ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026

DBL Play Road to DBL Camp Jadi Ajang Pembuktian Kavindra Mahaputri

Alifia Kamila - 05 March 2026
Aksi Kavindra Mahaputri (nomor punggung 11) saat laga tim putri SMA Regents School Bali versus SMAN 1 Gianyar

Persaingan voting DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 tak bisa dilepaskan dari sosok Kavindra Mahaputri Andira Usadha, salah satu penggawa SMA Regents School Bali. 

Bagaimana tidak, nama Vinda (sapaan karibnya) selalu konsisten berada di antara tiga besar peraih vote terbanyak sedari awal periode voting dibuka. 

Berdasarkan update per 5 Maret 2026, pukul 13.15 WIB, Vinda bahkan menempati puncak klasemen dengan mengantongi 2.244 votes

Ia pun tak segan membagikan rahasia di balik caranya yang mampu mengumpulkan suara sebanyak itu.

“Dari awal mendaftarkan diri, saya langsung menghubungi keluarga untuk bisa membantu dengan cara voting. Setelah itu, keluarga saya juga sering share di medsos agar dukungan lebih jauh tercapai,” ungkap Vinda. 

Ia kemudian melanjutkan. “Saya juga meminta teman-teman setim dan yang memiliki aplikasi DBL Play untuk memberikan dukungan.”

Baca Juga: Kisah Praisey Blessed, Sempat Cedera ACL hingga Bertekad Kembali Masuk All-Star

Selama masa voting berlangsung, rasa deg-degan terus menghampiri gadis dengan tinggi 165 sentimeter itu. Wajar saja, ketatnya persaingan membuat perolehan suara yang dimiliki Vinda kerap berubah dan memengaruhi posisinya di klasemen.

“Sebenarnya, saya sempat ragu-ragu pas mau daftar karena takutnya enggak kepilih. Tapi, lihat hasilnya yang sekarang sudah senang banget karena ada di tiga besar,” ujar Vinda. 

Bagi Vinda, menjadi bagian dari DBL Play Road to DBL Camp 2026 sejatinya bukan hanya soal mengejar kesempatan merasakan lantai kamp basket pelajar terbesar se-Indonesia. 

Lebih dari itu, Vinda juga ingin menantang dirinya sendiri agar tidak terpaku pada zona nyaman. 

“Saya tipe orang yang sama sekali tidak bisa bersosialisasi dengan orang baru. Makanya, saya ingin bertemu dan berteman dengan banyak orang yang memiliki minat sama di dunia basket. Dari DBL Camp, saya juga bisa melihat sejauh mana kemampuan saya,” terangnya. 

Di sisi lain, DBL Camp turut menjadi ajang pembuktian kalau kemampuannya dalam mengolah bola masih akan terus berkembang. 

“Selama menjadi student athlete, perjalanan saya tidak selalu mudah. Kadang, papa khawatir karena saya terlalu sering latihan dan takut belum bisa memberikan hasil yang maksimal. Tapi, hal itu justru membuat saya semakin termotivasi untuk terus berusaha bawah kerja keras saya tidak sia-sia,” tegasnya. 

Baca Juga: Kesempatan Terakhir Urip Gunawan Kejar Mimpi Lewat DBL Play Road to DBL Camp

Periode voting DBL Play Road to DBL Camp 2026 masih terus bergulir hingga Senin, 9 Maret 2026 nanti. 

Vinda jelas menaruh harapan besar agar namanya bisa masuk dalam daftar campers di DBL Camp 2026. 

“Kalau saya bisa ikut DBL Camp, saya ingin bisa belajar banyak dari para pelatih, meningkatkan skill, dan mendapatkan pengalaman baru sebagai pemain,” pungkasnya. 

DBL Play Road to DBL Camp merupakan program tambahan yang membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar, terutama dari kota-kota di luar jangkauan penyelenggaraan DBL, untuk mendapatkan exposure dan pengalaman mengikuti camp.

Voting dalam program DBL Play Road to DBL Camp merupakan mekanisme partisipasi publik yang terintegrasi dengan platform digital DBL Play. Namun demikian, peserta tetap harus melalui proses verifikasi serta memenuhi seluruh persyaratan administratif dan akademik yang berlaku dalam ekosistem DBL.

Para peserta juga harus memenuhi sejumlah persyaratan yang sama dengan pemain DBL lainnya. Di antaranya tidak pernah tidak naik kelas, memenuhi standar usia serta nilai rapor untuk mata pelajaran utama. Selain itu, bagi peserta yang juga bermain di kompetisi DBL, mereka tidak pernah mendapatkan Disqualifying Foul. Dengan demikian, konsep student-athlete tetap menjadi prinsip utama dalam program ini, sebagaimana yang selama ini diterapkan dalam seluruh ekosistem DBL.

Saat mendaftar, para peserta juga mencantumkan rekam jejak dan prestasi mereka di dunia basket. Sehingga publik dapat melihat latar belakang serta kompetensi masing-masing pemain sebelum memberikan dukungan.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY