Angeline Tio, dara 17 tahun ini menjadi salah satu pemain utama SMA Frateran Surabaya musim lalu. Dia berhasil mengoleksi 66 poin dari enam laga. Selain itu, dia juga mencatatkan 25 total rebound dan 25 steal

Namun di balik itu semua ada sekelumit kisah menarik yang tak akan pernahdidlupakan. Tio sapaan akrabnya bercerita bahwa awal mula ia bermain basket karena ia bingung harus melakukan kegiatan apa saat menunggu orang tuanya.

"Jadi, waktu SD kan jam pulangku pukul 12.00 atau 13.00. Nah biasanya aku dijemput dua jam setelahnya. Akhirnya sambil mengisi kekosongan waktu, aku main dan ikut ekstrakurikuler basket," ujar Tio.

Dari sinilah ia seolah menemukan passion-nya dalam bermain basket. Semuanya semakin terlihat saat dia masuk ke SMP Angelus Custos 1 Surabaya.

Dia dilatih langsung oleh coach Lena dan terpilih menjadi tim utama AC 1. Dia membawa timnya melangkah hingga final dan menjadi runner up Junior DBL 2018-2019. Selain itu, dia juga terpilih menjadi nominasi first team Junior DBL.

Saat memasuki SMA, Tio yang dilatih dengan coach Yunita, dibentuk menjadi guard yang gesit. Selama dua musim berkostum Fratz, ia dipercaya menjadi salah satu starting line up tim karena kemampuan dan daya juangnya yang bagus dalam menjebol pertahanan lawan.

"Selama latihan dengan Ce Cam, selain diberikan workout, aku juga diberi beberapa latihan lain seperti shooting. Bahkan satu sesinya bisa sampai 300 tembakan dari beberapa spot," ungkapnya.

Pada tahun terakhirnya di Honda DBL musim ini dia memiliki satu target yang ingin diraih. Dia ingin membawa timnya terbang lebih tinggi. "Aku ingin buktikan kalau kami memang layak masuk semifinal seri Surabaya," tuturnya.(*) 

Populer

Ini Alasan Kenapa LeBron James Suka Minum Isotonik Saat Bermain Basket
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Ankle Break of The Year: Aldy Surya Paket Komplet, Punya Skill dan Mental Kuat
Eagle Dance Usung Gen Z Revolution, Triple Dance Boyong Hero Kagura ke Arena