Kehadiran Cassandra Pricilla Iriena Simorangkir (Cassie) dan Ailena Brisa Ramedhan (Brisa) dalam barisan skuad putri SMA Bina Nusantara Simprug (Stingers) bukan sekadar rekan satu tim. 

Di balik itu, keduanya merupakan sahabat kecil yang sudah menjalin kebersamaan sejak tujuh tahun silam. Melihat kembali pada 2019, perkenalan Cassie dan Brisa bermula saat mereka bergabung dengan salah satu tim basket. 

Kala itu, Cassie ternyata lebih dulu menjadi bagian dari klub tersebut. Hanya berselang satu bulan, Brisa pun menyusul sebagai anggota baru. 

“Aku ingat banget pas pertama kali ketemu, dia duluan yang ajak kenalan dan ngomong sama aku. Dia juga lagi bikin TikTok, terus aku diajakin, hahaha,” kenang Brisa sembari tertawa. 

Berbeda dari rekannya, Cassie justru mengaku sama sekali tak mengingat momen pertama kali mereka bertemu. Namun, satu hal pasti adalah kedekatan keduanya mulai terjalin karena hanya mereka anggota perempuan di klub tersebut. 

Baik Cassie maupun Brisa memang sama-sama menyimpan tekad besar untuk mengasah kemampuan di lapangan. Karena itulah, keduanya fokus menggeluti basket sedari masih belia. 

Baca Juga: Mental Baja Aqylla Kania, Sang Kapten Stingers yang Bukukan 23 Rebound

Bagi Cassie, ketertarikannya pada basket tak lepas dari pengaruh sang kakak. Ia mengaku sering mengikuti berbagai kegiatan yang dijalani kakaknya, hingga akhirnya berkenalan dengan olahraga tersebut.

“Aku makin tertarik sama basket karena olahraga ini adalah the first sport yang ngenalin aku ke banyak orang,” ungkap Cassie. 

Sementara, Brisa semula hanya menjadikan olahraga ini sebagai hobi untuk mengisi waktu luang, terutama ketika pandemi Covid-19 melanda. Lambat laun, dirinya pun dibuat semakin jatuh cinta dengan persaingan yang tersaji di medan pertempuran. 


Potret Cassie dan Brisa saat Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta (kiri) dan saat latihan basket ketika kecil (kanan)

Belum lama semenjak keduanya dekat, Brisa ternyata harus bertolak ke Inggris pada 2022 karena tuntutan pekerjaan sang ayah. Sejak itu, komunikasi antara Brisa dan Cassie pun sempat merenggang. 

Selama menjalani kehidupan di negara tersebut, Brisa tidak serta-merta meninggalkan basket. Kesehariannya tetap diisi dengan serangkaian program latihan bersama tim basket sekolahnya. 

Pemain bernomor punggung sembilan itu pun tak menampik, perbedaan budaya yang signifikan menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi ketika dirinya kembali ke Tanah Air pada awal tahun ini.  

“Pas pindah ke sini lagi, kerasa banget culture shock-nya karena kebiasa pakai bahasa Inggris sama coach di sana. Terus tipe permainannya juga beda. Kalau di sini, ada sistem yang lebih terstruktur gitu, kalau di sana lebih free play,” terangnya. 

Terlepas dari situasi tersebut, kepulangan Brisa ke Indonesia justru membawa kejutan yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Setelah sempat hilang kontak, siapa sangka ia kembali dipertemukan dengan Cassie di sekolah yang sama. 

“Kita benar-benar enggak janjian. Dan pas kita ketemu lagi, enggak ada yang berubah gitu karena kita langsung connect. Bahkan, kita satu kelas, hahaha,” cerita Cassie dengan tertawa lebar. 

Ya, takdir tak pernah membuat Cassie dan Brisa benar-benar terpisahkan. Kini, keduanya pun semakin mengenal satu sama lain. Bukan hanya sebagai individu di luar lapangan, tetapi juga memahami pergerakan satu sama lain ketika membela nama Stingers di medan pertempuran. 

“Menurut aku, dia tuh orangnya tengil dan kocak, sedangkan aku lebih diam. Kalau di lapangan, dia tuh selalu berusaha buat dapat poin,” ungkap Brisa. 

Mendengar itu, Cassie pun ikut menimpali. “Kalau aku butuh support, dia pasti bakal kasih aku semangat. Dia juga kerja keras banget kalau di lapangan.”

Baca Juga: Kepsek Binus Simprug Ingin Putri Stingers Berkembang Lewat Pengalaman di DBL

Keduanya semakin dibuat tidak menduga saat bisa menjalani debut di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta, bahkan bisa melangkah sampai partai puncak. Berkat pencapaian itu, mereka bersama srikandi Stringers tengah berjuang mengharumkan almamater di DBL Jakarta Championship 2026. 

Laga pertama di fase Play-in Tournament pun dilalui dengan catatan manis. Stingers sukses menumbangkan SMAN 39 Jakarta dengan skor akhir 44-13 pada Senin, 19 Oktober 2026. 

Dari hasil tersebut, Cassie membukukan double-double dengan 21 poin, 10 rebound, serta 6 steal. Sementara, Brisa menyusul dengan 5 poin, 5 rebound, 2 assist, dan 1 steal. Baik Cassie maupun Brisa tentu menyimpan mimpi besar agar timnya bisa bermuara di Indonesia Arena nantinya. 

“Pasti punya mimpi main di Indonesia Arena soalnya sekolah kita tuh beneran baru pertama kali masuk final dan itu tim cewek. Kita mau merepresentasikan sekolah dan aku mau main sama teman-teman di sana,” ucap Brisa. 

Sebelum melangkah lebih jauh, Cassie dan Brisa sudah merasa sangat bangga dengan keberhasilan Stingers mencapai titik ini. Keduanya pun tak segan untuk melontarkan apresiasi kepada satu sama lain. 

“Aku mau terima kasih banget soalnya setiap aku marah-marah, dia yang bisa calm down aku. Jadi, aku benar-benar senang banget punya dia di tim aku lagi,” ucap Cassie. 

Begitu juga dengan Brisa yang berharap agar rekannya bisa terus tampil percaya diri di setiap pertandingan. 

DBL Jakarta Championship 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Ayasha-Aqylla, Dua Sahabat yang Bertemu Sebagai Rival di Final DBL South Jakarta
Hasil Drawing Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Jakarta Championship, Senin, 19 Oktober 2026
Hasil DBL North Sulawesi: Sukses Revans, Losnito Pulangkan Runner-Up Musim Lalu
Hasil Junior DBL Jakarta: Jubilee Sukses Revans, Eighty Five Taklukkan Overtime!