ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret penggawa SCS, Avner Wijaya (kiri) dan Azakha Sachio (kanan) usai Techinal Meeting jelang Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Status runner-up masih menjadi bagian dari perjalanan Surabaya Cambridge School (SCS) di Honda DBL with Kopi Good Day East Java-North. Pada musim lalu, SCS berhasil melangkah hingga partai final sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan SMA St. Louis 1 Surabaya.

Setahun berselang, Azakha Sachio kembali membawa SCS dengan target yang berbeda. Memasuki musim keduanya di DBL, student-athlete kelas XI itu tak ingin kembali berhenti di posisi yang sama. Kali ini, targetnya jelas yaitu membawa SCS menjadi Champion.

“Harus Champion,” jawab Sachio singkat ketika ditanya soal target SCS musim ini.

Target tersebut bukan sekadar ucapan. SCS mempersiapkan diri dengan lebih serius menjelang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Sachio menyebut timnya menjalani latihan setiap hari, mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WIB.

Baca juga: Penjelasan Seeding dan Drawing Round 2 DBL East Java-North 2026

Rutinitas itu tetap berlanjut di akhir pekan. Alih-alih mengambil waktu untuk beristirahat penuh, skuad SCS menjalani latihan lari pada Sabtu dan Minggu. Mereka juga menambahkan program gym dalam persiapan musim ini, yang sudah dilakukan sejak sekitar tiga hingga empat bulan lalu.

Namun, memasuki periode mendekati Round 2, porsi latihan gym mulai dikurangi. Fokus SCS kini lebih banyak diarahkan kepada permainan basket dan persiapan menghadapi pertandingan.

“Persiapannya pasti jauh lebih serius karena kita mengincar juara tahun ini. Jadi, kita harus jauh lebih siap dibanding tahun lalu,” tutur Sachio.

Bagi SCS, tantangan untuk menjadi champion juga tidak ringan. Mereka tergabung di Grup H bersama SMKN 2 Surabaya, SMAN 15 Surabaya, dan SMA Petra 4 Sidoarjo. Sachio memilih untuk tidak melihat siapa pun sebagai lawan yang bisa diremehkan.

“Pasti nggak boleh meremehkan. Semuanya nggak boleh diremehkan. Kita harus kerja keras sekuat kita dan memberikan yang terbaik lagi,” katanya.

Baca juga: Hasil Akhir Klasemen Round 1 DBL East Java-North 2026

Selain persiapan yang lebih intens, SCS juga memiliki tambahan kekuatan pada musim ini. Sachio menyebut skuad mereka kini lebih lengkap dibandingkan musim 2025. Salah satunya adalah kehadiran Avner Sean Edbert Wijaya, yang berstatus sebagai MVP Junior Exhibition musim lalu.

Bagi Sachio, kehadiran Avner tentu menjadi tambahan amunisi. Namun, target juara tidak akan datang hanya karena komposisi pemain yang lebih kuat. Mereka tetap harus membuktikannya di lapangan.

Pengalaman menjadi runner-up pada 2025 menjadi pengingat bagi SCS bahwa perjalanan menuju gelar juara tidak berhenti ketika berhasil mencapai final. Kini, Sachio dan rekan-rekannya punya satu pekerjaan yang belum selesai, membawa SCS naik satu tingkat dari runner-up menjadi champion.

Dan untuk mewujudkannya, Sachio memilih satu sikap yang terus ia pegang sejak awal persiapan.

“Optimistis. Harus optimistis.”

Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Putra Ciputra dan Castle Melaju ke Round 2!

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS