Ambisi besar dan mental baja diusung oleh skuad runner-up musim lalu, SMAN 1 Manado dalam menatap gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Sulawesi.
Berbekal pengalaman berharga dari musim sebelumnya, persiapan matang langsung digeber demi hasil yang lebih maksimal di GOR Politeknik Negeri Manado.
Proses menuju DBL North Sulawesi musim ini tidak dilalui dengan jalan yang mudah. Seluruh anggota tim harus melahap program latihan yang serius dan detail, mulai dari pembenahan skill individu hingga memperkuat fondasi kerja sama tim.
"Persiapan kita di DBL tahun ini gak mudah. Kita berusaha latihan dengan serius dan detail, dari perbaiki skill individu dan membangun kerja sama tim. Selain fisik, kami juga berusaha membangun mental tim supaya lebih siap menghadapi pertandingan," ungkap Nashita Ingkiriwang, pemain SMAN 1 Manado.
Sebuah cerita menarik tersimpan di balik ketatnya sesi persiapan mereka. Menghadapi momen-momen melelahkan, Smansa -sebutan SMAN 1 Manado- punya sebuah ritual khusus di mana seluruh anggota berkumpul dalam satu ruangan untuk saling mencurahkan isi hati.
"Di waktu persiapan kita punya ritual sebelum tanding, di mana semua berkumpul di satu ruangan dan saling mengungkapkan isi hati dan semua yang dipendam. Itu membuat kami bisa saling terbuka dan saling merangkul satu sama lain," tambah Nashita.
Baca Juga: Simak Hasil Drawing BeAT Most Favorite Supporter 2026 North Sulawesi
Guna mengantisipasi ketatnya persaingan musim ini, peningkatan disiplin latihan menjadi fokus utama. Setiap pemain sadar betul akan tanggung jawab masing-masing untuk memberikan kontribusi terbaik di lapangan. Di samping soal fisik dan taktik, pendekatan spiritual juga menjadi landasan utama mereka.
"Setiap pemain punya tanggung jawab mempersiapkan dirinya masing-masing supaya bisa memberikan kontribusi terbaik. Tidak hanya mengandalkan kerja keras, kita juga berdoa dan mengucap syukur atas berkat dan kekuatan yang Tuhan beri sampai kita bisa latihan dengan kekuatan yang melimpah," jelas Nashita.
.jpg)
Menyandang status sebagai runner-up musim lalu diakui menghadirkan tekanan tersendiri. Namun, bagi Nashita dan kawan-kawan, hasil musim lalu tidak lantas membuat mereka berpuas diri, namun menjadi pecutan motivasi untuk tampil lebih tangguh.
"Kami tetap bersyukur di tahun lalu bisa menjadi runner-up, tapi jujur ada sedikit pressure karena hasil itu belum cukup puas bagi kami. Di setiap musim persaingan dan tantangan selalu berbeda, jadi kami tidak bisa mengandalkan pencapaian sebelumnya,” celetuk Nashita.
“Bagi saya pribadi, pressure itu berusaha saya jadikan motivasi untuk terus berkembang. Kami ingin membuktikan bahwa kami bisa bermain lebih baik, lebih kompak, dan lebih matang," tegasnya.
Menyinggung soal peta kekuatan lawan di DBL North Sulawesi musim ini, Nashita enggan melabeli tim mana pun sebagai "kuda hitam".
Menurutnya, semua kontestan patut diwaspadai karena memiliki potensi kejutan yang sama besarnya.
"Menurut saya, musim ini tidak ada tim yang bisa disebut sebagai kuda hitam, karena setiap tim punya persiapan dan kelebihan masing-masing. Semua tim punya peluang untuk memberi kejutan. Jadi, kami tidak boleh meremehkan tim mana pun dan harus tetap fokus pada persiapan serta permainan tim sendiri," pungkasnya mantap.
Baca Juga: Hasil Drawing DBL North Sulawesi: Petualangan Menuju Gelar Juara Dimulai!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)