ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Tangis haru pun pecah pasca SMA Cita Hati West berhasil lolos ke babak utama untuk pertama kalinya. (Foto oleh Ivan)

SURABAYA - Laga do or die di hari ke-12 Honda DBL West Java Series 2019-North Region mempertemukan antara SMAN 4 Surabaya melawan SMA Cita Hati West Surabaya. Kemenangan adalah harga mati bagi kedua tim. Hanya ada satu tiket babak utama yang harus diperebutkan oleh kedua tim tersebut.

Secara jam terbang, SMAN 4 Surabaya sebenarnya lebih berpengalaman. Karena, SMA Cita Hati West Surabaya musim ini datang sebagai debutan. Mereka baru pertama mengikuti Honda DBL. Maka, wajar jika pada awal pertandingan mereka tampak sedikit grogi berhadapan dengan lawan yang memiliki suporter militan. Apalagi itu ditambah dengan dukungan luar biasa ratusan Tetramania, suporter setia SMAN 4 Surabaya. Tetramania terus bernyanyi sepanjang laga.

Namun menyandang status debutan bukan masalah bagi SMA Cita Hati West Surabaya. Mereka justru tampil luar biasa sejak tip-off. SMAN 4 memang terlebih dulu berhasil mencuri poin saat pertandingan belum sampai satu menit. Sedangkan, SMA Cita Hati West Surabaya masih meraba-raba strategi. Namun saat mereka telah berhasil menemukan formula serangan dan SMAN 4 Surabaya tampak kerepotan. Di kuarter awal, SMA Cita Hati West Surabaya bermain sangat terbuka dan berani mengintervensi lawan. Hasilnya, mereka memimpin pertandingan di kuarter pertama, dengan skor tipis 8-4.

Di kuarter berikutnya, keadaan tak banyak berubah. SMA Cita Hati West Surabaya semakin menguasai pertandingan. William, guard sekaligus kapten SMA Cita Hati West Surabaya, menjadi penyumbang poin terbesar bagi sekolahnya. Tahu bahwa timnya berada di atas angin, coach Benny Imawan mulai melakukan rotasi pemain. Ia menyimpan beberapa pemain kunci. Pergantian itu dilakukan saat pertandingan memasuki kuarter keempat.

Sebenarnya SMAN 4 Surabaya mencoba bangkit di akhir laga. Namun sayang, hingga pertandingan berakhir mereka tak mampu mengejar ketertinggalan. Skor 17-31, keunggulan untuk SMA Cita Hati West Surabaya. Tetramania pun harus berlapang dada menyerahkan tiket babak utama ke lawan mereka, SMA Cita Hati West Surabaya.

"Saya cukup puas dengan pertandingan tadi. Saya mengarahkan anak-anak bermain transisi cepat dari defense ke offense. Karena saya melihat celah di SMAN 4, center mereka lambat," ungkap coach Benny Imawan. “Ini sangat menyenangkan bagi saya. Saya tekankan anak-anak agar fokus dan enggak meremehkan lawan kedepannya,” tutup pelatih yang biasa disapa Kobe itu.

Hasil statistik lengkap pertandingan ini klik di sini

  RELATED ARTICLES
Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS