ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi Marshall Farez di Bandung Arena

Marshall Farez merupakan salah satu pemain kunci yang dimiliki oleh SMAN 2 Bandung di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026. Sejauh ini, ia selalu berhasil mencetak dua digit angka selama melantai di Bandung Arena.

Korban terbaru dari Charets -sebutan SMAN 2 Bandung- adalah tim putra SMA 1 BPK Penabur Bandung. Pada laga perebutan tiket Fantastic Four, Charets menang dengan skor akhir 45-21.  Marshall keluar sebagai pengumpul angka terbanyak dengan raihan 15 poin dan 7 rebound. Ia memasukkan 3 dari 7 kali kesempatan menembak dari luar garis tripoin.

Siapa yang menyangka, bahwa perjalanan Marshall di basket berawal dari rasa penasarannya terhadap pantulan bola.

Yup, sebelum benar-benar mengenal basket, Marshall sempat menekuni dunia renang. Bahkan, di olahraga renang itu ia cukup serius. Setiap minggunya selalu ada jadwal untuk berlatih.

Nah, dari tempat latihan itu pula rasa penasarannya di basket tumbuh.

“Jadi tempat aku latihan renang itu sampingnya ada lapangan basket. Terus aku nggak sengaja lihat ada bola yang mantul kan. Kayak kepo aja kok bisa gitu ya,” ujarnya.

Rasa penasaran itu membuat Marshall mencoba untuk memainkannya. Lama-lama ia justru meninggalkan renang dan beralih ke basket.

“Orang tua aku langsung support sih ya. Kayak aku bilang mau masuk klub aja biar makin serius. Langsung tuh mereka daftarin aku. Eh, keterusan sampai sekarang,” ucapnya.

Seiring dengan perjalanannya menekuni dunia basket, Marshall sempat mendapat beberapa hal yang kurang enak ia terima. Tapi, itu justru membuatnya semakin terpacu untuk berbenah dan terus mengasah kemampuan.

“Tahun lalu itu aku sempat dapat hate comment. Dibilang kalau aku nggak bisa apa-apa. Terlalu overweight gitu. Wah, itu aku panas tapi bukan yang nggak terima gitu,” kenangnya.

Panas yang dimaksud oleh Marshall adalah ia ingin membuktikan diri bahwa ia layak atas pencapaian-pencapaian yang diukirnya.

“Aku kalau dapat hate comment gitu makin semangat buat latihan. Makin semangat buat ngebuktiin kalau aku bisa,” ceritanya.

Alih-alih ngedown, hal-hal yang tidak mengenakan itu dijadikan Marshall sebagai tambahan bahan bakar.

“Lagian sampai sekarang aku juga belum jadi apa-apa. Masih banyak yang harus dibenahi dan ditambah. Masih harus banyak belajar intinya,” terangnya.

Mental Marshall sudah terbentuk sejak kecil. Sepanjang pengalamannya melantai, ia tak pernah menemui beberapa kendala berarti. Tapi, bukan berarti proses yang ia lalui mudah ya.

Apalagi Marshall sempat menyandang status sebagai MVP DBL West Java pada tahun pertamanya melantai. Di tahun kedua, namanya tak masuk dalam radar First and Second Team.

“Banyak yang aku korbankan untuk bisa di titik ini. Tapi, aku juga dapat banyak pelajaran dan hal baru. Basket ngajarin aku buat lebih disiplin.  Basket ngajarin aku buat lebih sabar dan nikmatin proses,” tandasnya.

Charets akan tampil di babak Fantastic Four DBL West Java-East 2026. Mereka akan bertemu dengan SMA Trimulia Bandung. Lawan yang tak mudah tapi akan diperjuangkan dengan sekuat tenaga oleh Marshall dan kawan-kawan.

Profil Marshall Farez bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS