Nama Rafky Abqary Basri mungkin tidak masuk di jajaran Kopi Good Day First Team ataupun Second Team 2025 Jakarta.
Namun, siapa sangka, pemain asal SMA Labschool Kebayoran (Labsky) ini justru berhasil melakukan gebrakan luar biasa dan mengamankan slot Kopi Good Day DBL Camp 2026 lewat jalur lain hingga menembus jajaran Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Perjalanan Rafky tahun ini adalah definisi nyata dari memaksimalkan peluang. Datang dari sekolah yang hanya mencapai babak Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Jakarta, Rafky menyadari bahwa jalurnya menuju puncak tidak akan semudah pemain dari sekolah finalis.
“Aku bersyukur banget DBL memberi kesempatan kepada student athlete yang tidak lolos First Team lewat ajang Road to DBL Camp. Aku manfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan itu,” ungkap Rafky.
Padahal, predikat First Team dan Second Team adalah jalur utama yang paling diincar karena tiket menuju DBL Camp sudah otomatis di tangan.
Sementara itu, di Kopi Good Day Road to DBL Camp 2026, Rafky harus memulai segalanya dari nol dan berjibaku melawan puluhan pemain terbaik di Jakarta demi memperebutkan kuota yang sangat terbatas.
Meski namanya tidak begitu diunggulkan dibandingkan para bintang sekolah finalis, Rafky justru menunjukkan konsistensi luar biasa sejak seleksi di Ancol hingga akhirnya terpilih sebagai DBL Indonesia All-Star 2026.
Baca Juga: Jakarta Kembali Mendominasi, Kirim 10 Wakil ke DBL Indonesia All-Star 2026
Banyak orang mungkin akan merasa tertekan saat harus bersaing dengan para pemain terbaik dari seluruh Indonesia. Namun, Rafky punya perspektif berbeda. Alih-alih minder, ia memilih untuk fokus pada persiapan mental dan spiritual.
“Kalau minder sih nggak. Aku hanya punya niat, semangat, usaha, dan doa. Berikan yang terbaik yang aku bisa, untuk hasil serahkan yang Maha Kuasa,” tuturnya dengan rendah hati.
Rafky Abqary (mengendalikan bola) saat menjalani sesi scrimmage game Top 30 DBL Camp 2026
Status "underdog" justru membuatnya lebih disiplin dalam mendengarkan instruksi para pelatih dari World Basketball Academy (WBA).
Baginya, menjadi sosok yang menonjol bukan berarti harus egois di lapangan. Rafky membuktikan bahwa permainan kolektif dan mengikuti arahan coach adalah kunci untuk "terlihat" di mata pelatih.
Meski sempat kesulitan saat menghadapi Yo-Yo Test, materi yang menurutnya paling berat karena baru pertama kali ia rasakan, Rafky tetap konsisten di setiap tahapan DBL Camp.
Ketika malam pengumuman tiba, namanya secara mengejutkan dipanggil sebagai bagian dari skuad elite DBL Indonesia All-Star musim ini.
“Jujur aku berharap dan berdoa, tapi aku nggak mau jadi beban. Pas namaku dipanggil, aku kaget banget dan bersyukur banget doa aku dikabulkan,” kenangnya.
Baca Juga: Debut Manis! 12 Pemain Langsung Rebut Gelar DBL All-Star di Musim Perdananya
Keberhasilan ini bukan hanya tentang prestasi pribadi, tapi juga tentang janji yang berhasil ditepati untuk membahagiakan orang tuanya. Baginya, dukungan keluarga adalah booster semangat yang paling ampuh.
“Aku senang banget bisa membahagiakan orang tua dengan prestasi di sekolah dan basket. Orang tua sudah mengucapkan syukur dan kami merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga,” tambahnya.
Kini, Rafky bersiap untuk terbang ke Amerika Serikat. Baginya, ini bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan investasi masa depan. Ia ingin menyerap ilmu sebanyak-banyaknya di negeri asal basket tersebut sebagai modal untuk karier basketnya ke depan.
Dari Rafky, kita belajar bahwa status di atas kertas bukanlah penentu segalanya. Selama ada kesempatan, semangat, dan doa, pintu menuju "keajaiban" akan selalu terbuka.
Kopi Good Day DBL Camp 2026 telah diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Mall Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).
Ratusan campers terpilih telah menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur.
Di sana, mereka juga kembali merasakan pengalaman dilatih para coach dari DBL Academy juga World Basketball Academy. Tak hanya itu, di sana campers juga merasakan bagaimana metode pelatihan baru serta penggunaan alat-alat berbasis sports science.
Rangkaian DBL Camp juga kembali menghadirkan Kopi Good Day DBL Festival 2026 di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April-3 Mei 2026. Di tempat itu pula diumumkan campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Mereka inilah yang berkesempatan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi.(*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)