ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Dancer Fallin Star SMAN 1 Manyar tampil dalam AQUA DBL Dance 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Selasa (11/8/2026).

Panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North menjadi langkah pertama bagi Fallin Star SMAN 1 Manyar untuk menunjukkan hasil proses mereka. Debut tersebut menjadi pengalaman baru bagi para dancer, termasuk Myiesha Nafeeza Ayu sebagai kapten dan Clearesta Elsa Delicia sebagai salah satu anggota.

Fallin Star membawa konsep Indonesian pop. Di balik koreografi yang mereka tampilkan, terselip cerita tentang seorang perempuan yang berusaha bangkit setelah disakiti oleh orang yang pernah dekat dengannya.

Cerita itu terinspirasi dari pengalaman salah satu anggota Fallin Star. Saat mengikuti proses seleksi tim, ia baru saja mengalami putus cinta. Pengalaman tersebut kemudian mereka jadikan bagian dari cerita yang dibangun melalui gerakan.

“Kita berusaha untuk berdamai dengan lingkungan dan kondisi yang ada dan berani untuk tampil lebih baik. Biar si cowok itu ngerasain sakit hati,” ujar Clearesta.

Baca juga: "Kutukan Susuk" Jadi Sajian Unik EDM di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North

Seiring koreografi berjalan, cerita tersebut mengarah pada keberanian untuk melepaskan hal yang menyakitkan. Bagian akhir menjadi gambaran ketika tokoh perempuan mampu bangkit dan memilih untuk melangkah lebih baik.

“Harus berani lepas dari sesuatu yang nyakitin kita. Dari kejadian itu kita berubah jadi lebih baik,” lanjut Clearesta.

Untuk sampai ke panggung, Fallin Star memulai persiapan sejak akhir Juni. Prosesnya tidak selalu berjalan sesuai rencana. Miskomunikasi dalam tim membuat mereka harus berkali-kali mengevaluasi gerakan dan kembali menyatukan pemahaman.

Bagi Myiesha, proses tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan mereka sebagai tim. Waktu latihan tidak selalu berakhir ketika koreografi selesai dipraktikkan. Mereka menyisihkan waktu tambahan untuk membahas bagian yang masih perlu diperbaiki.

“Kadang kita sudah latihan dua jam, tapi masih banyak emosinya. Jadi kita bikin satu jam lebih untuk evaluasi. Teman-teman mulai improve dari apa yang kita bicarakan waktu evaluasi,” jelas Myiesha.

Tantangan juga datang dari persiapan di luar koreografi. Sehari sebelum tampil, banner yang mereka siapkan harus dicetak ulang karena terdapat kesalahan. Ketika dana dari sekolah belum turun, kebutuhan tersebut akhirnya dipenuhi melalui patungan para anggota.

Baca juga: Xtrada Jadi Pembatik di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North

Kostum dan properti pun disiapkan dengan kemampuan yang mereka miliki. Beberapa bagian masih sederhana dan direncanakan untuk dikembangkan apabila mereka mendapat kesempatan tampil kembali.

Di tengah proses yang penuh penyesuaian itu, Myiesha menemukan satu momen yang membuatnya bangga sebagai kapten. Latihan di studio menjelang hari penampilan menjadi salah satu titik ketika seluruh anggota akhirnya mampu hadir dan berlatih dengan lebih kompak.

Dancer Fallin Star SMAN 1 Manyar berpose bersama usai tampil dalam AQUA DBL Dance 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.

“Sebagai ketua itu aku happy banget. Akhirnya teman-teman bisa kompak semua,” tutur Myiesha.

Debut di DBL Arena juga membawa tantangan tersendiri. Fallin Star terbiasa tampil di tempat yang berbeda, sehingga suasana panggung yang lebih besar membuat rasa gugup baru benar-benar terasa menjelang penampilan.

Setelah seluruh rangkaian koreografi selesai, rasa lega pun muncul. Bagi mereka, pengalaman pertama tersebut bukan sekadar tentang hasil penampilan, tetapi juga kesempatan untuk mengetahui bagian mana yang masih harus dikembangkan.

“Intinya lega karena kita sudah tampil sebaik mungkin. Nanti karena ada kesalahan ini kita akan evaluasi lebih lanjut,” ujar Myiesha.

Fallin Star pun berencana membawa hasil evaluasi tersebut ke penampilan berikutnya. Beberapa bagian koreografi ingin diperbaiki, sementara detail kostum juga akan kembali dikembangkan apabila waktu dan kesempatan memungkinkan.

Baca juga: Ondel-ondel hingga Engklek, Cheertas dan Mapradale Bawa Cerita Indonesia

Bagi Fallin Star, panggung pertama tidak harus langsung sempurna. Debut ini menjadi pijakan untuk mengenali kekuatan, menerima kekurangan, dan tumbuh bersama sebagai sebuah tim.

Langkah mereka baru dimulai. Dari satu panggung, Fallin Star membawa pulang pengalaman yang akan menjadi bekal untuk kembali mencoba dan tampil lebih baik.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS