ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 kembali menunjukkan kualitasnya menjelang keberangkatan ke Amerika Serikat. Dalam scrimmage game yang berlangsung di Jakarta, Minggu 21 Juni 2026, DBL All-Star 2026 sukses mengalahkan Universitas Budi Luhur (UBL) dengan skor meyakinkan 75-41.

Sejak tip-off, DBL All-Star langsung mengambil kendali permainan. Mereka menutup kuarter pertama dengan keunggulan 17-12 sebelum memperlebar jarak menjadi 39-26 saat turun minum.

Permainan cepat yang dipadukan dengan tekanan agresif di lini pertahanan membuat UBL kesulitan mengembangkan permainan. Memasuki babak kedua, DBL All-Star semakin nyaman mengontrol tempo pertandingan dan terus menjaga keunggulan hingga laga berakhir dengan selisih 34 poin.

Salah satu faktor yang menjadi pembeda dalam pertandingan ini adalah produktivitas bangku cadangan DBL All-Star. Dari total 75 poin yang dicetak, sebanyak 50 poin berasal dari pemain cadangan. Hal tersebut menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki tim tahun ini.

Selain itu, para pemain DBL All-Star juga tampil dominan dalam aspek rebound dengan mengoleksi 62 rebound, jauh di atas raihan UBL yang mencatatkan 36 rebound. Dominasi di bawah ring tersebut membuat DBL All-Star mampu menciptakan banyak peluang tambahan sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Winda Sandia Kanita, Threepeat DBL All-Star, TC Timnas Senior, dan Lolos SNBT

Secara individu, Miracle tampil sebagai pencetak angka terbanyak bagi DBL All-Star dengan torehan 13 poin. Ia juga menambahkan enam rebound dan tiga assist selama berada di lapangan.

Kontribusi penting lainnya datang dari Sean Kilapong dan Ryansean yang sama-sama membukukan 11 poin. Sementara Riovaldo menyumbang sembilan poin dan Sebastian menambah delapan poin untuk menjaga konsistensi serangan tim.

Tidak hanya tajam dalam menyerang, DBL All-Star juga mampu memanfaatkan kesalahan lawan. Mereka menghasilkan 27 poin dari turnover yang dilakukan pemain UBL. Sebaliknya, Universitas Budi Luhur hanya mampu mencetak 12 poin dari situasi serupa.

Di kubu UBL, Fadry menjadi pemain paling produktif dengan raihan 15 poin. Namun, penampilannya belum cukup untuk mengejar dominasi DBL All-Star yang tampil lebih solid di kedua sisi lapangan.

Kemenangan ini menjadi modal positif bagi skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 sebelum menjalani agenda berikutnya menuju Amerika Serikat. Selain menunjukkan kualitas individu para pemain, laga ini juga memperlihatkan perkembangan chemistry tim yang terus terbentuk dari hari ke hari. (AIS)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY