ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Laga klasik partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta. Final putra DBL Jakarta kembali mempertemukan SMA Bukit Sion Jakarta dengan SMA Jubilee Jakarta. Tercatat ini menjadi pertemuan keempat bagi kedua sekolah di partai final. Selama tiga musim ke belakang, putra Jubilee memegang rekor pertemuan dengan mengantongi dua kemenangan.

Kemenangan satu-satunya Buksi atas Jubilee tersaji pada musim lalu. Untuk pertama kalinya Buksi sukses menemukan formula untuk mengalahkan Jubilee. Terlepas dari mematikan pemain-pemain kunci Jubilee saat itu, Buksi memaksimalkan penggawa mereka. Salah satu yang menjadi pembeda adalah Ryansean Bastian.

Baca juga: Marco Fortunantomo, Ruki Buksi yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Jubilee

Sejak musim 2023, sorotan yang mengarah pada skuad Buksi adalah Riovaldo Renjiro dan Efrael Yerusyalom. Ryansean awalnya ditugaskan untuk bertahan dan duel rebound selama tiga kuarter. Pada kuarter keempat Ryansean mendapat tugas khusus. Menembak. Tak ada yang menyangka sang pemain ternyata punya akurasi yang tajam.

Musim ini Buksi sudah mempersiapkan diri. Salah satu yang terlihat adalah berkurangnya sorotan ke arah Efrael Yerusyalom. Pada dua final sebelumnya Efrael menjadi salah satu pemain kunci.

Bahkan di musim pertama (2023), Efrael sukses memberi kejutan dengan dua kali menembak dari luar garis tiga angka tepat ketika sebelum buzzer berbunyi.

Laga final nanti menjadi pembuktian diri bagi Efrael. Tugas khusus jelas sedang disiapkan oleh sang pelatih untuk Efrael. Tenaga Efrael jelas sedang disiapkan untuk menatap laga final.

Apalagi Buksi menghadapi wajah-wajah baru Jubilee yang cepat, tajam, dan solid. Barisan ruki mereka piawai dalam duel rebound. Dua ruki mereka titis dan cepat. Peran Efrael bisa saja dimaksimalkan untuk menjaga salah satu penggawa Jubilee, Benjamin Hernusi.

Baca juga: Marco Fortunantomo, Ruki Buksi yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Jubilee

Ruki fenomenal milik Jubilee ini memang harus dihentikan. Benjamin Hernusi punya banyak jurus untuk menipu lawan-lawannya. Ia juga bisa mengekskusi serangan. Komplet! Ada juga Carlen Shaquille yang juga solid bukan hanya saat menyerang dan bertahan.

Carlen tajam di area dua angka. Chimaobi Nzekwue dan Justin Simon Hamonangan membantu untuk beradu duel rebound dengan penggawa Buksi. Pada dasarnya Jubilee punya kedalaman skuad yang komplet! Mereka saling mengisi tiap pos.

Tinggal bagaimana sang pelatih bisa memaksimalkan skuad baru Jubilee. Dewi Fortuna sempat melirik Jubilee pada final DBL Jakarta di Indonesia Arena pada edisi pertama.

Era baru Jubilee ini juga menjadi pertanda bahwa dominasi mereka tinggal menunggu waktu. Gim final DBL Jakarta sektor putra berlangsung pukul 19.00 WIB. Laga final bisa kalian tonton secara eksklusif di YouTube Good Day ID.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY