ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

UK Crew dari SMAN 10 Surabaya saat membawakan sosok Srikandi dalam AQUA DBL Dance 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Minggu (9/8/2026).

Panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North menjadi tempat bagi UK Crew dari SMAN 10 Surabaya untuk menghidupkan sosok Srikandi dari pewayangan. Mereka membawa cerita tentang perempuan yang kuat, berani, tetapi tetap memiliki sisi lembut.

Sementara itu, WIPZDA dari SMA Wijaya Putra Surabaya membawa cerita berbeda. Setelah tim dance sempat tidak aktif, para anggota membangun semuanya dari nol sebelum akhirnya tampil di panggung DBL.

Bagi UK Crew, Srikandi bukan sekadar tokoh dalam cerita wayang. Ia menjadi gambaran perempuan yang dapat berdiri dengan kekuatannya sendiri tanpa kehilangan sisi lembut yang melekat pada dirinya.

Rakha Fauzan, co-captain UK Crew, mengatakan karakter tersebut dipilih karena dekat dengan komposisi tim mereka yang didominasi dancer perempuan.

“Di sini Srikandi tuh pas banget buat kita para dancer yang ada di SMA 10 Surabaya,” ujar Fauzan.

Baca juga: Crystal DC Adopsi Suku Papua, Keen jadi Penjaga Garuda di Aqua DBL Dance

Kisah tersebut tidak hanya disampaikan lewat nama karakter. Gerakan menjadi bahasa utama UK Crew untuk menunjukkan perubahan sisi Srikandi.

Pada salah satu bagian, para dancer bergerak dengan level rendah sebelum mengangkat tangan ke atas. Gerakan tersebut menggambarkan kekuatan Srikandi yang ingin mereka tonjolkan.

Namun, setelah gerakan penuh tenaga itu, selendang membawa suasana berbeda. Properti tersebut menjadi simbol keanggunan dan kelembutan Srikandi.

“Di sisi lain ada ketangguhan, Srikandi juga punya yang namanya kelembutan juga punya seperti cewek-cewek pada umumnya,” jelas Fauzan.

Kontras tersebut juga terasa melalui musik. Penampilan dibuka dengan iringan yang lambat dan syahdu. Tempo kemudian meningkat hingga akhir, mengikuti perubahan karakter dari sisi lembut menuju sosok yang lebih kuat.

Kostum sengaja dibuat dengan warna-warna yang saling bertabrakan agar menghasilkan tampilan yang lebih mencolok. Riasan pun memadukan unsur tradisional dan modern.

Makeup dibuat lebih tegas, kemudian dihiasi manik-manik untuk memberikan sentuhan berbeda pada penampilan.

Baca juga: Trafour DC Jadi Penjaga Laut, Sentramosa Adopsi Budaya Betawi di AQUA DBL Dance

Di balik panggung, para dancer juga terlibat langsung dalam pembuatan properti. Mereka membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk menyelesaikannya.

Proses tersebut tidak selalu berjalan mulus. Beberapa kali revisi dari pelatih dan evaluasi internal membuat properti harus kembali disesuaikan.

“Bener-bener struggle menguras tenaga juga dan akhirnya alhamdulillah bisa kesampaian juga di hari ini,” tutur Fauzan.

Bagi UK Crew, seluruh proses itu memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar menampilkan karakter pewayangan. Mereka ingin penonton melihat perempuan dengan cara yang berbeda.

Fauzan berharap penampilan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa perempuan tidak harus selalu bergantung pada laki-laki untuk berkembang.

“Cewek juga bisa berkembang di kehidupannya sendiri, bisa jadi dirinya sendiri,” katanya.

Pesan tersebut kemudian menjadi lebih luas. Srikandi bagi UK Crew bukan hanya cerita masa lalu, tetapi juga gambaran keberanian menghadapi persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

“Makna dari dance kita juga menyimbolkan soal kehidupan sehari-hari, gimana kita harus strong untuk menghadapi kehidupan apapun masalahnya,” ujar Fauzan.

WIPZDA, tim dance SMA Wijaya Putra Surabaya, membawakan sosok Cak Ning dalam AQUA DBL Dance 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.

Cerita tentang sebuah tim yang bangkit kemudian hadir melalui WIPZDA dari SMA Wijaya Putra Surabaya.

Sorot panggung menjadi pengalaman baru bagi WIPZDA. Penampilan ini merupakan debut mereka setelah tim dance kembali aktif dan mulai dibangun sejak awal.

Bebi Laura Salsabila, captain WIPZDA, mengatakan seluruh persiapan dilakukan dalam waktu sekitar dua bulan. Tidak hanya mempelajari koreografi, mereka juga harus membentuk kembali kebiasaan latihan sebagai sebuah tim.

“Ini pertama kali kita tampil, pertama kali kita perform dan itu sangat-sangat senang banget. Kita baru dua bulan merancang semua ini, mulai dari nol,” kata Bebi.

Baca juga: LDC Terinspirasi Sosok Reza Arap, Skyvader Suarakan Anti Bullying

WIPZDA memilih sosok Cak Ning sebagai pusat penampilan. Karakter tersebut dianggap memiliki banyak warna sekaligus menjadi salah satu sosok yang mereka banggakan.

Unsur batik kemudian hadir dalam kostum. Pilihan tersebut menjadi salah satu cara WIPZDA membawa identitas Indonesia ke atas panggung sesuai tema “100% Indonesia”.

Koreografi mereka juga tidak dibuat sederhana. Beberapa gerakan membutuhkan tenaga besar, termasuk bagian ketika seorang dancer diangkat.

Karena itu, latihan fisik menjadi bagian dari rutinitas. Sebelum masuk ke koreografi, para anggota melakukan push-up, sit-up, jumping jack, hingga berlari mengelilingi lapangan.

Mereka juga melakukan ice bath untuk membantu menjaga kondisi tubuh. Intensitas latihan yang awalnya hanya satu hingga dua kali seminggu meningkat menjadi setiap hari ketika waktu penampilan semakin dekat.

Properti pun dibuat sendiri. Tiga minggu terakhir menjadi masa ketika seluruh bagian penampilan harus semakin dimatangkan.

Baca juga: D'axist Eksplorasi Budaya, Tradaofsmam Lawan Ketakutan di AQUA DBL Dance!

Bagi Bebi, bukan hanya koreografi yang berkembang selama proses tersebut. Kekompakan tim juga ikut terbentuk dari kebiasaan saling membantu ketika ada gerakan yang belum sempurna.

“Kalau menghafal sih cepat ya, Kak, cuma kayak kita memperbaiki gerakannya aja perlu waktu dan kita saling bantu,” ujarnya.

Setelah dua bulan berlatih, WIPZDA akhirnya mendapatkan pengalaman pertama mereka di panggung DBL. Debut tersebut menjadi penanda bahwa perjalanan baru tim dance mereka benar-benar dimulai.

WIPZDA dan UK Crew membawa dua perjalanan berbeda ke panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North. WIPZDA memulai kembali langkahnya dari nol, sementara UK Crew menghidupkan tokoh lama melalui sudut pandang tentang perempuan masa kini.

Dua cerita tersebut bertemu dalam satu panggung lewat tema “100% Indonesia” bukan hanya tentang apa yang ditampilkan, tetapi juga tentang cerita yang ingin mereka tinggalkan setelah lampu panggung padam.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

 


Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS