Keseriusan mengejar. Rabu, 1 Juli 2026, Tim Radar Banjarmasin dan perwakilan dari Perbasi Kalimantan Selatan mengunjungi kantor DBL Indonesia yang terletak di Surabaya. Perwakilan dari Perbasi Kalimantan Selatan ada David Djayadi yang menjabat menjadi ketua DPD Perbasi Kalimantan Selatan periode 2022 sampai 2026, Arif Rahman Hakim, dan juga Odienk Afifudin yang menjadi perwakilan dari tim Radar Banjarmasin.
Kunjungan tersebut dalam rangka keseriusan DPD Perbasi Kalimantan Selatan untuk belajar. Belajar banyak hal dari DBL Indonesia. Menjalankan sebuah kompetisi, menyusun program berjenjang, sampai mengelola sebuah organisasi.
Mereka datang dengan beberapa pertanyaan besar. Membangun program pembinaan berjenjang, menyelenggarakan event yang konsisten dan semarak. Selain itu, kedatangan DPD Perbasi Kalimantan Selatan juga mengajak beberapa program kolaborasi dengan DBL Indonesia.
Membangun ekosistem akademi basket yang tepat dan benar. Bekerja sama dalam hal pembinaan pelatih dan juga perangkat pertandingan. Sejatinya, basket di Kalimantan Selatan begitu dekat dengan DBL Indonesia.
Di bidang akademi basket, DBL Academy pernah menggelar program exclusive training di Kota Banjarbaru pada Mei 2025. Kala itu DBL Academy bekerja sama dengan salah satu klub di Banjarbaru, Spartans Banjarbaru.
Baca juga: Jelang DBL 2026: 18 Tahun DBL Kalsel Melahirkan Banyak Prestasi Membanggakan
Program yang bukan hanya soal berbagi ilmu dan pemahaman fundamental. Dalam program tersebut, campers juga diajarkan mengenai beberapa hal yang ada di kehidupan. Selain itu, tujuannya adalah menyemarakkan basket di wilayah Kalimantan Selatan. Mengenalkan permainan basket agar para pelajar di sana punya wadah untuk berekspresi lewat olahraga ini.
Sejak DBL Camp 2024, selalu ada campers asal Kalimantan Selatan yang masuk dalam skuad Top 24 Campers. Di edisi 2024 ada Rendy Arafat yang sukses menembus Top 24 Campers. Tahun 2025 giliran Danu Satria, pelajar-atlet asal SMA Don Bosco Banjarmasin yang terpilih di Top 24 Campers.
Musim 2026, Muhammad Erwin, penggawa SMA Don Bosco Banjarmasin sukses menembus tahapan terakhir sebelum pemilihan DBL All-Star lewat tiket wild card.
Fenomena ini pula yang membuat Perbasi Kalimantan Selatan serius untuk menjadi lebih baik.
“Adanya DBL ini membawa dampak yang bagus untuk perkembangan basket level pelajar di Kalimantan Selatan. Kami, salut dengan atmosfer DBL yang ada di Kalimantan Selatan,” ujar David Djayadi.
Baca juga: Daftar Tim Prioritas DBL Banjarmasin 2026, Siapkan Dirimu!
Keseriusan ini disambut baik oleh teman-teman DBL Indonesia, “Mungkin untuk musim mendatang ini, teman-teman dari Perbasi Kalimantan Selatan bisa ambil bagian untuk menjadi kru lokal sambil belajar bagaimana sih cara menjalankan sebuah event,” ungkap Yondang Tubangkit, General Manager DBL Indonesia.
Salut untuk Perbasi Kalimantan Selatan yang punya semangat untuk belajar. Serius untuk menyemarakkan basket di sana. Berbenah menjadi organisasi yang lebih baik untuk masa mendatang. Bersinergi dengan beberapa elemen lain, termasuk DBL Indonesia.(*)