ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

“Pastinya senang ya, nggak cuman SMA saja yang ada standar kompetisi seperti DBL, tapi di level SMP juga ada,” ungkap Riki Hidayat, asisten pelatih SMPN 5 Bandung di ajang Junior DBL Bandung 2026. 

Yup, tim putra SMPN 5 Bandung berhasil meraih kemenangan ketika melawan SMP Waringin Bandung dengan skor akhir 41-22. 

Ternyata, Junior DBL Bandung begitu dinanti oleh skuad SMPN 5 Bandung. Mereka bahkan sudah mempersiapkan untuk bisa terus melangkah di panggung Junior DBL Bandung sejak lama.

“Tentu adanya standar kompetisi DBL di level SMP ini bikin kita (SMPN 5 Bandung) juga benar-benar mempersiapkan diri biar dapat hasil terbaik,” ujarnya.

Baca juga: Coach Hendra Kurniawan dan Mimpi Membawa GPS Juara di DBL West Java

Tapi, sang pelatih merasa anak asuhnya bisa tampil lebih baik ketika bertemu dengan SMP Waringin Bandung.

“Mungkin anak-anak masih gugup ya waktu awal-awal. Ada beberapa play yang belum terlaksana dengan baik. Masih terlalu buru-buru, dan defense-nya juga belum terlalu solid,” ungkapnya.

Selain itu, ada satu hal yang ditekankan oleh sang pelatih kepada Ardi Winata dan kawan-kawan. Bukan soal kemampuan mencetak angka. Bukan juga soal strategi.

“Di dalam dan di luar lapangan saya selalu menekankan ke anak-anak buat respect ke lawan. Nggak perlu melakukan selebrasi berlebihan waktu habis bikin poin,” ceritanya.

Yup, sang pelatih sempat terpantau memberi arahan salah satu pemainnya ketika tim Viking mendapat satu technical foul akibat selebrasi berlebihan tersebut.

“Harus saling menghargai lah walau di lapangan itu sebagai lawan. Walau menang juga seharusnya nggak boleh seperti itu,” terangnya.

Pelajaran-pelajaran seperti itu sejatinya diajarkan oleh jajaran pelatih Viking ketika latihan. Yup, itu artinya coach Riki bukan hanya mengajarkan tentang basket saja melainkan juga tentang hal-hal seputar kehidupan.

“Jadi pelatih itu bukan cuman melatih saja ya. Selain mengajarkan hal-hal fundamental soal basket ya kita juga harus mengajarkan nilai-nilai apa saja yang bisa diambil di basket. Kayak kerja keras, respect ke teman dan lawan. Ini kan nantinya jadi pegangan mereka,” ceritanya.

Pada laga melawan SMP Waringin, ada salah satu pemain Viking yang mencetak dua digit poin. Adalah Dimas Raditya, senter andalan Vikings yang mengemas 13 poin selama 18 menit bermain di Bandung Arena. 

Kepada DBL Play, coach Riki menitipkan pesan. Ide terobosan mengenai gelaran Junior DBL Bandung.

“Kalau bisa sih Junior DBL ini diselenggarakan terpisah dengan DBL-nya. Jangan takut kalau lebih sedikit pesertanya. Karena menurut saya, sekolah-sekolah di Bandung dan Jawa Barat ini sudah siap banget buat menyambut Junior DBL itu sendiri,” tandasnya.

Profil SMPN 5 Bandung bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS