ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Prasetya Citra Sukoco (kemeja hitam) menakhodai tim basket putri SMP Kolese Santo Yusup 2 Malang di Junior DBL 2026 Malang

Di tengah riuk-pikuk megahnya Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South, makna sejati Hari Olahraga Nasional (Haornas) terpancar nyata dari sosok Prasetya Citra Sukoco. 

Bukan sekadar guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMA Kolese Santo Yusup (Kosayu) Malang, Coach Citra -sapaan akrabnya- adalah cermin dedikasi tanpa batas yang membuktikan bagaimana cinta pada bola basket mampu mengalir lintas generasi hingga mencetak para juara.

Musim ini, kebahagiaannya sebagai sosok ayah sekaligus pelatih basket terasa begitu komplet. Sebagai companion parent, ia mengawal putri sulungnya, Abigail Natalenta Sachi Sukoco (Sachi), mengamankan predikat threepeat bersama tim putri Kosayu sekaligus menjadi kapten tim. 

Di saat bersamaan, ia juga mendampingi adik Sachi, Rajendriya Sean Chilla Sukoco (Cilla), yang berhasil merengkuh gelar runner-up Junior DBL 2026 Malang.

DBL-East-Java-South-Prasetya-Citra-Sukoco-and-Family

Bagi Coach Citra, melihat anak-anaknya meraih puncak prestasi di DBL adalah kado indah yang melebihi ekspektasinya. 

Sebagai mantan pemain yang kemudian dipercaya menjadi Kepala Pelatih Kosayu, ia pernah membawa tim putri Kosayu menjuarai DBL Malang pada musim 2009 dan 2010, serta tim putra pada 2012. Namun, pencapaian Sachi musim ini resmi melewati catatan rekor sang ayah.

"Sangat bangga dan senang. Dulu waktu saya jadi pelatih Kosayu, paling tinggi membawa tim dua kali champion berturut-turut. Kali ini si Sachi bisa tiga kali champion berturut-turut (threepeat). Cita-cita saya agar anak bisa lebih baik dari bapaknya benar-benar terkabul. Ini momen luar biasa buat keluarga kami," ungkap Coach Citra.

Baca Juga: Srikandi Kosayu Resmikan Titel Threepeat DBL East Java-South 2026!

Keberhasilan Sachi dan rekan setimnya, Hannah Harshita, merupakan buah manis dari ketekunan Coach Citra dalam membina pemain sejak usia dini. 

Lewat sekolah basket yang didirikannya untuk anak usia dini, serta pengabdiannya mengajar di SD, SMP, hingga SMA, ia telah membentuk fondasi fisik dan karakter mereka sejak sekolah dasar.

Keberhasilan Kosayu menjadi salah satu dinasti basket terkuat di Jawa Timur tak lepas dari jejak "babat alas" yang ditorehkan Coach Citra bersama rekan sejawatnya, almarhumah Bu Pratiwi. 

Sekitar tahun 2006-2007, saat fasilitas sekolah belum selengkap sekarang, ia harus berjuang ekstra demi memfasilitasi anak-anak bertanding.

"Dulu kalau mau tanding, saya yang memanggilkan angkot untuk anak-anak. Setelah anak-anak masuk angkot, saya baru menyusul naik motor. Tahun 2007 waktu kompetisi masih di Surabaya, kita berangkat naik kereta pagi-pagi buta, naik kereta ekonomi yang masih banyak pedagang. Semua kita urus sendiri," kenangnya.

Melihat Kosayu kini mendapat dukungan luar biasa dari Yayasan, alumni, hingga suporter, Coach Citra merasa bangga. 

Final-DBL-East-Java-South-(PUTRI-CHAMPION)
Potret tim putri SMA Kolese Santo Yusup Malang dengan latar belakang para pendukung yang setia menemani hingga meraih gelar threepeat DBL East Java-South 2026

Bagi dirinya, tak harus selalu berdiri sebagai kepala pelatih untuk bisa berkontribusi, melihat fondasi yang ia bangun kini terus berjaya sudah menjadi kepuasan batin tersendiri.

Sebagai pendidik yang menjadikan basket sebagai jalan hidup dan mata pencahariannya, Coach Citra menitipkan pesan mendalam di Hari Olahraga Nasional bagi sekolah-sekolah yang masih memandang sebelah mata kegiatan non-akademik.

"Kecerdasan itu bukan cuma akademik, tapi ada kecerdasan motorik, sosial, hingga emosional. DBL ini sangat pintar menggugah emosional dan menjadi wadah pembuktian bahwa sekolah punya sesuatu yang dibanggakan,” ucapnya.

“Buat sekolah-sekolah yang belum tergerak untuk memberikan dukungan, mari pelan-pelan kita dukung. Rangkul orang tua dan alumni, karena potensi anak-anak di bidang olahraga juga sangat luar biasa untuk masa depan mereka," tuturnya tegas.

Baca Juga: Bak Tim Profesional, Kosayu Punya Rapor Pemain dan Rekrut 4 Pelatih Sekaligus

Dengan prinsip student athlete, Coach Citra kini meminta Sachi untuk fokus pada jenjang perkuliahan, membuktikan bahwa prestasi di lapangan basket dan keunggulan akademik bisa berjalan beriringan.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  

Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS