ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Honda DBL West Java Series 2019 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Maura Agita. Pebasket berposisi center itu turut mengantar SMA BPK Penabur Cirebon untuk memetik gelar juara. Mereka sukses menaklukkan SMA Santo Aloysius SA Bandung di partai final.

Capaian itu layaknya mimpi menjadi nyata. Bagaimana tidak, setahun sebelumnya SMA BPK Penabur Cirebon sudah begitu dekat dengan trofi juara. Tetapi mereka terpaksa pulang sebagai runner-up. Kalah oleh SMAN 9 Bandung.

Musim kemarin mereka tampil berbeda. Dominasi tim sudah begitu kuat sejak awal. Belum lagi rikandi Penabur Cirebon punya pertahanan kokoh dari twin tower yaitu Maura dan Margaret Rachel.

"Kunci sukses tahun lalu yang utama latihan teratur dan peningkatan fisik pemain. Selain itu, tidak lepas juga dari kerja sama tim yang solid," kata campers Honda DBL Camp 2019 itu.

Maura mengakui ada yang berbeda dari timnya tahun lalu. Sudah berpengalaman bermain di babak final membuat rasa percaya diri pemain semakin membuncah. Mereka saling percaya dengan kemampuan satu sama lain. Tidak lupa selalu mendengarkan instruksi dari pelatih.

Harus diakui animo babak final saat itu sangat meriah. Tidak ada yang mau mengalah. Kalau sampai tidak fokus kala pertandingan, maka berakhir sudah. Untungnya mereka mampu menjaga itu semua.

"Untuk musim baru nanti, kerja sama tim harus lebih bagus lagi dan saling percaya dengan teman," kata gadis 18 tahun itu.

Mempertahankan gelar juara bakal jadi tantangan sulit bagi mereka. Persaingan tidak mudah. Banyak tim kuat dari sekolah-sekolah lain. Maura berharap agar para junior yang menjadi penerusnya nanti tidak didera demam panggung.(*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)