ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

All the way from Semarang to Bandung! Okky Adiprana, papa dari Leonard Sky Adiprana, pemain SMA BPK Penabur Cirebon, terpantau nribun langsung di Bandung Arena ketika tim putra Penabur bertanding di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East.

Ternyata ada cerita di balik mengapa Okky Adiprana mendadak datang ke Bandung Arena untuk melihat anaknya bertanding. 

“Si Sky -sapaan karib Leonard Sky- itu dari gim sebelumnya sudah bilang kalau dia butuh papanya datang. Butuh dilihat sama papa. Dia minta tolong banget itu buat saya datang,” ujarnya.

Saat itu, Okky berusaha untuk mencerna maksud dari anaknya. Tanpa berpikir panjang, satu tiket kereta sudah ia pesan dari Semarang ke Bandung hanya untuk menemani langkah anaknya berlaga di DBL West Java-East.

“Malam kemarin saya langsung pesan tiket kereta jam sepuluh malam dari Semarang buat ke Bandung. Saya sampai jam empat pagi dan langsung merapat ke GOR,” ungkapnya.

Tim putra Penabur dijadwalkan bertanding melawan Global Prestasi School Bandung pada Kamis, 17 September 2026. GPS -sebutan Global Prestasi School Bandung- memang tim debutan di ajang DBL West Java-East.

Tapi, mereka berhasil memberi perlawanan yang luar biasa ketika bertemu dengan Penabur yang merupakan juara DBL West Java 2022 dan 2023. Penabur menang dengan skor tipis 32-30 dari GPS Bandung

Baca juga: Goku Adytia Albasith dan Warisan Kegemaran Sang Ayah pada Dragon Ball

Pada laga tersebut, GPS sempat membalikkan keadaan di pengujung akhir kuarter keempat. Hal itu membuat Penabur tertinggal dua angka (28-30). Adalah Leonard Sky Adiprana yang menjadi pahlawan di balik kemenangan Penabur. Tanpa penjagaan di area kanan pertahanan lawan, Sky mengeksekusi tembakan tiga angka pada sisa waktu 23 detik. Tembakan Sky masuk (31-30). Penabur berbalik unggul dan menyegel kemenangan.

“Ternyata itu maksudnya. Dia mau ngasih lihat kalau dia di basket itu sudah berproses sejauh itu. Saya jelas terharu dan bangga sekali sebagai orang tua,” ujarnya.

Yup, sang papa tahu betul perjalanan Sky di basket seperti apa. Ketika pertama kali mencoba, anaknya sempat mendapat beberapa kali perundungan. 

“Dulu Sky sempat dibully waktu main basket. Dia benar-benar nggak bisa sama sekali main basket. Dan waktu bisa bikin satu poin aja. Itu kayak diremehkan. Sekarang saya melihat dia sudah jauh lebih berkembang dan dewasa,” kenangnya.

Okky juga menambahkan, “Awalnya dia basket itu badannya nggak seperti sekarang. Gemuk banget. Benar-benar nggak bisa sama sekali, bahkan dribble aja nggak bisa. Sebagai orang tua saya bangga sekaligus terharu melihat perjalanan dia membuktikan ke orang-orang yang dulu sempat mengejek dia,” ceritanya.

Sang papa juga bercerita bagaimana Sky melewati proses yang terbilang tidak mudah. Proses untuk terus mengasah ketangkasan agar menjadi pemain dan pribadi yang lebih baik lagi.

“Saya selalu bilang ke Sky kalau nggak ada anak basket yang nggak bisa main basket. Itu cuman masalah waktu. Selama kita ada kemauan, ada usaha buat belajar, berlatih, semua itu bisa kita gapai,” terangnya.

Baca juga: Pita Hitam dan Kemenangan Smansa Baleendah untuk Pak Sunsun Jamil

Kata-kata itu yang mungkin menjadi pegangan Sky melawan malas dan membuktikan diri. Tembakan tiga angkanya pada laga kali ini jadi salah satu pembuktian dirinya. Dan kehadiran sang papa di tribune juga jadi salah satu alasan mengapa ia bisa begitu yakin untuk mengeksekusi kesempatan itu.

“Dari awal aku sudah percaya aja kalau buat nembak. Apalagi aku tahu kalau ada papi aku yang datang jauh-jauh dari Semarang. Aku nggak mau ngecewain papi. Aku harus menang. Tembakan aku harus masuk,” ucap Sky.

Cerita perjalanan Sky dari papa Okky adalah bukti bahwa Sky bukan hanya bertumbuh menjadi student athlete Honda DBL with Kopi Good Day saja. Sky juga bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Dan basket menjadi salah satu wadah Sky untuk terus berproses dan bertumbuh. Sang papi juga berjanji akan kembali datang ke Bandung untuk menyaksikan anaknya bertanding lagi di DBL West Java. Sampai ketemu lagi, Om Okky!

Profil SMA BPK Penabur Cirebon bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS