ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Papa Zico (kanan) dan Mama Margaretha Dewi (kiri) mengantarkan Mikha Angelina Deco menuju lapangan Indonesia Arena.

“Tidak semua orang punya kesempatan untuk main di Indonesia Arena dan pada tahun pertama jadi anak SMA,” buka Margaretha Dewi Septriani, mama dari Mikha Angelina Deco penggawa SMA Jubilee Jakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta.

Tim basket putri SMA Jubilee Jakarta berhasil menahbiskan diri menjadi ratu baru DBL Jakarta. Pada laga final yang berlangsung di Indonesia Arena pada Jumat, 21 November 2025, Jubilee menang 36-32 atas SMAN 70 Jakarta. Mikha Angelina Deco merupakan salah satu ruki Jubilee.

Menariknya bisa sekolah di SMA Jubilee Jakarta tak masuk dalam rencana awal Mikha maupun kedua orang tuanya.

“Hampir 80 persen itu Mikha bakalan sekolah di Bogor. Otomatis kan dia gak bakal pernah bisa main di sini (Indonesia Arena),” ujarnya.

Lantas bagaimana perjalanan Mikha memutuskan pilihan untuk menimba ilmu di sekolah Jakarta dan tampil di Indonesia Arena? Semua bermula dari celetukan sederhana ketika menyaksikan final DBL Jakarta tahun 2024.

Kala itu Mikha dan kedua orang tuanya menonton dari tayangan live streaming. Merasakan betul atmosfer final meski hanya dinikmati dari layar kaca.

“Saat itu juga Mikha nyeletuk spontan aja. Anaknya (Mikha) bilang kalau tahun depan itu bakal main di Indonesia Arena. Wah, kaget bener itu kami,” ceritanya.

Mama Margaretha Dewi Penjaga dan Pengawal Mimpi Mikha Angelina DecoAksi Mikha Angelina Deco di laga final DBL Jakarta 2025

Mama Margaretha lantas menambahkan, “Dalam hati saya dan papa Mikha bilang nih anak kan sudah hampir pasti sekolah di Bogor ya. Apalagi kan kalau main di Indonesia Arena juga kita belum tahu bakal sekolah di mana. Siapa tahu kan bukan Jupul (SMAN 70 Jakarta) atau Jubilee (SMA Jubilee Jakarta) yang ke final lagi. Tapi saat itu kita aminin saja celetukan Mikha,”

Berawal dari celetukan itu pula yang membuka banyak pengalaman baru bagi Mikha.

“DBL ini ibaratnya kasta tertinggi anak SMA. Gak semua bisa main di DBL waktu tahun pertama. Jadi saya sebagai orang tua bersyukur sekali kalau anak saya bisa ada di titik ini,” terangnya.

Sehari sebelum pertandingan final dimulai, Mikha sempat gusar. Dia takut kalau nantinya laga final tak sejalan dengan rencana besarnya, mempersembahkan piala untuk almamater.

“Saya cuman menekankan ke Mikha kalau dia ini sudah main basket dari umur 11 tahun. Mungkin sudah ratusan pertandingan yang ia hadapi. Intinya ketika masuk ke lapangan harus berdoa. Mohon berkat dan pertolongan dari Tuhan,” ungkapnya.

Benar saja, Jubilee sukses keluar menjadi juara baru di DBL Jakarta. Dan Mikha berhasil membuka masa SMA-nya dengan manis. Selamat, Mikha!

Profil Mikha Angelina Deco bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (1)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY