Kesempatan belajar. Peluang mengejar ketertinggalan. Kopi Good Day DBL Camp 2026 menjadi ajang bagi 52 coaches terpilih untuk menimba ilmu ke pelatih-pelatih elite asal Australia.
Salah satu yang merasakannya adalah Rezky Sinaga, kepala pelatih SMAN 1 Bitung di DBL Manado.
Coach Kiki -sapaan karibnya- menjadi pelatih kedua dari Bitung yang berangkat ke DBL Camp. Sebelumnya, ada Octavianus Theodorus, yang sudah pernah berangkat pada DBL Camp 2023.
"Sejujurnya, saya nggak ada bayangan buat berangkat. Jadi waktu terpilih itu ya saya anggap ini sebagai proses saya belajar lebih dalam lagi di basket," ungkapnya.
Perjalanan melatih coach Kiki juga tak kalah menarik. Ia sempat mendapat tawaran untuk melatih. Tapi bukan hanya mengincar juara.
"Coach Rob (Rob Beveridge) tadi sempat bilang, tugas pelatih itu bukan cuman bikin pemain jago di basket aja. Tapi, tugas pelatih itu juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan," ceritanya.
Coach Kiki juga menambahkan, "Waktu tahu begitu, saya langung merasa wah satu visi ini. Bagus ini,"
Yap, saat itu coach Rob memang memaparkan terkait tugas-tugas pelatih yang bukan hanya mencetak dan meramu strategi.
Melainkan juga mengajarkan hal-hal sederhana di kehidupan.
"Jujur, pertama kali saya jadi kepala pelatih di SMAN 1 Bitung, pihak sekolah itu menekankan untuk bagaimana caranya anak-anak basket ini punya attitude bagus di luar lapangan," terangnya.
Di DBL Camp juga menjadi kesempatan pertama coach Kiki untuk bertukar cerita dengan para pelatih lain. Hal ini membuatnya sedikit-banyak mendapat sudut pandang baru.
"Saya nggak menyangka kalau di DBL Camp bakal jadi tempat saya benar-benar belajar. Bukan cuman waktu di kelas tapi juga di luar kelas," ceritanya.
Coach Kiki juga menambahkan, "Beberapa pelatih saya ajak untuk bertukar cerita, soal kendala mereka di daerah seperti apa. Pun juga sebaliknya. Bisa dapat insight baru sih,"
Coach Kiki benar-benar menjadikan kesempatan ini sebagai tempatnya untuk belajar dan bertumbuh.
Hal ini juga tidak terlepas dari lingkungan sekitarnya yang selalu mengingatkannya untuk belajar, belajar, dan belajar.
"Sebelum berangkat itu, beberapa teman yang juga melatih sudah ingatkan saya. Serap semua ilmunya, nanti bagi ke kami, gitu kata mereka hahahaha. Ya, dengan senang hati lah," terangnya.
Coach Kiki menjadi bukti bahwa belajar bisa kapan saja dan di mana saja.
Termasuk di DBL Camp. Dengan pelatih-pelatih asal Australia, atau dengan sesama rekan pelatih. Maju terus, coach Kiki!
Kopi Good Day DBL Camp 2026 akan diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026.
Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini akan menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta (27 April-2 Mei 2026) serta GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).
Ratusan campers terpilih akan menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta.
Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur.
Di sana, mereka juga akan dibina secara langsung oleh para pelatih berpengalaman dari DBL Academy juga World Basketball Academy.
Tidak hanya itu, publik juga bisa menikmati sajian musik, games, hingga pertandingan eksibisi secara gratis di Kopi Good Day DBL Festival 2026 yang akan berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April hingga 3 Mei 2026.
Puncaknya, para campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Mereka akan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi. (*)