Awalnya, Eqi Purnomo rela menempuh jarak hingga 244 kilometer atau setara 7 jam perjalanan untuk mengejar mimpinya lewat AZA 3X3 Competition 2025-2026 Jambi.
Namun, dengan berat hati, perjalanan mereka justru harus terhenti saat laga kedua. Hal itu, membuat Eqi dan rekan satu timnya pulang dengan tangan kosong.
Kini, pemain SMAN 12 Bungo itu mencoba peruntungan lewat DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, sebuah langkah baru dalam perjalanannya di dunia basket.
Ini adalah kali pertama Eqi, mengikuti program voting menuju DBL Camp. Keputusannya bukan tanpa alasan. Ia menyimpan mimpi besar untuk bisa menjadi bagian DBL Indonesia All-Star dan merasakan pengalaman berlatih hingga bertanding di Amerika Serikat.
“Motivasi saya untuk mengejar impian menjadi bagian dari DBL Indonesia All-Star. Mengikuti program ini atas keinginan diri sendiri serta dorongan dari coach, orang tua, dan teman-teman,” ujarnya.
Bagi Eqi, DBL Camp bukan sekadar ajang pelatihan biasa. Ia melihatnya sebagai ruang seleksi mimpi.
“DBL Camp itu program tahunan yang mengumpulkan ratusan student athlete untuk dilatih dan disaring menjadi 12 pemain terbaik, DBL All-Star. DBL Camp bukan sekadar pelatihan buat saya, tetapi adalah ruang seleksi mimpi,” ucapnya mantap.
Perjalanan Eqi di basket dimulai sejak kelas VIII SMP. Ia diperkenalkan oleh sang abang, yang juga seorang atlet basket.
Sejak saat itu, basket menjadi bagian penting dalam hidupnya. “Karena basket adalah bagian dari hidup saya. Saya banyak belajar tentang respect, teamwork, dan menikmati setiap proses,” katanya.
Baca Juga: Peserta AZA 3X3 Competition Bisa Jadi Campers Lewat DBL Play Road to DBL Camp!
Cerita perjuangan Eqi bersama timnya juga tak kalah menarik. Pada 2024, mereka sempat menjadi runner up di kategori 3X3 DBL Jambi.
Saat itu, ekstrakurikuler basket di sekolahnya hanya diisi empat orang. Setelah tiga rekannya lulus, Eqi menjadi satu-satunya yang bertahan. Dan dirinya berusaha keras untuk kembali menghidupkan basket di SMAN 12 Bungo.
.jpg)
Musim ini mereka sebenarnya mencoba mendaftar kategori 5on5. Namun, karena belum mendapat kesempatan, sehingga kembali memilih 3X3 sebagai panggung perjuangan.
Untuk tampil di DBL Jambi, mereka harus menempuh perjalanan sekitar tujuh jam dari Bungo. “Di maps 244 kilometer, Kak. Kami berangkat pakai travel jam 9 pagi, sampai penginapan sekitar jam 15.30 sore,” jelasnya.
Selama di Jambi, mereka menginap di mess koordinasi bersama Perbasi dan KONI Kabupaten Bungo, sementara untuk biaya akomodasi, difasilitasi sekolah.
Akses ke GOR pun menggunakan ojek online setiap harinya. Semua itu dijalani demi tetap bisa bertanding dan membuat ekstrakurikuler di sekolahnya tetap hidup.
Baca Juga: Usaha Qanea Shafa ke DBL Camp, Berhasil Tembus Lewat DBL Play Road to DBL Camp
Kini, Eqi menatap peluang berikutnya lewat DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026. Jika nantinya ia berhasil lolos ke DBL Camp, ada banyak nama yang ingin ia persembahkan pencapaian itu.
“Yang pertama saya persembahkan kepada kedua orang tua, abang dan adik saya yang selalu memberi support, juga kepada coach dan teman-teman yang selalu mendukung saya,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar ambisi pribadi, Eki juga punya misi untuk kampung halamannya. “Yang jelas saya akan membawa ilmu yang saya dapatkan selama DBL Camp, yang nantinya akan saya bagikan ke teman-teman supaya mereka bisa lebih semangat lagi dalam berproses.”
.jpg)
Aksi Eqi Purnomo (membawa bola) saat berusaha menembus tembok pertahanan lawan
Dari Bungo menuju panggung nasional, langkah Eqi Purnomo mungkin dimulai dari perjalanan tujuh jam. Namun mimpinya melangkah jauh lebih panjang dari itu.
Kalian bisa membantu Eqi untuk menjemput mimpinya. Dengan memberikan dukungan berupa vote melalui aplikasi DBL Play, yang akan dibuka pada 2-9 Maret mendatang.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa