sejumlah prestasi. Pada 2025, ia mendapatkan medali emas di World Mathematics Invitational (WMI) preliminary round dan medali perunggu pada final round di Bangkok. Di tahun yang sama, ia juga meraih medali emas dalam International Kangaroo Mathematics Contest.

Tidak sampai di situ, Joanka berhasil meraih dua medali emas dan lima medali perak sekaligus dalam World Scholars Cup (WSC) Global Round di Bangkok. Sebelumnya, ia juga mengumpulkan lima medali emas, satu medali perak, dan satu trofi pada WSC Regional Round.

"Selain itu,aku juga mencari tantangan baru dengan ikut World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia," ujar Joanka.

Baca Juga: Hasil DBL Riau: Putra-putri Smansa Pekanbaru Tampil Dominan

Dalam kompetisi tersebut, ia bersama dua rekannya mengembangkan inovasi bernama Eco-Aerosorb, sebuah penyaring udara yang memanfaatkan cangkang kelapa sawit, masker N95, dan sarung tangan nitril. Joanka mengaku persiapan untuk mengembangkan inovasi tersebut berlangsung sekitar 1 bulan.

Pengalaman ini menjadi salah satu yang paling berkesan baginya. Pasalnya, kompetisi inovasi merupakan bidang yang belum pernah ia ikuti sebelumnya. Dalam kompetisi tersebut, Joanka dan tim berhasil membawa pulang medali emas sekaligus penghargaan khusus dari National Research Council of Thailand.

"Ini semua karena kekompakan tim, makanya kami bisa menang," ceritanya.

Joanka berfoto di booth inovasinya sambil memamerkan medali emas yang diraihnya dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 (Foto: Dokumentasi pribadi Joanka Andressa Wu)Joanka berfoto di booth inovasinya sambil memamerkan medali emas yang diraihnya dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 (Foto: Dokumentasi pribadi Joanka Andressa Wu)

Dari banyaknya kompetisi yang ia ikuti, Joanka menyebutkan bahwa setiap bidang yang ia ikuti memberikan pengalaman yang berbeda. Matematika melatihnya berpikir untuk menyelesaikan masalah, sedangkan inovasi menuntutnya mewujudkan gagasan menjadi sesuatu yang nyata.

Sementara itu, kompetisi debat menjadi kesempatan bagi Joanka untuk melatih kepercayaan diri saat berbicara di depan banyak orang. Menariknya, dunia tari yang kini ia tekuni juga berawal dari pengalaman sederhana. 

Baca Juga: Dari Rantak Bulian hingga Ajakan Wisata Budaya Hadir di AQUA DBL Dance

Joanka bercerita bahwa sebenarnya ia mulai menari sejak kelas III SD karena banyak temannya mengikuti kegiatan tersebut. Ia sempat berhenti ketika pandemi COVID-19. "Akhirnya aku mulai lagi pas SMP karena tidak ada kegiatan lain. And here I am now menjadi bagian dari AQUA DBL Dance 2026 Riau," ceritanya.

Bahkan, Joanka juga kerap mengikuti berbagai kompetisi dance tingkat lokal dan berhasil membawa pulang gelar juara dalam beberapa kesempatan. Saat ini, Joanka menjalani dua dunia yang berbeda sekaligus. 

Kisah Joanka membuktikan bahwa beragam minat dan bakat dapat berjalan beriringan. Ia mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya di bidang akademik maupun nonakademik. 

Momen Joanka foto bersama usai meraih gelar juara di ajang World Scolars Cup (WSC) Global Round Bangkok  Momen Joanka (nomor dua dari kiri) foto bersama usai meraih gelar juara di ajang World Scolars Cup (WSC) Global Round Bangkok (Foto: dokumentasi pribadi Joanka Andressa Wu)

Di tengah kesibukannya mengikuti berbagai kompetisi akademik, Joanka tetap meluangkan waktu untuk menekuni dunia tari, salah satunya melalui partisipasinya sebagai dancer untuk mewakili DarYud di AQUA DBL Dance 2026 Riau.

Baginya, setiap langkah memberikan banyak pelajaran tersendiri, baik tentang keberanian mencoba hal baru, pentingnya kerja sama, maupun kepercayaan diri untuk terus berkembang.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Kalian bisa memantau informasi seputar Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS