ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi M. Adib Al Ghifari mendampingi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya saat bertanding di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda) mengawali perjalanan mereka di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North dengan kemenangan dramatis. Berhadapan dengan SMKN 5 Surabaya, Smamda harus melewati laga hingga overtime sebelum akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 26-22.

Laga tersebut sekaligus menjadi pertandingan pertama Smamda bersama pelatih baru, M. Adib Al Ghifari. Debutnya di pinggir lapangan Smamda pun langsung diwarnai dengan pertandingan ketat.

Smamda sebenarnya tidak mengawali laga dengan mulus. Mereka tertinggal tipis 4-5 pada akhir kuarter pertama. Situasi tersebut belum banyak berubah di kuarter kedua. SMKN 5 Surabaya masih mampu menjaga keunggulan dan menutup paruh pertama dengan skor 11-9.

Memasuki kuarter ketiga, Smamda mulai menemukan momentum. Perlahan, mereka mampu membalikkan keadaan dan berbalik unggul 17-13.

Baca Juga: TENTACLES Bawa Koreo 5D dan Penari Aslinya, Promosikan Ekskul Tari Tradisional

Namun, kemenangan belum langsung berada di tangan Smamda. SMKN 5 Surabaya memberikan perlawanan hingga kuarter keempat berakhir dengan skor imbang 21-21. Pertandingan pun harus dilanjutkan melalui overtime.

Pada babak tambahan, Smamda tampil lebih tenang. Mereka berhasil mencetak tambahan lima poin, sementara SMKN 5 hanya mampu menambah satu angka. Smamda akhirnya menutup laga dengan kemenangan 26-22.

Meski berhasil membawa pulang kemenangan, M. Adib menilai permainan anak asuhnya masih jauh dari standar yang telah ditetapkan. Menurutnya, Smamda seharusnya dapat mengendalikan pertandingan dengan lebih baik.

“Sebenernya anak-anak ini tadi terlalu over confident. Untuk hari ini memang saya lihat tim masih di bawah standarnya kita,” ujar Adib.

Pelatih anyar Smamda itu bahkan menyebut pertandingan tersebut seharusnya bisa dilewati dengan lebih mudah. Namun, sejumlah persoalan di lapangan membuat Smamda justru harus berjuang hingga overtime untuk memastikan kemenangan.

Baca Juga: Kebut Sejak Juli, Ultras Madness Siapkan Sonic untuk Kawal Putra Smatag

Evaluasi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Adib menjelang pertandingan berikutnya. Ia ingin para pemain tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga mampu menjalankan rencana permainan yang telah disiapkan bersama.

Bagi Adib, disiplin menjadi salah satu kunci yang harus diperbaiki Smamda. Ia berharap para pemain tetap berpegang pada instruksi, apa pun situasi yang terjadi selama pertandingan.

“Untuk next game, saya harap anak-anak bisa stick to the plan, ikutin arahan coach, apa pun yang terjadi ya kita harus tetap lihat plan itu saja,” tuturnya.

Musim ini juga menjadi tantangan baru bagi Adib sebagai nahkoda Smamda. Ia tidak hanya dituntut membawa tim bersaing di lapangan, tetapi juga ingin ikut membentuk perkembangan para pemain di luar basket.

Baginya, keberhasilan seorang pemain tidak semata-mata diukur dari performa ketika bertanding. Perkembangan di bidang akademik juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan.

“Saat ini pengin bisa membawa anak-anak untuk bisa berkembang di basket, di akademiknya juga,” katanya.

Selain membangun tim yang ada saat ini, Adib juga mulai memikirkan keberlanjutan Smamda untuk musim-musim berikutnya. Regenerasi menjadi salah satu hal yang telah disiapkan sejak awal.

Dalam komposisi tim saat ini, terdapat beberapa pemain kelas XII yang akan segera menyelesaikan masa sekolahnya. Kondisi tersebut membuat Smamda harus mulai menyiapkan pemain yang akan meneruskan tongkat estafet di musim berikutnya.

“Untuk regenerasi sudah ada rencana, sudah ada plan. Kebetulan harusnya kita kan 12, habis satu pemain, akhirnya kan ada 11 yang dibangun. Dari 12 itu ada tiga pemain yang kelas 12,” jelas Adib.

Dengan adanya pemain kelas XII yang akan meninggalkan sekolah, Adib menyebut proses regenerasi sudah mulai berjalan. Pemain-pemain yang lebih muda dipersiapkan untuk mengisi peran yang nantinya ditinggalkan oleh para senior.

“Sekarang ini kan ada dua anak, otomatis itu sudah regenerasi. Otomatis sisanya itu sudah regenerasi, dan untuk next-nya itu sudah kami siapkan siapa player-player-nya,” lanjutnya.

Menariknya, proses pencarian pemain di Smamda juga tidak dilakukan melalui sistem seleksi yang ketat seperti yang mungkin diterapkan sejumlah sekolah lain. Adib menyebut proses tersebut berjalan secara lebih terbuka.

Ketika ada siswa yang tertarik bergabung dan ingin menekuni basket di Smamda, kesempatan tersebut tetap diberikan. Dari sana, tim kemudian mengembangkan kemampuan pemain sesuai dengan kebutuhan.

“Untuk seleksinya kita kebetulan dapat untuk mendapatkan player-player-nya memang bukan seleksi yang mungkin SMA-SMA lain sharing. Kita nggak bisa menyaring. Jadi seleksinya kalau ada yang mau daftar anak basket, kadang-kadang SMA ada yang mau daftar di Smamda, ya sudah kita syukur,” ungkapnya.

Menurut Adib, pola tersebut membuat proses regenerasi di Smamda berjalan secara alami. Tidak ada tekanan untuk mendapatkan pemain dalam jumlah tertentu. Yang terpenting adalah memberikan ruang bagi siswa yang memiliki ketertarikan terhadap basket untuk berkembang.

Kemenangan atas SMKN 5 Surabaya pun menjadi langkah pertama Smamda di bawah arahan Adib. Hasil tersebut memang belum membuat sang pelatih sepenuhnya puas, tetapi setidaknya memberikan modal penting untuk menatap pertandingan berikutnya.

Perjalanan Smamda masih panjang. Setelah melewati laga ketat hingga overtime, pekerjaan berikutnya adalah membenahi detail permainan, meningkatkan kedisiplinan terhadap team plan, sekaligus memastikan proses regenerasi terus berjalan.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS