ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Kaisa Nuridhina (kiri) serta keduanya orangtuanya, Sigit Nurjayuli dan Annisa (kanan), di Final Party AZA 3X3 Competition 2025 West Java-West

Musim 2026-2027 akan menjadi kesempatan terakhir bagi Kaisa Nuridhina untuk membela tim putri 3X3 SMAN 3 Cibinong (Smantic).

Di AZA 3X3 Competition 2026 West Java-West musim lalu, ia dan sekolahnya berhasil keluar sebagai juara. Melawan SMAN 5 Kota Depok, mereka menang dominan dengan skor akhir 10-2.

Kini, ia dan Smantic berkomitmen untuk terus berjuang demi mempertahankan gelar tersebut. “Kita selalu latihan setiap hari menyesuaikan sama jadwal sekolah. Kita juga kemarin sudah dua kali tryout 3X3 biar dapat kembali feeling main 3X3, adaptasi lagi dengan peraturan 3X3,” jelas Kaisa.

Kaisa memang belum bisa merasakan pertandingan lima lawan lima bersama Smantic di panggung DBL. Namun, itu bukan berarti ia hilang harapan. Basket 3X3 tetap menjadi ajang pembuktian bahwa Kaisa bisa meraih mimpinya sebagai student-athlete.

“Masih bisa ikutan DBL itu sudah bikin kita bersyukur,” tutur Kaisa.

Baca juga: Suporter Bogor Tunjukkan Solidaritas dan Kekompakan di Supporter Gathering DBL

Para orangtua Smantic juga selalu memberikan dukungan terbaik. Mereka tidak pernah berhenti untuk mengantar anak-anak untuk bertanding. Bahkan, mereka juga kerap memberikan saran agar permainan mereka dapat semakin meningkat.

Untuk Kaisa sendiri, kasih sayang orangtua itu memiliki arti yang jauh lebih spesial. Sebab, sejak pertama kali bermain di panggung DBL, mereka tidak pernah meninggalkannya sendirian. 

Ayah Kaisa, Sigit Nurjayuli, dan sang ibunda, Annisa, selalu terlihat di tribun penonton ketika Kaisa sedang berjuang di lapangan. Terkhusus sang ibu, ia tidak hanya sekedar menonton, tetapi juga merekam aksi sang anak.

“Saya sering bikin konten-konten video Kaisa, Kak,” kata Bu Annisa. 

Orangtua Kaisa Nuradhani

Sigit Nuryajuli dan Annisa menyaksikan sang anak bertanding di AZA 3X3 Competition 2026 West Java-West (Foto: Dokumentasi pribadi Annisa)

Ya, seluruh rekaman kehebatan sang anak selalu diunggah di akun TikTok pribadi Bu Annisa. Bagaimanapun, itu masih bagian kecil dari banyaknya usaha yang ia berikan untuk memaksimalkan potensi Kaisa.

Setelah AZA 3X3 Competition 2025 West Java-West berakhir, Kaisa sebenarnya ingin turut menimba ilmu di Kopi Good Day DBL Camp 2026. Namun, tidak ada First Team dan Second Team dalam gelaran 3X3, sehingga pintu harapan itu seperti sudah tertutup sebelum Kaisa bisa berdiri di depannya.

Namun, ada satu jalan agar namanya dapat terdaftar sebagai peserta, yaitu melalui DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026. Melalui proses voting, kesempatan untuk hadir di DBL Camp akhirnya datang menjumpai Kaisa.

Tentu saja kedua orangtua Kasia langsung berusaha keras agar sang anak bisa berdiri di peringkat tertinggi. “Dari awal kami vote untuk jaga Kaisa di peringkat tiga besar. Sempat beberapa hari Kaisa di posisi paling atas,” cerita Bu Annisa.

Kemudian, saat hari terakhir voting, mereka mengerahkan seluruh teman-teman dan saudara untuk memilih Kaisa. Sayang, terjadi sesuatu yang di luar ekspektasi mereka saat itu.

“Semua jaringan seperti tertutup. Kami gak bisa menambahkan vote Kaisa pada 15 menit terakhir, sehingga Kaisa turun ke peringkat empat,” tutur Bu Annisa.

Baca juga: Menuju DBL West Java-West: Sieben Bangun Chemistry Lewat Training Camp

Melihat hasil tersebut, Kaisa dan seluruh keluarganya sungguh merasa sedih. Meski begitu, mereka tetap berdoa yang terbaik untuk Kaisa. “Mudah-mudahan masih ada jalan untuk anak kami bisa ikut DBL Camp,” ucap Bu Annisa. 

Doa itu pun akhirnya terjawab. Saat itu, DBL Indonesia mengundang anak-anak yang berada di posisi 10 besar. “Luar biasa senang dan terharunya kami. Akhirnya anak kami bisa ikut serta DBL Camp. Jadi pengalaman yang sangat berharga untuk anak kami,” ungkap Bu Annisa.

Setelah bersukacita bersama, Kaisa langsung fokus menjalani latihan rutin, baik secara teknis maupun fisik. Semua itu agar ia bisa tampil maksimal ketika berproses bersama student-athlete hebat dari seluruh Indonesia.

“Kaisa antusias sekali menjelang DBL Camp. Ada latihan mental juga, karena yang ikut DBL Camp sudah pasti anak-anak hebat dan berprestasi semua,” kata Bu Annisa. 

Saat agenda DBL Camp itu tiba, kedua orangtua Kaisa juga setia untuk hadir di sampingnya setiap hari. Jarak sekitar 40 km antara Cibinong dan Jakarta tidak memadamkan semangat mereka untuk mendukung sang anak.

Keluarga Kaisa

Momen kebersamaan keluarga Kaisa Nuradhani di Kopi Good Day DBL Camp 2026 (Foto: Dokumentasi pribadi Annisa)

Sebab, kehadiran merupakan salah satu bentuk cinta terhebat. Itu dapat membuat Kaisa merasa nyaman karena kedua orangtuanya akan selalu ada jika ia membutuhkan sesuatu.

Kaisa pun belajar banyak dalam waktu yang singkat di DBL Camp. Beragam pengalaman indah juga telah ia ukir bersama teman-teman seperjuangannya di sana.

“Banyak materi-materi baru yang dijelasin sama coaches di sana. Bisa berteman sama orang-orang keren juga. And I realize, my dreams aren’t rare. Banyak yang mau ngejar mimpi mereka juga (di DBL Camp),” cerita Kaisa.

Baca juga: Hasil Drawing DBL West Java-West 2026, Siapkan Dirimu!

Berjuang teman-teman baru merupakan kegiatan favorit Kaisa di DBL Camp. “Walau judulnya seleksi tapi kalau enjoy aja udah seperti latihan bareng teman-teman, seru!” ujar Kaisa.

Kaisa memang terlihat gembira sepanjang waktunya di DBL Camp. Namun, ketika namanya tidak disebut sebagai TOP 50 Campers, senyuman itu terlihat hampa. Ekspresi tidak bisa berbohong, dan kedua orangtuanya adalah sosok yang langsung menyadari hal tersebut.

“Kami melihat ekspresinya yang kecewa dan sedih pastinya. Kami hanya menekankan ke Kaisa, ‘Jangan putus asa! Terus berjalan saja. Suatu saat kalau memang rezekimu pasti akan datang waktunya,’” ingat Bu Annisa.

Bentuk dukungan seperti konsisten mereka berikan saat Kaisa pertama kali menyukai olahraga basket ketika masih berada di kelas III SD.

Perkembangannya pun sangat pesat. “Waktu kelas IV SD, Kaisa sudah ikut Kejurnas U12 antar klub di Tunas Bandung,” sebut Bu Annisa. 

Setelah itu, Pak Sigit dan Bu Annisa tidak pernah menurunkan standar mereka dalam memaksimalkan potensi Kaisa. Bahkan, mereka turut bergabung dalam anggota kepengurusan klubnya, Satria Karadenan. 

Baca juga: Hasil Drawing AZA 3X3 Competition 2026 West Java-West

“Sambil kami mendampingi dan memantau perkembangan anak kami. Untuk nutrisi, sudah pasti kami sangat selektif dari makanan, vitamin, dan suplemen,” tutur Bu Annisa.

Kaisa sendiri merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara. Saat mengetahui Kaisa ingin serius dalam bermain basket, kedua orangtuanya mengaku terkejut.

Keluarga Kaisa

Momen kebersamaan keluarga Kaisa Nuradhani di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Java-West (Foto: Dokumentasi pribadi Annisa)

“Kami bukan dari keluarga atlet, tapi saya bangga melihat Kaisa yang gigih dan semangat banget di basket. Makanya kami benar-benar support,” 

Sebelum mulai bertanding, Bu Annisa selalu memberikan pesan yang kuat untuk mendampingi Kaisa di lapangan.

“Berdoa. Main happy dan jangan tegang. Hati-hati jangan sampai cedera, fokus dan yakin dengan attempt-nya,” pesan Bu Annisa kepada Kaisa.

Kiprah Kaisa di DBL akan berlanjut di AZA 3X3 Competition 2026 West Java-West. Ia dan Smantic akan datang dengan kekuatan penuh untuk konsisten meraih kemenangan.

Tidak lupa, Pak Sigit dan Bu Annisa akan selalu ada untuk menyoraki dan membimbing setiap langkah yang Kaisa ambil.

“Kami akan terus mendukung segala bentuk kompetisi yang bisa mengarahkan Kaisa agar bisa menjadi kebanggaan dan berharap dia bisa masuk Timnas atau yang bisa membawa Kaisa go international. Kami juga akan membantu memilih tempat kuliah yang terbaik, khususnya yang menunjang karier basketnya,” tutup Bu Annisa.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Menuju DBL West Java-West: Putri Avicenna Bidik Target Tertinggi!

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS