ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Penampilan tim dance SMAN 19 Surabaya, XIXDCREW saat menghadapi SMAN 2 Sidoarjo di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North

Tema 100% Indonesia di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North tak melulu soal balutan tradisional. XIXDCREW, tim dance SMAN 19 Surabaya dan SMANDC dari SMAN 2 Sidoarjo punya cara masing-masing untuk membawa identitas Indonesia ke atas panggung.

XIXDCREW memilih lagu Hikayat Cinta milik Dewi Perssik. Sementara SMANDC tampil dengan warna-warna cerah yang terinspirasi dari Naykilla.

Dua pilihan berbeda itu justru bertemu pada satu pesan yaitu menjadi 100% Indonesia tetap bisa dikemas dengan gaya yang dekat dengan generasi muda.

Baca juga: T-One Mania Suarakan Eksistensi Lewat Koreo “Lihatlah Kami Hari Ini”

Bagi XIXDCREW, Hikayat Cinta bukan sekadar lagu tentang hubungan asmara. Jessicca Syafa Eurovia alias Jeje, kapten XIXDCREW, menjelaskan bahwa lagu tersebut mereka gunakan untuk menggambarkan kecintaan terhadap Indonesia.

“Lagu Hikayat Cinta ini bukan cuma sekadar tentang percintaan antara dua remaja, tapi juga cinta kita terhadap Indonesia. Jadi kebudayaan Indonesia, suku-suku yang ada di Indonesia juga,” ujar Jeje.

Menariknya, pemilihan lagu tersebut justru datang dari coach. Jeje mengaku sempat terkejut ketika pertama kali mengetahui Hikayat Cinta menjadi bagian dari konsep mereka.

“Awalnya kaget sih. Soalnya ini tuh nggak pernah terlintas ke konsep kita. Kita juga nggak pernah pakai lagu yang benar-benar seperti ini, yang kesannya seksi,” tuturnya.

Baca juga: Escanor Jadi Simbol Kebangkitan Vamos Bananas di Tribun DBL East Java-North

Namun, XIXDCREW kemudian mengubah perspektif lagu tersebut. Unsur modern dalam dance tetap mereka pertahankan, tetapi sentuhan Indonesia turut disisipkan. Suara seruling dan gerakan tari tradisional menjadi bagian dari penampilan. Identitas Nusantara juga hadir lewat batik Mega Mendung yang menghiasi kostum mereka.

Sementara itu, SMANDC memilih jalur berbeda. Kapten SMANDC, Khanza Zanitra Sandewi Kinasih atau biasa disapa Zanitra, mengatakan timnya mengusung konsep traditional to modern dance.

Cerita mereka dimulai dari sosok anak kecil yang gemar menari tradisional. Seiring perubahan sosial dan masuknya pengaruh budaya asing, tarian tersebut perlahan bergerak menuju gaya modern.

“Di awal-awal kita menampilkan traditional dance. Ceritanya tentang anak kecil yang suka nari tradisional, tapi lama-kelamaan dengan adanya perubahan sosial dan modifikasi tari, arahnya lebih ke modern karena budaya-budaya asing,” jelas Zanitra.

Perubahan itu kemudian dituangkan dalam koreografi. Para dancer dengan gaya modern datang sebagai bentuk hiburan dan mengajak sang tokoh untuk ikut bermain.

Meski bergerak menuju modern, SMANDC tak meninggalkan unsur Indonesia. Mereka tetap membawa tari tradisional, inspirasi gamelan bambu yang dimodifikasi menggunakan besi, hingga batik Mega Mendung.

Sentuhan kekinian justru hadir lewat visual mereka. Warna pink fuchsia dan hijau menjadi pilihan utama kostum serta makeup. Inspirasi tersebut datang dari tren warna strawberry matcha dan gaya Naykilla.

“Pertama, kita ngikutin yang lagi tren, seperti Naykilla. Terus kita ngikutin warna-warna yang lagi in sekarang, strawberry matcha,” kata Zanitra.

Penampilan tim dance SMAN 2 Sidoarjo, SMANDC saat menghadapi  SMAN 19 Surabaya di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North

Warna cerah itu kemudian dipadukan dengan batik Mega Mendung yang juga dikenal memiliki warna-warni kuat. Bagi SMANDC, perpaduan tersebut membuat unsur tradisional tetap terasa tanpa harus tampil kaku.

“Mega Mendung itu batiknya colorful, warna-warni dan sedang ngetren. Terus cenderung dua warna jadi mudah nyatu sama yang lain,” ujar Zanitra.

Dari Hikayat Cinta hingga warna cerah ala Naykilla, XIXDCREW dan SMANDC menunjukkan bahwa identitas Indonesia bisa hadir dalam banyak bentuk.

Baca juga: Tiga Tahun Menunggu, Alief Akhirnya Bawa Smanita Raih Kemenangan

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS