Sosok malaikat berjubah merah berdiri di tengah tribun DBL Arena Surabaya. Karakter tersebut menjadi bagian dari koreografi DALLASMANIA saat mengawal Putra Wolulas pada laga keenam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Dukungan DALLASMANIA hadir saat SMAN 18 Surabaya berhadapan dengan SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo dalam pertandingan tim putra. Laga yang berlangsung di DBL Arena Surabaya itu berakhir dengan kemenangan tipis Putra Wolulas, 17-15.
Bukan sekadar visual, sosok tersebut membawa pesan tentang keberanian dan semangat. DALLASMANIA ingin menggambarkan kebangkitan Putra Wolulas melalui koreografi yang mereka hadirkan di tribun.
“Koreo saya itu berisi tentang kebangkitan malaikat yang haus darah,” ujar Makrus Uviantoro, tim kreatif DALLASMANIA.
Baca juga: Mussan1968 Ajak Peter Parker ke DBL Arena Surabaya
Namun, DALLASMANIA tidak menonjolkan sisi menyeramkan dari karakter tersebut. Sosok malaikat berjubah merah justru menjadi gambaran keberanian dan semangat yang ingin mereka tanamkan kepada Putra Wolulas.
“Karakter berjubah merah itu menandakan keberanian dan semangat kami, semangat kami dan basket 18 yang terus berjuang,” jelas Makrus.
Di belakang karakter utama, awan dan bulan melengkapi visual koreografi. Sementara itu, karakter dengan kedua tangan terlipat menjadi bagian lain yang memiliki makna tersendiri.
Posisi tersebut menggambarkan doa sekaligus dukungan DALLASMANIA untuk perjuangan Putra Wolulas di lapangan. Bagi mereka, dukungan dari tribun bukan hanya tentang suara, tetapi juga harapan yang terus diberikan kepada para pemain.
Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui tulisan yang berada di bagian bawah koreografi. Tiga kalimat ditempatkan pada sisi kiri, tengah, dan kanan.
Sabar, Tenang, Kuasai menjadi pesan di sisi kiri. Bagian tengah membawa tulisan Gas Tanpa Ragu, sedangkan sisi kanan bertuliskan Lihat, Amati, dan Hadapi.
Ketiga pesan tersebut seperti menjadi panduan bagi Putra Wolulas ketika menghadapi pertandingan. Tetap tenang, memahami keadaan di lapangan, kemudian berani mengambil keputusan.
Bagi DALLASMANIA, pesan itu juga berkaitan dengan keinginan mereka melihat Putra Wolulas tampil lebih baik dibanding musim sebelumnya.
“Kebangkitan basket DALLASMANIA mulai dari awal,” tutur Makrus.
Baca juga: Debut di DBL, Forza Smada Beri Dukungan Penuh untuk SMAN 2 Bangkalan
Untuk menghadirkan koreografi tersebut di tribun, DALLASMANIA membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Tiga anggota tim kreatif bertugas mengatur proses pengerjaan, kemudian dibantu anggota DALLASMANIA lainnya.
Seluruh anggota ikut mengambil bagian dalam persiapan. Pembagian tugas dilakukan agar setiap bagian koreografi dapat diselesaikan dan menyatu dengan konsep yang sudah dirancang.
Persiapan tidak berhenti pada pembuatan koreografi. Kekompakan di tribun juga dibangun melalui latihan rutin.

DALLASMANIA menunjukkan kekompakan di tribun saat mendukung Putra Wolulas di DBL Arena Surabaya.
Untuk perkusi, latihan dilakukan tiga kali dalam sepekan. Menjelang pertandingan, latihan tambahan digelar pada H-2 atau H-1. Latihan bendera atau GF juga menjadi bagian dari persiapan DALLASMANIA.
Kebersamaan antar anggota turut dibangun melalui berbagai kegiatan sekolah. Ketika ada agenda seperti perayaan sekolah, MPLS, maupun kegiatan lainnya, anggota DALLASMANIA terbiasa bergerak dan berlatih bersama.
Koreografi yang sudah disiapkan akhirnya dibawa ke tribun. Malaikat berjubah merah, awan, bulan, serta rangkaian pesan di bagian bawah menyatu menjadi satu cerita.
Baca juga: City of Glory Castlemania Bawa Perjalanan Menuju Kejayaan Putra Castle
Di tengah pertandingan, salah satu bagian koreografi sempat mengalami kerusakan. Kain mori yang digunakan sebagai material koreografi sobek setelah tertarik terlalu kuat pada bagian sudut.
Bagi DALLASMANIA, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk persiapan berikutnya.
“Dibuat pelajaran,” ujar Makrus.
Alih-alih berhenti pada kendala tersebut, DALLASMANIA memilih menjadikannya pengalaman. Mereka ingin konsep berikutnya dapat dipersiapkan dengan lebih matang.
Di tribun, koreografi tetap menjadi bagian dari energi yang diberikan kepada Putra Wolulas. Setiap visual yang dibawa memiliki tujuan yang sama: mengingatkan para pemain bahwa perjuangan mereka mendapat dukungan.
Setelah pertandingan, DALLASMANIA berharap Putra Wolulas mampu mempertahankan semangat tersebut pada laga berikutnya.
“Lebih semangat terus, lebih konsisten lagi untuk latihan, untuk main match ke depan. Jangan mudah menyerah,” pesan Makrus.
Putra juga menyampaikan harapan serupa. Ia ingin para pemain tetap percaya diri ketika menghadapi lawan berikutnya dan terus menjaga konsistensi latihan.
“Semangat terus, pertahanin juaranya. Semangat, jangan kendor. Gak usah takut buat musuh siapa pun,” tegas Putra.
Malaikat berjubah merah akhirnya bukan sekadar karakter yang memenuhi tengah tribun. Ia menjadi simbol keberanian untuk kembali melangkah dan menjaga semangat Putra Wolulas.
Baca juga: Dari ‘Mati’ ke Reinkarnasi, Sixers Mania Bawa Solo Leveling ke Tribun
Bersama DALLASMANIA, pesan dari tribun pun diarahkan ke lapangan: sabar, tenang, kuasai, gas tanpa ragu, lalu lihat, amati, dan hadapi.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).