ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

MAINMAIN

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Keberhasilan penyelenggaraan DBL 2021 di West Nusa Tenggara Series atau (DBL 2021 Mataram) membuat kota-kota lain tak sabar bisa menanti kedatangan kompetisi basket terbesar di Indonesia ini. Termasuk para peserta DBL 2021 South Sumatera Series (DBL 2021 Palembang). Mereka sudah tak sabar bisa kembali berkompetisi.

Hal itu yang tergambar dalam technical meeting (TM) yang digelar, Rabu (24/2). TM yang digelar di GOR Dempo, Jakabaring Sport City (JSC) itu juga diikuti dengan drawing. Seperti halnya di DBL 2021 Mataram, protokol kesehatan (prokes) yang ketat juga diterapkan dalam acara itu.

Para pemain benar-benar dikontrol oleh panitia agar menjalankan prokes. Begitu datang, para pemain sudah diarahkan untuk tidak berkerumun. Panitia juga memastikan dari sekolah peserta hanya satu perwakilan untuk mengikuti TM.

Perwakilan peserta itu lantas diminta mengisi self assesment terkait kesehatan mereka. Proses ini dilakukan secara online via DBL.id. Begitu hasil self assesment menyatakan peserta TM termasuk kategori berisiko rendah, baru mereka diarahkan ke proses berikutnya, ke tempat cuci tangan.

Di tempat cuci tangan, panitia sudah menyiapkan jarak agar para peserta tidak terlalu berdekatan. Setelah cuci tangan, peserta diminta bergantian mengecek suhu tubuh dengan perangkat touchless.

Peserta yang suhu tubuhnya normal baru diizinkan melanjutkan ke meja absen. Di meja absen itu para peserta juga diberikan sarung tangan.

Dari ruang absen, peserta berlanjut ke meja pengecekan jersey.  Proses di tiap mejanya juga diterapkan berjarak agar peserta tidak berdekatan. Setelah pengecekan jersey, peserta baru diperbolehkan masuk ke ruangan TM yang sudah didisinfeksi. Sebelum masuk ruangan, peserta lebih dulu diminta memakai hand sanitizer. Setelah itu ada dua disinfectant mat yang harus dilalui para peserta.

TM dan drawing itu juga dihadiri perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Penyuluhan Masyarakat Dinkes Sumsel Imam Subroto, SKM, MKes mengaku terkesan dengan prokes yang diterapkan di DBL 2021 South Sumatera Series.

“Sudah sangat baik. Tinggal nanti ketika berjalan pengawasan lebih diperketat terutama di tribun penonton,” ujar Imam.

Ia menyambut baik dengan diadakannya DBL 2021 di Palembang. Sebab kompetisi DBL termasuk event nasional yang positif untuk pelajar. “Dalam kondisi pandemi seperti ini anak-anak kan harus tetap aktif. Energi mereka yang begitu besar harus disalurkan pada hal-hal positif seperti ini,” kata Imam.

Meski begitu, ia berpesan pada para peserta agar tidak abai terhadap prokes yang sudah sangat baik dibuat oleh panitia. "Meski tidak ada lagi zona merah di Sumsel, tapi jangan pernah kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Sebab hal ini sangat penting untuk semua yang terlibat dalam event DBL ini," ujar Imam.

Guna menghindari kerumunan, TM digelar terpisah untuk tiap kompetisi. Yang pertama digelar pukul 9 untuk peserta Mainbasket 3x3. Lalu pukul 11 dilanjutkan peserta DBL 2021 (5 on 5) dan terakhir TM untuk peserta dance pada pukul 15.

Basketball Operational DBL Ruth Meta Megawati yang memimpin jalannya TM tak lelah mengingatkan perwakilan peserta saat acara TM dan drawing agar terus disiplin menjalankan prokes. “Kami tahu kalian antusias karena DBL akhirnya bisa digelar di Palembang. Tapi wajib tetap disiplin jalankan protokol kesehatan," ujar Meta.

Para peserta pun respect dengan prokes yang diterapkan DBL. Misalnya Irfan dari tim basket SMAN 1 Muaraenim. "Penerapan prokes yang ketat tidak membuat was-was. Kami jadi bisa fokus bertanding," ujarnya. Hal senada diungkapkan Devi Andini dari SMAN 9 Palembang. Menurutnya, prokes ketat ini bisa membuat pemain dan ofisial lebih terjaga kesehatannya. "Kami tambah semangat berprestasi di ajang DBL ini," tukasnya.

Seluruhnya Wajib Tes Swab Antigen

Salah satu prokes DBL 2021 yang patut diapresiasi adalah adanya kewajiban tes swab antigen untuk para peserta dan ofisial. Tindakan ini sebagai screening awal untuk mengetahui kondisi kesehatan para peserta  dan ofisial DBL 2021 South Sumatera Series.

"Semua wajib melakukan tes swab antigen. Di mana hal itu difasilitasi sepenuhnya oleh DBL Indonesia. Pelaksanaannya tiap H-1 pertandingan," ujar Project Officer DBL Indonesia, Muhammad Iqbal Salim. Tes swab antigen ini juga diharapkan membuat para pemain menjaga diri mereka dan terus patuh prokes meskipun tidak sedang bertanding.

"Tentunya bila tidak mampu menjaga diri dengan baik dan mematuhi protokol kesehatan, tidak menutup kemungkinan hasil tes akan merugikan peserta itu sendiri,” tegasnya.

Tes ini juga diterapkan pada semua wasit dan perangkat pertandingan yang terlibat pada DBL 2021 South Sumatera Series. "Termasuk panitia penyelenggara serta media peliput," pungkasnya. Menurut Iqbal, prokes yang diterapkan DBL ini sudah memenuhi arahan Satgas Penanganan Covid-19 Sumsel.(*)

  RELATED ARTICLES
Comments (0)