AZA 3X3 Competition 2025-2026 Lampung sektor putri menghadirkan cerita menarik dari sosok Filzati Nurghina. Pemain SMAN 3 Kotabumi itu sukses membawa timnya menjadi juara sekaligus menyabet gelar Most Valuable Player (MVP) musim ini.
Menariknya, pencapaian tersebut justru datang di tengah situasi yang tak mudah. Filzati mengaku musim ini berjalan jauh di luar ekspektasinya.
“Tanggapan saya di season ini sebenarnya jauh di luar ekspektasi untuk bisa menjadi juara dan MVP. Karena di sekolah saya cuma saya sendiri yang kelas XII, tiga pemain lain masih kelas X. Saya juga sudah jarang latihan karena mulai bimbel,” ujarnya.
Meski begitu, ia tetap bersyukur bisa menutup perjalanan DBL terakhirnyadengan manis. Apalagi, ini menjadi kali kedua ia merasakan gelar juara setelah sebelumnya juga pernah menjadi champion saat duduk di kelas X.
Persiapan timnya pun tidak bisa dibilang ideal. Latihan tak selalu lengkap dengan skuad penuh. Namun mereka sepakat untuk tetap menjaga kondisi fisik dan membangun chemistry, hal yang menurut Filzati krusial di kategori 3X3.
“Persiapan pasti ada, tapi tidak yang gimana-gimana. Fokus latihan fisik dan jangan sampai bolong. Karena jarang full team, jadi membangun chemistry itu yang paling penting,” jelasnya.
Filzati juga menambahkan bahwa hampir setiap tahun ia bermain dengan komposisi tim berbeda, sehingga adaptasi menjadi tantangan tersendiri.
Baca Juga: Srikandi SMAN 3 Kota Bumi Juara AZA 3X3 Competition 2025-2026 Lampung
Gelar MVP yang ia raih pun disambut hangat oleh orang-orang terdekatnya. Ucapan dari orang tua dan teman-teman menjadi suntikan semangat. Namun ada satu yang paling membekas.
“Yang paling berkesan itu ucapan dari kakak kelas atau tim DBL lama saya waktu champion di kelas X. Mereka bangga karena saya bisa juara lagi dan support full selama season ini,” katanya.
Perjalanan Filzati di basket dimulai sejak kelas VII SMP. Sempat berhenti di kelas VIII, ia pun kembali melanjutkan di bangku SMA hingga kini tetap aktif bermain. Baginya, basket bukan sekadar olahraga.
“Basket bukan sekadar olahraga, tapi sudah jadi bagian dari hidup saya. Dari basket saya belajar disiplin, kerja sama tim, dan pantang menyerah. Saya ingin terus berkembang dan membanggakan orang tua,” tegasnya.

Filzati Nurghina (memegang bola) saat membela SMAN 3 Kota Bumi di partai final kontra SMAN 1 Gunung Sugih
Kini, meski mulai mencoba olahraga lain seperti korfball yang baru berkembang di Lampung, basket masih jadi prioritas utama.
Dan musim ini, Filzati Nurghina telah membuktikan bahwa konsistensi dan mental kuat bisa berbuah manis di momen terakhirnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa