SMP Bina NusantaraSimprug (Stingers) mengawali perjalanan mereka di Junior DBL 2026 Jakarta dengan kemenangan atas SMPN 256 Jakarta (Zhigosix) pada Minggu, 18 Oktober 2026. Sempat kehilangan keunggulan dan berada di bawah tekanan lawan, Stingers berhasil bangkit untuk menutup pertandingan dengan skor 39-35.

Pelatih Stingers, Swandy Pardomuan atau yang akrab disapa Coach Pardo, menilai mentalitas menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan tersebut.

Menurutnya, para pemain sempat kehilangan ketenangan ketika pertahanan Zhigosix mulai menyulitkan mereka pada kuarter kedua dan ketiga.

“Di kuarter pertama mereka sudah benar mainnya. Tapi mulai di kuarter kedua dan ketiga, defense dari tim lawan bikin anak-anak panik. Sampai sempat kebalap skornya. Tapi di kuarter keempat, saya semangatin anak-anak untuk kembali lagi fokus. Untungnya di last two minutes terakhir, mereka bisa confident lagi. Akhirnya bisa kebalikin kemenangan,” ujar Coach Pardo.

Baca Juga: Eighty Five Lakoni Drama Overtime, Coach Yudha Yakin Setiap Detik Berarti

Bagi Coach Pardo, kemampuan menjaga kesabaran dan ketenangan sama pentingnya dengan penguasaan teknik permainan. Terlebih, Stingers merupakan tim debutan di Junior DBL 2026 Jakarta yang masih membutuhkan proses untuk membangun chemistry antarpemain.

Sebagai tim yang baru pertama kali tampil di kompetisi ini, komunikasi menjadi salah satu aspek yang terus mereka benahi. Coach Pardo menilai para pemain masih perlu meningkatkan koordinasi, terutama ketika harus menyesuaikan strategi di tengah pertandingan.

“Tetapi karena saling percaya satu sama lain, akhirnya mereka bisa bikin permainannya terkontrol,” jelasnya.

Menariknya, tantangan komunikasi tersebut juga menjadi pengalaman baru bagi Coach Pardo. Di lingkungan SMP Bina Nusantara Simprug, bahasa Inggris digunakan dalam keseharian, termasuk saat latihan dan pertandingan. Kondisi ini mendorongnya untuk turut mengasah kemampuan berbahasa Inggris agar instruksi yang diberikan kepada para pemain bisa tersampaikan dengan baik.

“Kita kalau latihan pakai bahasa Inggris. Waktu pertandingan juga tadi ngasih instruksi pakai bahasa Inggris. Saya juga jadi belajar komunikasi dalam bahasa Inggris ke anak-anak,” ungkap Coach Pardo.

Baca Juga: Bangun Tim Lebih Solid, Coach Diaz Akhirnya Bawa Putra Salemba Raih Kemenangan

Meski berhasil mengawali debut dengan kemenangan, Coach Pardo memilih untuk tidak membebani timnya dengan target berlebihan. Baginya, setiap pertandingan merupakan kesempatan bagi Stingers untuk terus belajar, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat kebersamaan sebagai sebuah tim.

“Semua peserta di DBL Junior ini bukan sekolah-sekolah yang sembarangan. Mereka punya kualitas yang bagus di basketnya. Kita memang enggak pasang target yang muluk-muluk. Yang penting step-by-step kita lewatin dengan kerja keras dan kebersamaan. Mudah-mudahan next game kita bisa lebih bagus lagi daripada hari ini,” tutupnya.

Junior DBL 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini
(pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Ayasha-Aqylla, Dua Sahabat yang Bertemu Sebagai Rival di Final DBL South Jakarta
Hasil Drawing Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship
Hasil DBL North Sulawesi: Sukses Revans, Losnito Pulangkan Runner-Up Musim Lalu
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Jakarta Championship, Senin, 19 Oktober 2026
Baru Kembali Usai Cedera, Gracella Rusli Langsung Sabet Gelar MVP DBL Riau 2026