“Akhirnya aku bisa main di sini (DBL Arena),” kata Labib Aqil Firjatullah, salah satu penggawa SMAN 1 Jombang di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Musim ini menjadi tahun pertama tim putra SMAN 1 Jombang melantai di DBL Arena. Tahun lalu, Labib -sapaan karibnya- sempat diajak oleh teman-temannya untuk menyaksikan perjuangan tim putri yang debut di DBL East Java-North. Sayang, saat itu Labib harus merawat ibunda tercinta yang jatuh sakit.
“Tahun lalu itu sebenarnya aku bisa buat nonton. Tapi, ibu lagi sakit batuk sama pilek. Nggak ada yang menjaga, jadinya mau nggak mau aku nemenin beliau,” ujarnya.
Meski begitu, Labib sempat menanyakan mengenai suasana DBL Arena yang terkenal magis di kalangan pelajar-atlet Honda DBL with Kopi Good Day.
“Katanya anak-anak itu suasananya benar-benar heboh. Kalau main di DBL Arena sama main di tempat lain itu beda. Dari situ sih aku kepo banget kayak kapan ya aku bisa main di sana gitu,” ungkapnya.
Baca juga: Kafka Tampil Gemilang, Smansa Tuban Buka Laga dengan Kemenangan
Penantian Labib akhirnya terwujud musim ini. Ia harus menunggu satu tahun lamanya demi bisa berseragam SMAN 1 Jombang di ajang DBL East Java-North.
“Sebenarnya itu dari tahun lalu tim cowok Smansa (sebutan SMAN 1 Jombang) masuk waiting list. Cuman, baru tahun ini kami mendapat kesempatan buat tanding di sini. Alhamdulilllah akhirnya bisa main di sini,” ujarnya.
Labib juga menambahkan, “Ternyata sesuai sama apa yang dibilang sama teman-teman. Aku sempat takjub waktu tadi main. Suporternya banyak banget terus ramai dan ya atmosfernya beda sama event-event lain,”
Labib menjadi salah satu mesin poin andalan Smansa Jombang. Pada laga pertama menghadapi SMA Muhammadiyah 3 Surabaya, Smansa Jombang menang dengan skor 43-17. Smansa Jombang tak pernah dalam keadaan tertinggal sejak tepis mula.
Mereka bahkan sempat melaju 12 poin tanpa balas di kuarter empat. Seluruh pemain utama mereka menyumbang angka. Labib menjadi yang terbanyak dengan catatan 16 poin dan 8 rebound. Ia berhasil memasukkan 8 dari 13 percobaan menembak (61 persen). Labib menjadi satu-satunya pemain di lapangan yang mengantungi dua digit poin!
Saat ini Labib Aqil duduk di bangku kelas 12 SMA. Ini jadi kesempatan terakhirnya untuk mewujudkan mimpi terpilih masuk dalam daftar skuad First Team DBL East Java
“Kalau soal catatan-catatanku, itu semua berkat teman-teman sih. Karena kan basket ini bukan olahraga individu melainkan kerja sama tim. Aku bisa seperti itu ya karena teman-teman timku yang juga membantu,” terangnya.
DBL East Java-North 2026 juga menjadi tahun pertama sekaligus terakhir Labib melantai. Pada kesempatan ini ia ingin mengukir cerita manis sebagai pelajar-atlet tingkat SMA. Plus mewujudkan salah satu mimpinya, terpilih masuk dalam skuad First Team DBL East Java-North.
“Akan aku usahakan jersei First Team itu, Mas. Walaupun aku tahu jalannya sangat panjang, tapi aku akan berusaha buat mewujudkan itu (berangkat ke DBL Camp),” ceritanya.
Baca juga: Smada Lamongan Kembali, Perjuangan Satria Sachiko Mewujudkan Mimpi Dimulai
Labib sendiri baru serius di olahraga basket saat ia duduk di bangku kelas 9 SMP. Sebelumnya, cowok berzodiak Gemini itu lebih banyak menghabiskan waktu di kolam renang ketimbang di lapangan.
“Sebelum basket itu aku atlet renang. Paling jauh itu aku pernah ikut lomba renang di Surabaya dekat GOR CLS Surabaya. Selama di renang aku nggak pernah dapat nomor. Cuman berpartisipasi tapi sampai luar kota gitu,” ungkapnya.
Perjalanan di basket dimulai saat ia iseng mengikuti ekstrakurikuler basket. Sejak saat itu, renang yang semula menjadi rutinitasnya beralih menjadi hobi. Dan basket yang semula menjadi hobi berubah menjadi rutinitas yang ia tekuni.
“Sekarang kebalik. Kalau dulu aku main basket pas iseng-iseng, sekarang aku renang kalau iseng atau lagi senggang aja. Sejauh ini aku menikmati banget kegiatanku di basket ini. Semoga aku bisa bikin orang tuaku bangga dan happy,” tandasnya.
Tim putra Smansa Jombang berpeluang menyusul prestasi tim putri mereka musim lalu. Yup, musim lalu putri Smansa Jombang sukses menembus Round 2. Kemenangan melawan Smamga -sebutan SMA Muhammadiyah 3 Surabaya- menjadi bekal mereka untuk menatap laga selanjutnya. Smansa Jombang akan bertemu SMAN 12 Surabaya pada 15 Agustus 2026. Semangat terus, Labib!
Statistik pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).
Link Live Streaming pertandingan SMA Muhammadiyah 3 Surabyaa melawan SMAN 1 Jombang bisa kalian cek di bawah ini.