Satu panggung, ada dua kebudayaan berbeda dalam mengolah tema “100% Indonesia”. Itulah yang hadir dalam penampilan SMAN 61 Jakarta dan MAN 2 Jakarta (Siescom) di panggung AQUA DBL Dance 2026 East Jakarta.
SMAN 61 Jakarta memilih kebudayaan Betawi sebagai konsep utama penampilan mereka. Penampilan diawali dengan tarian tradisional khas Betawi yang kemudian dipadukan dengan properti selendang merah putih sebagai simbol bendera Indonesia. Unsur tersebut menjadi representasi semangat nasionalisme generasi muda.
Nuansa Betawi semakin kuat dengan penggunaan musik tradisional yang dikombinasikan dengan lagu modern. Perpaduan tersebut membuat pertunjukan terasa dinamis sekaligus dekat dengan generasi masa kini. Konsep teriknya Jakarta juga diterjemahkan secara kreatif melalui penggunaan properti AQUA sebagai simbol penyegar di tengah panasnya ibu kota.
Para dancer tampil dengan kostum berwarna biru tua yang dihiasi glitter. Visual tersebut berhasil menciptakan kesan glamor sekaligus menggambarkan terik yang berhasil mencuri perhatian penonton.
Bagi SMAN 61 Jakarta, pertunjukkan ini menjadi bukti bahwa budaya tradisional dapat terus berkembang dengan dikemas secara modern. Meski mengikuti perkembangan zaman, identitas dan nilai asli budaya tetap menjadi bagian penting yang dipertahankan.
Baca Juga: Tranceto Gabungkan Tari Saman dan Merak, SMA PKP Bawa Konsep Fusion
Penampilan tim dance MAN 2 Jakarta di AQUA DBL Dance 2026 East Jakarta
Di sisi lain, Siescom membawa kebudayaan Aceh melalui Tari Ratoh Jaroe. Penampilan Siescom diawali dengan intro ikonik khas ratoh jaroe yang berhasil menghidupkan suasana dan menggema hingga ke tribun penonton.
Setelah menyelesaikan rangkaian gerakan ratoh jaroe, penampilan berlanjut dengan beralih ke koreografi modern. Transisi dari tarian tradisional menuju gerakan modern menjadi salah satu momentum yang menarik perhatian penonton. Satu tribun bersorak-sorai dan terkagum akan penampilan yang tersaji oleh Siescom.
Iringan lagu dan kostum khas Ratoh Jaroe juga memperkuat karakter penampilan Siescom dalam membawakan tema “100% Indonesia”.
Bagi Siescom, Ratoh Jaroe bukan sekadar tarian, tetapi memiliki nilai keberanian dan nilai kebersamaan. Tarian ini juga mengajarkan pentingnya kedisiplinan, fokus, dan kerja sama tim yang erat.
Lebih lanjut, perpaduan ini sebagai representasi kecintaan generasi muda terhadap kebudayaan Indonesia, yaitu dengan upaya menghadirkan warisan leluhur di ruang ekspresi modern. Sedangkan, sentuhan modern dalam koreografi memiliki makna bahwa generasi muda Indonesia terus berkembang mengikuti zaman, memiliki kebebasan untuk berekspresi, dan berani berinovasi.
Baca Juga: Silverinc Angkat Ekspedisi Budaya, DeNC Gabungkan Modernitas dan Tradisional
AQUA DBL Dance 2026 East Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.