Kemenangan kembali berpihak pada tim putra SMP Dian Harapan Jakarta (Zebaoth) di Junior DBL 2026 Jakarta. Kali ini, giliran SMPN 27 Jakarta yang harus takluk dengan skor akhir 48-33, Selasa, 20 Oktober 2026.
Jika berbicara soal pencapaian ini, tentu tak bisa dipisahkan dari sosok Makali Ezra Wuisan. Sebab, Makali, begitu ia disapa, menjadi penyumbang angka terbanyak dengan 10 poin, kemudian dilengkapi 4 rebound, 2 assist, 5 steal, dan 2 blok.
Catatan tersebut bukan hanya menunjukkan penampilan apik dari Makali, tetapi juga menjadi bukti kebangkitannya di lapangan. Sebab, pemain bernomor punggung 24 itu hanya mampu membukukan tiga poin pada pertandingan sebelumnya.
“Sebelum match, aku serahkan semuanya ke Tuhan. Aku juga sempat latihan shooting dulu di komplek, terus dapat dukungan dari mama papa juga,” buka Makali.
Baca Juga: Coach Pardo Asah Kemampuan Bahasa Inggris Demi Lebih Dekat dengan Pemain
Keberhasilan Zebaoth tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Makali. Terlebih, ia pun mengaku bisa bermain lebih lepas di pertandingan kali ini.
Performa impresif itu tentu tidak diraih hanya dalam semalam. Makali telah merasakan panasnya persaingan di lapangan sejak beberapa tahun silam.
“Aku sudah tahu basket sebenarnya dari umur empat tahun, tapi baru fokus mainnya pas 12 tahun karena kebetulan lihat orang-orang main basket. Akhirnya, aku dimasukin ke akademi sama orang tua,” ungkapnya.
Sejak itu, Makali terus berupaya keras mengasah kemampuannya dalam mengolah bola. Perasaan lelah pun kerap menghampiri. Bahkan, ia tak menampik kalau latihan intensif yang ditempuh sempat membuatnya berpikir untuk meninggalkan dunia basket.
“Tapi, aku akhirnya bisa bertahan karena ada dukungan dari mama dan papa,” tuturnya.
Jerih payah itulah yang turut mengantarkannya hingga bisa menapakkan kaki di Junior DBL 2026 Jakarta. Menariknya, musim ini turut menandai debut Makali bersama skuad Zebaoth.
“It’s really fun soalnya tim aku juga baru. Buat teman-teman aku, it’s also their first experience di DBL. So, it’s pretty exciting,” ucap penggawa yang saat ini berada di bangku kelas VIII.
Baca Juga: Belajar dari Kekalahan Musim Lalu, Coach Yustomo Bawa Jubilee Tuntaskan Revans
Di musim pertamanya ini, Mikael tentu tak datang tanpa target. Setelah mengantongi dua kemenangan, ia optimistis bisa membawa Zebaoth melangkah sejauh mungkin.
“Kalau bisa, aku pengin sampai final,” pungkasnya.
Junior DBL 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)