Kurang meratanya kemampuan skuad SMAN 1 Mataram di Honda DBL 2019 menjadi salah satu evaluasi yang sedang diperbaiki coach Sandika. Selama off season menuju musim 2020, ia terus mengasah kemampuan anak asuhnya agar semakin siap.

"Musim lali anak-anak yang siap secara fisik dan mental hanya setengah dari skuad. Makanya, selama jeda ini saya lebih berfokus ke fundamental dan fisik," jelasnya

sebelum pandemi coronavirus, ia memberikan porsi 60 persen latihan fisik untuk membangun dan mengembalikan endurace. Kemudian 40 persen sisanya memperbaiki dan memantapkan teknik dasar. Mulai dari dribble, passing, dan shooting.

Coach Sandika juga menguji kemampuan anak-anaknya dengan mengikuti turnamen lokal. Progres positif dari latihan yang dijalani pun sudah mulai terlihat. Anak-anaknya lebih tenang dan mampu mengontrol jalannya pertandingan.

"Mereka juga berhasil meraih gelar juara di kompetisi tersebut. Tentu ini menjadi bekal yang baik untuk Honda DBL 2020," ujarnya.

Coach Sandika berharap anak-anaknya bisa menerapkan pengembangan karakter yang ia berikan selama latihan. Sehingga anak-anaknya lebih siap dan percaya diri di kehidupan sehari-hari.

"Saya berharap anak-anak terbiasa berlatih keras. Kelak terbiasa hidup disiplin dan selalu all out untuk mewujudkan cita-citanya kelak," tutur coach Sandika.(*)

Yuk beli kaus 'DBL Region' dari Mainbasket untuk Bersatu Saling Bantu Penanganan COVID-19. Selengkapnya klik banner di bawah ini.

Populer

Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya
Celine Gabrielle, Menyanyi, Menari, dan Tak Gentar Hadapi Bully!
Khansa Fatinah Antusias Sambut DBL Camp di Tengah Kondisi Pascabencana
Beep Test: Pengertian dan Manfaat untuk Kebugaran
Ukuran dan Tinggi Ring Basket Sesuai Aturan FIBA