Gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South tak hanya melahirkan kejutan, tetapi juga menuliskan sejarah baru.
Kepala pelatih tim basket putri SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu), Mey Putridiana resmi menjadi satu-satunya alumnus DBL yang memiliki koleksi gelar paling lengkap sepanjang sejarah kompetisi.
Koleksi fantastis itu bermula ketika dirinya masih menjadi pemain bagi SMAN 8 Malang. Saat berseragam Smarihasta, Coach Mey pernah meringkus gelar juara DBL East Java-South 2008 sekaligus masuk ke dalam jajaran elite DBL Indonesia All-Star 2008.
Tahun 2026 ini menjadi puncaknya. Saat menakhodai SMAN 3 Malang, ia terpilih menjadi Kopi Good Day Second Team 2026 East Java hingga menebus skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Di tahun yang sama, kepindahannya menakhodai Kosayu berbuah manis dengan mengamankan predikat threepeat usai menumbangkan SMAN 3 Blitar dengan skor meyakinkan 54-29 pada laga final.
Kemenangan ini terbilang meyakinkan, mengingat pada musim lalu Kosayu harus berjuang ekstra keras dan baru bisa memastikan kemenangan 46-40 usai comeback dari ketertinggalan di tiga kuarter awal.
Baca Juga: Srikandi Kosayu Resmikan Titel Threepeat DBL East Java-South 2026!
Berhasil mengawinkan gelar juara dan predikat DBL Indonesia All-Star baik sebagai pemain maupun pelatih, Coach Mey mengaku tidak pernah merencanakan atau mematok target untuk melengkapi rekor pribadi tersebut.
"Kalau target pribadi jujur nggak ada. Awalnya malah saya cuma punya satu keinginan, mau merasakan experience melatih di DBL Arena Surabaya as a coach. Mau nggak mau, untuk bisa ke sana kan minimal harus sampai final (DBL East Java-South). Kalau sudah nyebur final, ya sekalian aja kita basah sekalian. Alhamdulillah, itu motivasi terbesar saya. Ternyata bisa final dan bonus juara," tutur Coach Mey.
Bagi Coach Mey, kelengkapan gelar ini bentuk rezeki tidak terduga dan karunia yang ia syukuri bersama keluarga. Terlebih, tidak mudah baginya untuk kembali mengarungi dunia kepelatihan yang intensif usai melahirkan.
"Ini rezeki anak dan keluarga saya yang sudah memberi izin saya untuk melatih lagi setelah melahirkan. Biasanya kan kalau sudah melahirkan mungkin setop. Tapi saya justru dikasih kesempatan sampai DBL All-Star dan bawa Kosayu juara. Ini rezeki sekaligus tanggung jawab besar untuk membuktikan yang terbaik," ungkapnya.

Coach Mey Putridiana saat namanya dipanggil menjadi bagian dari skuad DBL Indonesia All-Star 2026
Meski sempat diterpa keraguan dari beberapa pihak di awal jalannya kompetisi, Coach Mey tak ambil pusing.
Fokus utamanya adalah memberikan yang terbaik bagi dunia basket yang telah membesarkan namanya, sekaligus meneruskan amanat filosofi pay it forward.
"Tujuan saya bukan untuk membuktikan sesuatu kepada siapa. Saya cuma mau kasih 101 persen buat basket. Kalau kata Mas Azrul Ananda, 'Kalau kamu jadi anak muda, tolonglah anak muda selanjutnya'. Saya mau menularkan ilmu ke anak-anak jauh lebih baik dari saya. Kalau ilmu cuma berhenti di saya, nggak bakal jadi pahala," tegas Coach Mey.
Langkah mulus Kosayu hingga meraih threepeat juga tak lepas dari kerendahan hati untuk terus belajar dan menyerap masukan dari jajaran pelatih senior serta kawan sejawat.
Ia menyebut nama-nama mulai dari Coach Mbing, Pak Warso, hingga Coach Bisma (pelatih SMAN 1 Bululawang) yang kerap berbagi insight serta berdiskusi taktikal dengannya.
"Kita enak kalau kerja kelompok dan saling sharing, bebannya jadi berkurang. Saya sangat berterima kasih buat semua senior dan official yang kasih masukan," tambahnya.
Baca Juga: Reuni Emosional Coach Mey, Bawa Kosayu ke Final dan Siap Nostalgia di DBL Arena
Kini, dengan mengantongi tiket ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship di DBL Arena Surabaya, impian Coach Mey untuk memimpin tim di arena legendaris tersebut akhirnya terwujud. Namun, ia tak ingin Kosayu sekadar menjadi tim pelengkap.
"Musim lalu Kosayu terhenti di semifinal Championship. Sekarang target saya mau sampai ke final. Soal juara, kita akan kerja keras dan kasih yang terbaik di lapangan, hasil biar Allah yang menentukan," tutup Coach Mey mantap.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)