Scrimmage game yang dijalani skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 di Jakarta, Sabtu 20 Juni 2026, menghadirkan cerita spesial bagi Syafira Dwita Meydianti. Di balik kemenangan telak DBL All-Star 2026 dengan skor 78-42, pemain yang akrab disapa Fira itu harus berhadapan langsung dengan sang kakak, Anggun Annaila Zahra.
Pertemuan tersebut menjadi momen yang tak biasa bagi keduanya. Pasalnya, Anggun merupakan salah satu sosok yang menginspirasi Fira untuk menekuni basket hingga akhirnya berhasil mengikuti jejak sang kakak menjadi bagian dari Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Nama Anggun bukan sosok asing dalam perjalanan DBL. Alumni SMA BSI Palembang yang kini memperkuat tim basket Universitas Budi Luhur itu lebih dulu menorehkan prestasi lewat DBL Camp dengan menembus Top 24 KFC DBL Camp 2023, Top 24 Kopi Good Day DBL Camp 2024, hingga terpilih sebagai Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2025.
Kini, setahun setelah Anggun merasakan pengalaman tersebut, giliran Fira yang berhasil menyusul jejak sang kakak dengan menjadi bagian dari DBL Indonesia All-Star 2026.
Menariknya, sebelum bertemu di lapangan, keduanya ternyata sudah lebih dulu saling menghubungi. "Sebelumnya sudah kontekan sama Kakak semalam. Kita sama-sama berdoa buat yang terbaik di game hari ini," ujar Fira.

Anggun (kanan) saat melakukan penjagaan terhadap adiknya, di Scrimmage Game Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026
Meski begitu, Fira mengaku tetap merasakan perasaan yang berbeda ketika harus berhadapan langsung dengan sang kakak. Apalagi, ia sudah sangat memahami kualitas permainan Anggun.
"Jujur aku takut sama Kakak, karena aku tahu gameplay dia gimana," katanya sambil tertawa.
Perjalanan Fira di dunia basket ternyata juga tidak lepas dari pengaruh Anggun. Sejak duduk di bangku SMP, ia sudah sering menyaksikan sang kakak bermain dan mulai tertarik untuk mengikuti jejaknya. "Kayak basket tuh keren banget, jadi aku mau juga gitu," ungkapnya.
Pilihan tersebut bahkan sempat berbeda dengan harapan sang ibu yang melihat postur tubuh Fira lebih cocok untuk cabang olahraga lain. "Ibu dulu sempat minta aku ke voli karena tinggi. Tapi aku merasa, ah kayaknya di basket aja gitu," lanjutnya.
Baca Juga: Dua Guard Terbaik Jubilee Match Up di Scrimmage Game DBL All-Star
Keberhasilan menjadi bagian dari DBL All-Star 2026 pun menjadi momen yang tak pernah dibayangkan Fira sebelumnya. Terlebih, tak lama setelah namanya diumumkan, ia justru harus bertemu sang kakak dalam sebuah scrimmage game.
Fira mengaku tak menyangka bisa mengikuti jejak sang kakak menjadi bagian dari DBL Indonesia All-Star 2026. Bahkan, tak lama setelah namanya diumumkan sebagai All-Star, ia harus berhadapan langsung dengan Anggun dalam scrimmage game.
Menjelang keberangkatan ke Amerika Serikat, Fira banyak berdiskusi dengan Anggun yang lebih dulu merasakan pengalaman sebagai DBL All-Star. Meski mengikuti jejak sang kakak, ia mengaku tidak merasa terbebani dan tetap fokus mengejar target pribadinya di basket.
"Versus hari ini jujur deg-degan karena ketemu Fira. Apalagi pelatihku bilang jangan mau kalah sama adikku," ujarnya sambil tertawa.
Sementara itu, Anggun mengaku bangga melihat perjuangan Fira berbuah manis dengan terpilih sebagai DBL All-Star 2026. Ia pun berpesan agar sang adik tetap percaya diri, menikmati setiap momen, dan memberikan yang terbaik selama berada di Amerika Serikat.
Sebagai kakak, Anggun tentu senang melihat perjuangan Fira akhirnya berbuah manis dengan terpilih sebagai DBL All-Star 2026. Anggun pun berpesan agar sang adik tetap percaya diri dan memanfaatkan kesempatan selama berada di Amerika Serikat.
"Jangan ngerasa takut buat main. Harus percaya diri dan berikan yang terbaik untuk Indonesia di Amerika sana ya. Semangat!" tutup Anggun. (AIS)