Hampir 3.000 student athlete berpartisipasi dalam DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026. 

Jelas, bukan persaingan yang mudah. Inilah yang turut dirasakan Mohammad Fahar Adhikara Bantilan, sang penggawa SMAN 8 Bandung.

Sebelum memutuskan untuk ambil bagian dalam program ini, Fahar, begitu ia disapa, tak menampik kalau sempat dihantui perasaan ragu. 

“Takut sih karena sistem voting, tapi diyakinin sama orang tua buat ikut saja dulu dan mencoba,” ujar Fahar. 

Tanpa dorongan dari kedua orang tuanya, ia mungkin akan terus terjebak dalam rasa takutnya sendiri.

Baca Juga: DBL Play Road to DBL Camp Jadi Ajang Pembuktian Kavindra Mahaputri

“Motivasi terbesar yang pasti dari orang tua dan keluarga. Mereka support diri aku buat ikut DBL Play Road to DBL Camp. Ini juga pertama kalinya aku ikut, jadi apa salahnya mencoba hal baru,” sambungnya. 

Dari situ, cowok dengan tinggi 177 sentimeter itu kian gencar mencari dukungan dari orang-orang terdekat. 

Tekad besarnya pun mulai berbuah manis saat namanya konsisten berada dalam jajaran tiga besar penerima vote terbanyak. Berdasarkan update per Jumat, 6 Maret 2026, pukul 14.20 WIB, dirinya menempati urutan ketiga dengan 3.031 votes

“Aku selalu minta bantuan dari teman-teman, post story di Instagram, dan keluarga besar buat bantu vote aku di DBL Play. Pas tahu namaku ada di lima besar, orang tua sendiri bangga dan support terus,” cerita Fahar. 

Meski begitu, posisi Fahar belum bisa dikatakan sepenuhnya aman. Mengingat, periode voting masih berlanjut hingga Senin, 9 Maret mendatang. 

“Jujur, deg-degan karena semua vote-nya pada kejar-kejaran juga. Itu bikin deg-degan buat aku. Tapi, aku yakin bisa terpilih buat DBL Camp,” ungkap Fahar. 

Baca Juga: Kisah Praisey Blessed, Sempat Cedera ACL hingga Bertekad Kembali Masuk All-Star

Bahkan, Fahar sendiri sudah antusias menyambut gelaran DBL Camp 2026 yang sudah kian dekat. 

Tak ada sedikitpun rasa gentar dalam dirinya, walau harus bersaing dengan ratusan pemain terbaik demi memperebutkan titel DBL All-Star.

“Kalau terpilih, yang pasti aku akan ikuti semua rangkaian DBL Camp, kenalan sama banyak campers, dan bakal berjuang habis-habisan buat ngerebutin All-Star. Itu memang impian aku dan bakal berusaha semaksimal mungkin di sana,” tutupnya. 

Sebagai Informasi, DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2025 menjadi salah satu rangkaian dari Kompetisi DBL yang merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.

Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day, digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

DBL Camp dan DBL Festival 2026 Kembali Digelar di Jakarta, Ada di Lokasi Baru!
81 Pemain Putra Masuk List Pemanggilan Seleknas FIBA U18 Asia Cup Qualifiers
DBL Camp Pertama dan Terakhir, Renata Richelle Bidik Kursi DBL All-Star
Tantangan Terberat Latihan di Bulan Ramadan Menurut Ivana Setiani
Update Klasemen DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, 6 Maret 2026