ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Coach Diaz Dwiwandoni (kemeja biru) saat memberikan arahan di tengah laga SMP IPEKA Puri versus SMPN 216 Jakarta di Junior DBL 2026 Jakarta

Dua musim beruntun, tim putra SMPN 216 Jakarta (Salemba) harus mengawali perjalanan mereka di Junior DBL dengan kekalahan. Namun, catatan itu akhirnya terputus pada Junior DBL 2026 Jakarta.

Menghadapi SMP IPEKA Puri, Sabtu, 17 Oktober 2026, skuad Salemba berhasil mengamankan kemenangan dengan skor akhir 42-24.

Di balik kemenangan tersebut, ada persiapan dan evaluasi yang dilakukan oleh sang pelatih, Diaz Dwiwandoni Furqan. Coach Diaz, begitu ia disapa, mengambil pelajaran dari musim-musim sebelumnya untuk membangun skuad yang lebih siap menghadapi persaingan tahun ini.

Pada musim lalu, Salemba belum bisa tampil dengan kekuatan penuh. Menurut Coach Diaz, kondisi tersebut turut memengaruhi performa tim ketika bertanding.

“Tahun ini, saya lebih banyak kasih motivasi dan tekanin disiplin ke mereka. Kalau main basket itu bukan cuma poin dan mulai dari defense dulu. Kalau defense kita udah bagus, nyerangnya bakal enak,” ungkapnya.

Baca Juga: Coach Radytia Nathanael Fokus Bangun Disiplin Demi Sambut Debut Zebaoth

Selain memperkuat aspek pertahanan, Coach Diaz juga melihat perkembangan dari sisi chemistry antarpemain. Para pemain dinilai semakin memahami karakter dan peran satu sama lain, sehingga koordinasi di lapangan bisa berjalan lebih baik.

Meski begitu, persiapan yang telah dilakukan tetap harus diuji di tengah jadwal yang cukup padat. Sehari sebelum berlaga di Junior DBL 2026 Jakarta, para penggawa Salemba lebih dulu menjalani pertandingan di kompetisi lain. Situasi tersebut sempat membuat Coach Diaz khawatir dengan kondisi fisik beberapa pemainnya.

“Kemarin, kita ada kompetisi juga kebetulan. Acaranya sampai malam jadi agak khawatir sebenarnya. Ada tiga pemain yang mungkin fatigue, cuma saya bilang harus fokus dengan game selanjutnya,” tegasnya.

Terbukti, para pemain Salemba tetap mampu menampilkan performa maksimal dengan dua jadwal pertandingan yang berdekatan. Meski demikian, Coach Diaz menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Defense-nya masih ada celah yang bisa diambil dari lawan. Level pemain substitution kita belum sama dengan pemain inti. Jadi untuk rolling pemainnya itu saya harus coba atur biar lebih optimal,” tuturnya.

Baca Juga: Daftar Tim yang Lolos ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship

Evaluasi tersebut menjadi catatan penting bagi Salemba untuk terus berkembang sepanjang kompetisi. Terlebih, pertandingan berikutnya akan mempertemukan Salemba dengan SMP Kanisius Jakarta yang merupakan kampiun musim lalu.

“Harapannya kita bisa menang lawan champion tahun lalu. Semua orang kalau ketemu juara pasti takut ya, tapi kita akan tetap berusaha dengan baik. Nothing is impossible,” tutupnya.

Junior DBL 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini
(pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS