Budaya Nusantara tak selalu harus ditampilkan dalam bentuk yang sepenuhnya tradisional. ONSPOTS, tim dance dari SMA Cita Hati East, memilih cara berbeda untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North. Lewat perpaduan tari tradisional, hip-hop, dan gerakan modern, mereka membawa kisah Bujang Ganong ke atas panggung dengan kemasan yang lebih dekat dengan generasi muda.
Konsep tersebut berangkat dari cerita sederhana tentang para petani yang bersuka cita merayakan hasil panen mereka. Rasa syukur itu kemudian diwujudkan melalui persembahan kepada Bujang Ganong. Dalam penampilannya, ONSPOTS turut memasukkan unsur budaya dari sejumlah daerah, termasuk Reog dan kuda lumping.
Wynette Rose Kamdjaja atau yang akrab disapa Wynette, selaku kapten ONSPOTS, mengatakan konsep tersebut merupakan hasil dari banyak ide yang dikembangkan bersama tim dan pelatih. Alih-alih memilih satu unsur budaya saja, mereka memutuskan untuk menggabungkannya menjadi satu pertunjukan yang utuh.
"Sebenernya kita juga punya banyak ide. Jadi satu tim punya banyak ide dan akhirnya coach kita juga, yaudah kita jadiin satu aja. Main konsepnya adalah Bujang Ganong," ujar Winet.
Baca Juga: Berikut Tema AQUA DBL Dance 2026-2027, Yuk Simak Penjelasannya!
Bagi ONSPOTS, perpaduan berbagai unsur tersebut bukan sekadar pilihan artistik. Mereka ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya rasa syukur sekaligus mengajak generasi muda untuk kembali mengenal budaya Indonesia yang mulai jarang ditemui dalam keseharian.
"Kita cuma mau menyampaikan kita tetap harus gratitude dan kita juga harus memberi balik apa yang sudah kita dapat. Kita juga ingin menceritakan tentang beda-beda budaya dalam Indonesia dan menyampaikan kepada generasi muda," jelasnya.
Pesan itu mereka kemas lewat perpaduan tradisional dan modern. Unsur hip-hop dan koreografi kekinian sengaja dipadukan dengan elemen tradisi agar pertunjukan terasa lebih familiar bagi penonton muda. Beberapa properti seperti cambuk, padi, dan kuda lumping juga digunakan untuk memperkuat cerita sekaligus memperkenalkan elemen budaya yang mungkin sudah tidak terlalu familiar bagi generasi sekarang.
"Budaya-budaya ini mulai merendah dan mulai nggak terlalu populer seperti dulu. Jadi lewat hari ini yang mix hip-hop, mix modern, sama mix tradisi, kita ingin memberi balik tarian tradisi kepada generasi muda," tutur Winet.
Menariknya, musim ini ONSPOTS memiliki pelatih baru. Jika musim sebelumnya lebih berfokus pada dance, tahun ini ONSPOTS dituntut untuk lebih berani mengeksplorasi sisi performance.
"Kita juga pertama kali sama coach kita. Jadi kita baru banget dengan style-nya dia. Dia tuh sangat menorak, sangat heboh. Setahun sebelumnya sama coach yang lama itu yes, dance aja. Ini lebih ke performance-nya juga," kata Winet.
Persiapan ONSPOTS sendiri telah dimulai sejak Juni. Memasuki masa latihan intensif, mereka tak hanya mengasah koreografi, tetapi juga memastikan seluruh properti dan aksesori dapat digunakan dengan baik. Tantangan muncul karena musim ini ONSPOTS tampil tanpa supporting crew yang membantu mengatur berbagai properti di atas panggung.
Properti yang cukup banyak sempat membuat proses latihan mereka diwarnai berbagai kendala. Ada properti yang jatuh, tercecer, hingga terjadi miscommunication saat pergantian adegan. Untuk mengatasinya, ONSPOTS kemudian mencari solusi praktis dengan menambahkan tray di bagian belakang kostum untuk menyimpan sejumlah properti. Mereka juga menyiapkan keranjang khusus untuk menampung kostum petani yang dilepas di awal penampilan.
Berbagai persiapan tersebut akhirnya menjadi bagian dari penampilan ONSPOTS di AQUA DBL Dance 2026. Lewat cerita Bujang Ganong yang dikemas dengan sentuhan modern, mereka ingin menunjukkan bahwa mengenalkan budaya kepada generasi muda tak harus selalu dengan cara yang kaku.
Bagi ONSPOTS, panggung DBL Dance menjadi ruang untuk merayakan keberagaman seni sekaligus mengingatkan kembali bahwa budaya Indonesia punya banyak cerita yang layak untuk terus dikenalkan. Kali ini, cerita itu mereka sampaikan lewat gerakan, musik, kostum, dan semangat generasi muda.
AQUA DBL Dance 2026 East Java-South termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)