Perjalanan panjang akhirnya membawa tim putra SMAN 2 Mojokerto (Buwitashakti) merasakan atmosfer Round 2 di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Di balik pencapaian itu, ada perjuangan Muhammad Zahfran Hilmi Pratama yang turut menjadi bagian dari perjalanan panjang Buwitashakti. Pemain yang akrab disapa Afan itu kini tengah menjalani tahun terakhirnya sebagai siswa kelas XII.
Ia masih mengingat bagaimana perjalanan timnya yang dipenuhi suka dan duka. Ketika duduk di kelas X mereka terpaksa vakum selama 1 tahun. Kondisi tersebut membuat tim mau tidak mau harus hiatus dan memulai kembali perjalanan dari awal.
Baca juga: Jejak Juang dan Ular Emas Youth Rhicond di Perayaan Satu Dekade
Daripada memikirkan komentar tersebut, Afan dan rekan-rekannya memilih untuk terus berlatih. Mereka ingin membuktikan bahwa tim putra Buwitashakti layak kembali bersaing di kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day East Java-North.
“Pas vakum kami sempat diremehkan. Banyak yang bilang agar kami nggak usah ikut DBL lagi karena jarang menang,” ujar Afan mengingat komentar-komentar yang tim putra Buwitashakti, Sabtu, 12 September 2026.
Kerja keras tersebut mulai membuahkan hasil berkat latihan intensif yang mereka jalani. Bahkan, tim menggunakan botol berisi pasir sebagai bagian dari latihan fisik. Beban sekitar 2 hingga 3 kilogram dibawa saat berlari.
Muhammad Zahfran saat melakukan tembakan bebas saat melawan SMAN 20 Surabaya
"Botol berisi pasir itu agar kami lebih gesit dan menguatkan otot tangan. Saat latihan kami dilarang melepas botol itu," cerita Afan.
Baca juga: Demam Panggung Pernah Mengiringi Yemima, Kini Ia Lebih Tenang di Buwitashakti
Dalam 1 pekan, latihan mereka bisa berlangsung beberapa kali dengan porsi yang cukup berat. Ada pula sesi lari dengan jarak 5 hingga 8 kilometer. Semua itu dijalani demi satu tujuan untuk membawa kembali nama SMAN 2 Mojokerto ke fase yang lebih tinggi di DBL East Java-North 2026.
Di tengah padatnya jadwal latihan yang harus dijalani, Afan mengakui sempat muncul keinginan untuk menyerah. Namun, dukungan dan semangat dari rekan-rekan setim membuatnya memilih untuk terus bertahan.
Kini, perjuangan tersebut mulai terbayar. Terlebih, pada laga pertama mereka di babak Round 2 hari ini, Afan bersama tim berhasil mengamankan kemenangan setelah menumbangkan SMAN 20 Surabaya dengan hasil akhir 27-12.
“Senang sekali Kak karena kerja keras kami ada hasilnya," tuturnya.
Baca juga: Dulu Berjuang di Lapangan, Orvin Cesar Kini Jadi Komando SMAN 2 Mojokerto
Bahkan di pertandingan hari ini Afan menjadi penyumbang poin terbanyak dengan catatkan 8 poin, 1 rebound, 1 assist. Tidak hanya itu, akurasi tembakan 2 poinnya menorehkan 100 persen dengan tiga kali percobaan.
Bagi Afan, pencapaian tersebut bukan sekadar keberhasilan pribadi. Ia merasa menjadi bagian dari generasi yang berhasil membawa kembali tim putra Buwitashakti setelah cukup lama menanti. Terlebih, target yang diberikan kepadanya dan tim sejak awal memang tidak muluk-muluk.
“Hari ini kami mencapai target yaitu menang satu kali di Round 2. Jadi bismillah kemenangan ini jadi pintu kami menuju babak Playoffs,” terang Afan menuntup percakapan.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)