SMA Petra 5 Surabaya akhirnya memutus tren kekalahan dari SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo. Sempat tertinggal 10-16 pada kuarter ketiga, Petra 5 bangkit dan mengamankan kemenangan 24-20 pada game kedua Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Kamis, 13 Agustus 2026.
Kemenangan ini terasa lebih spesial karena Taman bukan lawan yang asing bagi Petra 5. Kedua tim sebelumnya sudah bertemu pada 2023 dan 2025. Dalam dua pertemuan tersebut, Petra 5 selalu harus mengakui keunggulan Taman.
Catatan itu bahkan sempat menjadi pembicaraan sebelum pertandingan. Petra 5 datang dengan satu target sederhana jangan sampai kekalahan kembali terulang untuk ketiga kalinya.
“Kita juga sempat ngomong, tiap kali lawan Musan di DBL kita selalu kalah. Motivasi tahun ini kita harus bisa membalikkan keadaan. Kita harus menang lawan Musan. Jangan sampai hattrick kalah lawan Musan,” ujar Coach Fandi Haliem.
Baca juga: Dulu Tiup Peluit, Kini Coach Rizky Bawa Sabers Debut di DBL East Java-North
Keinginan tersebut tidak serta-merta membuat pertandingan berjalan mudah. Sejak awal, Coach Fandi sudah melihat anak asuhnya belum bermain setenang yang diharapkan.
Defense menjadi perhatian utama. Namun, beberapa pemain justru terlihat terburu-buru dalam mengambil keputusan. Kondisi tersebut membuat permainan Petra 5 belum berjalan maksimal.
“Saya sudah menekankan dari awal defense dan defense. Cuma tadi sempat di awal waktu pemanasan sudah terlihat banget kalau mereka agak kurang tenang juga,” tuturnya.
Tekanan semakin terasa ketika pertandingan memasuki kuarter ketiga. Petra 5 sempat tertinggal 10-16. Di tengah situasi tersebut, Coach Fandi menyadari ada satu hal yang harus dibenahi terlebih dahulu dirinya sendiri.

Pemain SMA Petra 5 Surabaya berusaha melakukan tembakan di tengah penjagaan pemain SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
Baginya, ketenangan pelatih akan ikut memengaruhi pemain di lapangan. Karena itu, ia memilih tidak terbawa situasi dan kembali mengingatkan pemain untuk memperbaiki pertahanan secara perlahan.
“Kalau saya enggak tenang, anak-anak pasti lebih tidak tenang. Jadi, saya harus membuat mereka tenang seperti mulai dari saya sendiri,” katanya.
Pesan tersebut kemudian coba diterapkan Petra 5. Mereka memperbaiki defense dan bermain lebih tenang. Perlahan, jarak poin yang sebelumnya cukup jauh mulai terpangkas hingga akhirnya Petra 5 berhasil membalikkan keadaan.
Baca juga: Pensiun Liga Profesional, Bima Riski Debut Jadi Pelatih SMA Petra 2 Surabaya
Kemenangan 24-20 pun menjadi penanda bahwa tren dua kekalahan sebelumnya akhirnya terputus.
Bagi Coach Fandi, kemenangan kali ini bukan tentang satu atau dua pemain. Ia justru melihat seluruh pemain memiliki keinginan yang sama untuk mengakhiri catatan tersebut.
“Saya merasa kemenangan ini benar-benar dari mereka semua. Bukan dari saya karena mereka juga pingin menang dari hati mereka,” ujarnya.
Kekompakan itu pula yang menurut Coach Fandi menjadi salah satu pembeda tim musim ini. Dibandingkan musim sebelumnya, ia menilai skuad Petra 5 kali ini terasa lebih komplet sekaligus lebih kompak.
Meski berhasil memutus tren kekalahan, pekerjaan Petra 5 belum selesai. Masih ada dua pertandingan berikutnya yang harus dijalani. Coach Fandi ingin kemenangan ini menjadi momentum untuk terus berkembang, bukan alasan untuk cepat puas.
Terutama dalam menjaga ketenangan ketika pertandingan berjalan sulit. Ia juga mengingatkan pemain agar tidak bermain dengan ego masing-masing.
“Lebih tenang lagi, lebih baik lagi, jangan punya pikiran ego. Jadi, lebih ke teamwork,” pungkasnya.
Baca juga: Coach Dika, “Speaker” Sekawan Putri dari Bangku Cadangan
Dua pertemuan sebelumnya memang menjadi bagian dari cerita Petra 5 dan Taman. Namun, kali ini Petra 5 akhirnya memiliki cerita yang berbeda.
Bukan lagi tentang kekalahan tipis yang berulang, melainkan tentang bagaimana mereka mampu tetap tenang ketika tertinggal dan menemukan jalan untuk membalikkan keadaan.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Hasil akhir pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).
Profil Coach Fandi Haliem bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).