Selasa, 25 Agustus 2026 menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan oleh Muhammad Dafa Abiyyu Hadi.
Penggawa SMAN 1 Malang (Smansa) tersebut tidak hanya merayakan keberhasilan timnya mengunci tiket playoff Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South, tetapi juga merayakan pertambahan usianya yang ke-16 tepat di lapangan.
Smansa mengamankan status runner-up Grup H setelah menumbangkan SMAN 9 Malang dengan skor 26-19 dalam laga do or die.
Sejak tip off, Smansa sejatinya terus memegang kendali permainan. Kendati lawan terus menempel ketat margin poin, Smansa tampil disiplin mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang akhir berbunyi.
Kemenangan ini terasa istimewa karena mengakhiri dahaga playoff Smansa yang terakhir kali mereka rasakan empat musim lalu pada DBL East Java-South 2022. Namun, di balik kebahagiaan tersebut, perasaan Abiyyu sempat berkecamuk.
Rasa kecewa sempat menyelimuti perasaannya tepat setelah laga usai. Sebab, performa tim belum memenuhi target poin dari sang pelatih.
"Jujur ada rasa kecewa sedikit. Coach memberikan target minimal 40 poin untuk tim, tapi kami cuma bisa cetak 26 poin. Perolehan poin pribadi saya juga menurun dibanding gim-gim sebelumnya," ungkap Abiyyu.
Baca Juga: Dari Monolog ke Tari Modern, Darah Seni Mendarah Daging Bersama Janitra Astadewi
Ketidakberhasilan memenuhi target target tersebut berbuntut sanksi fisik. "Tadi sempat menangis juga karena kecewa sama performa sendiri," tambahnya.
Namun, rasa kecewa itu seketika luluh saat kejutan tak terduga menghampirinya di pinggir lapangan. Orang tua, dua adiknya, serta rekan-rekan setimnya membawakan kue ulang tahun tepat setelah pertandingan berakhir.
"Sumpah enggak expect sama sekali! Saya tahu orang tua datang karena saya yang pesankan tiketnya, tapi enggak menyangka bakal diberi kejutan seperti ini di lapangan. Terima kasih banyak untuk orang tua dan teman-teman yang sudah effort datang," ujar Abiyyu dengan senyum merekah.
Momen lolosnya Smansa ke babak playoff menjadi pemicu semangat baru bagi Abiyyu. Mengenai persiapannya sejauh ini, ia membeberkan bahwa porsi latihan fisik sebelum DBL memang sangat menguras tenaga.
"Latihannya benar-benar capek banget, fokus ke fisik seperti lari lapangan, naik turun tangga, sampai push-up dan sit-up rutin," jelasnya.
.jpg)
Skuad putra SMAN 1 Malang diresmikan menjadi salah satu tim ke playoffs DBL East Java-South 2026
Menatap langkah Smansa di babak playoff serta musim-musim mendatang, Abiyyu menyimpan harapan besar untuk perkembangan dirinya dan tim.
"Di usia 16 tahun ini, saya berharap bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi. Untuk tim, semoga chemistry kami makin kuat dan musim depan bisa melangkah sampai ke babak final," pungkasnya, optimisme.
Baca Juga: Dedikasi 31 Tahun Coach Tatok untuk Basket & Bawa Smarihasta Solid ke Playoffs
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)