Darah basket sudah mengalir dalam diri Fadi El Amin, salah satu penggawa tim putra SMP Al-Ma’ruf Jakarta. Ia tumbuh dengan sosok ayah, Amin Prihantono, yang merupakan mantan pemain basket profesional. Sang ayah tercatat pernah memperkuat Tim Nasional pada era 2011 serta membela Satria Muda Jakarta.
Tak heran, penampilan Fadi (sapaan akrabnya) bersama skuad Al-Ma’ruf di Junior DBL 2026 Jakarta pun menarik perhatian.
Siapa sangka, dirinya mampu mengukir akurasi tembakan tripoin dengan mengonversi empat dari lima percobaan. Aksi ini pun membuat nama Fadi sebagai penyumbang angka terbanyak dengan 15 poin, 3 rebound, 1 assist, 1 steal, dan 1 blok.
Deretan angka tersebut solid memberi kemenangan bagi Al Maruf atas SMP Citra Kasih Don Bosco Pondok Indah dengan skor meyakikan 71-16 pada Minggu, 18 Oktober 2026.
“Aku memang selalu latihan shooting sama papa, sih. Enggak ada target minimal harus berapa, tapi pasti selalu latihan shooting sama papa,” ungkap Fadi.
Baca Juga: Tahun Terakhir SMP, Garrett Gibson Bermimpi Lanjutkan Perjalanan Bersama Buksi
Ditambah, ia menilai bahwa persiapan yang ditempuh menuju Junior DBL 2026 Jakarta jauh lebih intens dibandingkan musim sebelumnya.
“Tahun lalu tuh masih malas-malasan, sekarang latihannya sudah lebih konsisten karena ada motivasi mama dan papa,” ucapnya.
Ya, kedua orang tua, terutama ayah, memang punya andil besar dalam perjalanan Fadi sebagai student-athlete. Ketika menginjak usia 10 tahun, ketertarikannya pada basket pun semakin membesar. Di momen itulah, Fadi memutuskan untuk menaruh fokus penuh dalam mengasah keterampilannya di lapangan.
“Menurut aku, basket tuh lebih asyik, pokoknya aku ngerasa basket tuh olahraga yang aku banget,” tuturnya.
Kini, Fadi sendiri telah berada di tahun terakhirnya sebagai siswa SMP. Di musim ini, ia tentu ingin membawa nama Al-Maruf lebih tinggi di ajang Junior DBL 2026 Jakarta, setelah harus angkat kaki di babak Fantastic Four musim lalu.
Baca Juga: Coach Radytia Nathanael Fokus Bangun Disiplin Demi Sambut Debut Zebaoth
Di samping itu, Fadi juga menyimpan sebuah mimpi individu yang ingin diwujudkan di musim mendatang.
“Aku masih diskusi sama mama papa buat pilih SMA, tapi aku pengin banget main di DBL pas SMA nanti karena itu acara bergengsi,” tutupnya.
Junior DBL 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)