ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Momen latihan tim dance SMAN 1 Sidoarjo jelang AQUA DBL Dance 2026 East Java-North

Siapa sangka, kostum tim dance SMAN 1 SIdoarjo (One's Dance Crew) musim ini lahir dari tangan seorang anggota OSIS. Adalah Aurelia Rayya Rahmadhani yang mendapat kepercayaan merancang kostum mereka untuk dikenakan di panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North.

Di balik aktivitasnya sebagai anggota Publikasi, Dokumentasi, dan Desain (PDD) OSIS serta PDD suporter SMAN 1 Sidoarjo, remaja yang akrab disapa Roy ini ternyata sudah menyukai dunia desain sejak kecil sehingga membuat kapten One's Dance Crew, Mahaputri Viona Alkhansaa, dan seluruh anggota tim yakin mempercayakan rancangan kostum musim ini kepadanya.

"Yang desain bajunya teman aku. Dia anak PDD OSIS dan PDD supporter, terus dia mau bantuin juga buat desain baju One's Dance Crew," ujar Viona.

Baca juga: Menuju DBL East Java-North: Orangtua Skyvader Ikut Rancang Kostum AQUA DBL Dance

Menariknya, semua itu bermula dari ajakan yang semula dianggap hanya gurauan. Saat sedang menikmati libur sekolah, Roy mendapat pesan dari Viona yang meminta bantuannya mendesain kostum untuk tim dance mereka.

Desainer kostum tim dance  SMAN 1 Sidoarjo, Aurelia Rayya Rahmadhani (Foto: dokumentasi pribadi Aurelia Rayya Rahmadhani)

"Lucunya sih itu dimulai dari asbun (asal bunyi) dari si Viona yang minta tolong buat bantuin DBL-nya, mumpung aku memang lagi gabut waktu liburan," cerita Roy.

Karena mengira ajakan itu hanya candaan, Roy pun belum langsung mencari inspirasi ataupun membuat rancangan. Ia baru benar-benar mulai mengerjakan desain setelah mengetahui permintaan tersebut memang serius.

Di balik kepercayaan itu, Roy mengaku memang sudah menyukai dunia desain sejak kecil. Bahkan, sebelum mendapat kesempatan mendesain kostum One's Dance Crew, ia kerap membuat desain busana sebagai hobi.

"Fun fact, sebelum DBL East Java-North ini emang waktu kecil suka bikin-bikin desain baju. Jadi ya why not aja coba desain baju dance? Jujur enggak nyangka ternyata si Vio, anak-anak dance, sama coach-nya suka sama desainku," ujarnya.

Baca juga: Menuju DBL East Java-North: SIU Gembleng Fisik Demi AQUA DBL Dance 2026

Meski menjadi sosok di balik rancangan kostum, Roy bukan pihak yang menentukan konsep utama. One's Dance Crew terlebih dahulu menyampaikan gambaran kostum yang mereka inginkan, mulai dari bentuk hingga warna. Tugas siswi kelas XII-4 ini adalah menerjemahkan ide tersebut menjadi sebuah desain.

Untuk mencari inspirasi, Roy mengandalkan aplikasi Pinterest. Ia juga melihat berbagai referensi busana, mulai dari foto finalis Miss Indonesia hingga beragam sketsa gaun bernuansa Nusantara.

Namun, proses tersebut tidak berjalan mulus. Saat desain pertama hampir rampung, One's Dance Crew mendapat tema baru AQUA DBL Dance 2026 East Java-North, yakni "100% Indonesia". Roy pun harus mengulang pekerjaannya dari awal.

"Iya, desain dua kali. Padahal aku sudah jatuh cinta sama desain sebelumnya," ungkapnya.

Pengalaman mendesain kostum juga menjadi tantangan baru bagi Roy. Berbeda dengan desain yang biasa ia kerjakan untuk kebutuhan OSIS, kali ini ia harus memikirkan bentuk kostum, kenyamanan saat dipakai menari, hingga material kain yang sesuai.

"Tentunya yang paling mencolok adalah bentukannya. Kalau buat OSIS biasanya aku bagian feed, banner, atau merch, jadi lebih simpel. Tapi kalau kostum aku harus mikirin bentuk badan, materialnya apa, bakal nyaman atau enggak," jelasnya.

Tak hanya membuat desain, Roy juga ikut membantu memilih material kain bersama Viona. Menurutnya, menentukan warna menjadi bagian yang paling sulit karena hasil warna di aplikasi desain belum tentu sama dengan warna pada kain asli.

"Karena warna di Ibis (aplikasi menggambar) sama warna di kain tentunya beda, terus takut nabrak warnanya. Sampai harus Google juga buat cari material kain," katanya.

Baca juga: Menuju DBL East Java-North: Alamort Gelar Trial & Error untuk DBL Dance 2026!

Seluruh proses tersebut memakan waktu sekitar 2 minggu. Roy mengaku mengerjakan desain secara bertahap hingga akhirnya rancangan kostum itu benar-benar selesai.

"Soalnya aku desain, rehat, repeat. Seperti itu siklusnya," ucapnya.

Kini, setelah seluruh proses itu terlewati, Roy mengaku bangga melihat hasil desainnya berhasil diwujudkan menjadi kostum yang akan dikenakan One's Dance Crew di panggung nanti.

"Kayak ngelihat anakku sendiri terlahir di dunia," tutupnya.

Sebagai informasi, One's Dance Crew akan menemani perjalanan tim putra SMAN 1 Sidoarjo di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Di Round 1, mereka akan berhadapan dengan SMAN 1 Waru Sidoarjo, SMAN 1 Sooko Mojokerto, dan SMAN 3 Sidoarjo dalam Grup B.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Menuju DBL East Java-North: Hustler Siapkan Konsep Berbeda untuk 100% Indonesia

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS