Panggung Kopi Good Day DBL Camp 2026 tidak hanya menjadi arena pembuktian bagi para student athlete.
Di balik garis lapangan, ada barisan pelatih hebat yang siap beradu strategi. Musim ini, jajaran pelatih yang terpilih sebagai Kopi Good Day First Team dan Second Team kembali hadir dengan profil yang luar biasa, mulai dari mantan bintang liga profesional hingga pelatih berlabel Tim Nasional Indonesia.
Kehadiran para maestro strategi ini menjadi jaminan bahwa kualitas persaingan di DBL Camp tahun ini akan kembali sengit.
Beberapa di antaranya bahkan sukses mencatatkan sejarah baru bagi sekolah yang mereka tukangi musim ini.
Mulai dari memutus dominasi belasan tahun hingga menyulap tim kuda hitam menjadi tim yang layak diwaspadai.
Lantas, siapa saja barisan pelatih dengan rekam jejak luar biasa yang akan bersaing demi label Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026? Berikut selengkapnya.
1. Barra Sugianto - SMAN 1 Kuta Utara
Nama Barra Sugianto sudah tak asing di telinga pecinta basket nasional. Mantan bintang Bimasakti Nikko Steel Malang periode 2008-2016 ini merupakan salah satu shooter terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Terbukti dengan statusnya sebagai penembak free throw terbaik saat membela Timnas di SEABA Cup 2016. Di masa jayanya, Barra adalah bagian dari "Big Three" Bimasakti yang ditakuti lawan.
Musim ini menandai debut Barra bersama SMAN 1 Kuta Utara di panggung DBL. Meski berstatus musim perdana, sentuhan Barra langsung terasa dengan membawa timnya melaju hingga babak perempat final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Bali.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)
2. Jenny - SMA Methodist 2 Medan
Coach Jenny adalah definisi dari konsistensi dan prestasi. Reputasinya di level internasional tak perlu diragukan setelah sukses membawa Tim Nasional Basket Putri Indonesia U18 meraih emas di FIBA Asia U18 Championship 2016.
Di ranah DBL, ia adalah legenda bagi SMA Methodist 2 Medan yang sudah ia nakodai sejak 2013, dengan koleksi gelar juara yang juga tak sedikit.
Musim ini, Coach Jenny kembali menunjukkan taringnya dengan sukses mengawinkan gelar juara putra dan putri di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 North Sumatra.
Keberhasilannya mengamankan tiket DBL Camp untuk keempat kalinya (setelah 2013, 2015, dan 2023) membuktikan bahwa visi bermain yang ia kantongi, selalu relevan dan mematikan di setiap generasi.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)
3. Hendra Thio - SMA Santo Paulus Pontianak
Kejutan terbesar di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan lahir dari tangan dingin Hendra Thio.
Mantan pemain Evos Thunder Bogor dan Rajawali Medan ini langsung menciptakan sejarah di musim debutnya bersama SMA Santo Paulus Pontianak.
Hendra sukses melakukan hal yang dianggap mustahil oleh sebagian orang: mematahkan dominasi belasan tahun SMA Santu Petrus Pontianak.
Tak tanggung-tanggung, Hendra langsung membawa Santo Paulus mengawinkan gelar juara putra dan putri untuk pertama kalinya sejak DBL West Kalimantan dimulai pada 2008.
Keberhasilan menumbangkan raksasa yang tak terkalahkan selama 13 musim (putra) dan 9 musim (putri) menjadi bukti betapa jeniusnya racikan strategi yang dimiliki Coach Hendra.
Baca Juga: Babak Baru Hendra Thio Bersama Pasukan Santo Paulus
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)
4. Mey Putridiana - SMAN 3 Malang
Coach Mey Putridiana membawa aura DBL Indonesia All-Star 2008 kembali ke lapangan. Mantan pemain WNBL yang pernah membela Rajawali Bandung dan Merah Putih Predator ini merupakan salah satu pelatih wanita paling disegani.
Pengalamannya sebagai pemain elite memberikan perspektif berbeda dalam melatih mentalitas bertanding anak-anak asuhnya.
Musim ini, peran Coach Mey sangat krusial di balik keberhasilan SMAN 3 Malang menembus babak semifinal Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-South.
Kehebatannya dalam meramu taktik tidak hanya didasarkan pada teori, juga pengalaman lapangan yang luar biasa, menjadikannya salah satu kandidat kuat yang patut diwaspadai di Jakarta nanti.
Baca Juga: Mantan Pro Player, Mey Putridiana Kini Jadi Pelatih Putri Bhawikarsu!
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)
5. Rimbun Maruli Tua Sidauruk - SMA Pangudi Luhur Jakarta
Nama Rimbun Sidauruk identik dengan kejutan dan kerja keras. Pelatih yang membawa tim basket Jakarta meraih emas di PON XX Papua 2021 ini sukses menyulap SMA Pangudi Luhur Jakarta dari tim yang tumbang di laga perdana musim lalu, jadi tim yang cukup ditakuti di DBL Jakarta musim ini.
SMA Pangudi Luhur Jakarta keluar sebagai runner up Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Jakarta. Anak didiknya pun tampil mentereng saat fase Championship.
Momen paling ikonik saat ia membawa SMA Pangudi Luhur Jakarta mematahkan rekor kemenangan beruntun SMA Bukit Sion Jakarta, lewat drama satu detik terakhir, hingga membuat adanya laga if necessary.
Meski akhirnya gagal mengamankan satu tiket final DBL Jakarta, kemampuan Coach Rimbun dalam mengangkat performa tim secara drastis dalam waktu singkat adalah sebuah prestasi luar biasa.
Baca Juga: Rekor Kemenangan Buksi Pecah, Pangudi Luhur Paksakan If Necessary!
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)
6. Rainer Anggakara - Surabaya Cambridge School
Rainer Anggakara adalah sosok penting di balik meroketnya prestasi Surabaya Cambridge School (SCS).
Mantan penggawa Pacific Caesar ini bergabung pada musim kedua partisipasi SCS di DBL East Java-North dan langsung memberikan dampak instan.
Dari tim yang awalnya pulang tanpa kemenangan, Rainer menyulap SCS menjadi tim yang sangat diperhitungkan di Surabaya.
Puncaknya terjadi musim ini, di mana Rainer sukses membawa SCS melesat tak terbendung hingga ke partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java.
Meski harus mengakui keunggulan SMA St. Louis 1 Surabaya di laga puncak, keberhasilan Rainer membawa SCS melaju sejauh itu membuktikan kelasnya sebagai pelatih hebat yang dimiliki oleh Indonesia saat ini.
Baca Juga: Berkat Tangan Dingin Rainer Anggakara, SCS Mampu Lolos ke Playoffs!
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)
7. Imanudin Husnuzan - SMAN 1 Glagah Banyuwangi
Membawa tim dari ujung timur Pulau Jawa bukan perkara mudah, namun Imanudin Husnuzan justru membuktikan bahwa jarak bukan halangan untuk berprestasi.
Mantan pemain NSH Jakarta ini sukses membawa SMAN 1 Glagah Banyuwangi meraih gelar back to back runner up DBL East Java-East 2024 dan 2025, hingga terbang ke fase Championship.
Sentuhan Coach Imanudin menjadikan SMAN 1 Glagah Banyuwangi sebagai kekuatan baru yang konsisten dan layak diwaspadai di Jawa Timur.
Kedisiplinan dan sistem bermain yang ia terapkan membuat tim asal Banyuwangi ini memiliki identitas permainan yang cukup kuat dan layak untuk diperhitungkan.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)
8. Gian Gumilar - SMAN 9 Bandung
Gian Gumilar merupakan sosok yang berhasil membangkitkan "Singa yang tertidur". Setelah sempat meredup dalam beberapa musim terakhir, SMAN 9 Bandung kembali mengaum di GOR C-Tra Arena Bandung berkat sentuhan Coach Gian.
Mantan pemain Bandung Utama ini sukses membawa skuadnya meraih gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day West Java-East musim ini.
Kemenangan atas juara bertahan SMAN 2 Bandung saat final region membuktikan bahwa kejayaan SMAN 9 Bandung di masa lalu (juara DBL West Java 2009, 2011, 2014, 2015) siap terulang kembali di bawah kepemimpinan Gian.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)
9. Kartika Siti Aminah - SMA Budi Utama Yogyakarta
Kartika Siti Aminah atau Coach Tika adalah pionir bagi pelatih wanita di Indonesia. Statusnya sebagai pelatih wanita pertama di liga Indonesian Basketball Leagure (IBL) dan Kepala Pelatih Timnas 3X3 SEA Games 2025 menjadi bukti mutlak kualitasnya.
Di tangan Coach Tika, SMA Budi Utama Yogyakarta menjelma menjadi tim yang cukup berbahaya dan konsisten.
Ia berhasil membawa tim putra Budi Utama melaju stabil ke babak Big Eight dalam dua musim terakhir di DBL Yogyakarta.
Di tengah kesibukannya memimpin skuad profesional dan nasional, dedikasi Coach Tika untuk basket sekolah menengah menunjukkan kecintaannya yang luar biasa pada pengembangan talenta muda.
Baca Juga: Melatih dan Menjadi Perempuan Menurut Kartika Siti Aminah
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)
Kopi Good Day DBL Camp 2026 akan diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini akan menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Mall Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).
Ratusan campers terpilih akan menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur.
Di sana, mereka juga akan dibina secara langsung oleh para pelatih berpengalaman dari DBL Academy juga World Basketball Academy.
Tidak hanya itu, publik juga bisa menikmati sajian musik, games, hingga pertandingan eksibisi secara gratis di Kopi Good Day DBL Festival 2026 yang akan berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April hingga 3 Mei 2026.
Puncaknya, para campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Mereka akan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Kalian bisa memantau seluruh menu baru di Kopi Good Day DBL Camp 2026 pada laman di bawah ini