ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Menjadi guru Matematika kerap diidentikkan dengan figur kaku dan ditakuti. Hingga tak jarang, label guru “killer” lekat dengan sosok guru Matematika. Namun, anggapan tersebut dipatahkan oleh Mustakim, guru Matematika SMAN 2 Surabaya. Selain bergelut dengan rumus dan angka di kelas, dua tahun terakhir terhitung sejak 2024, ia mengemban peran sebagai pembina suporter SMAN 2 Surabaya. Peran ganda ini baginya bukanlah beban, melainkan dedikasi yang tumbuh dari kecintaan lama pada dunia tribun.

Keterlibatan Mustakim dalam dunia suporter bukanlah hal baru. Pengalaman masa sekolah yang aktif sebagai suporter membuat tugas pembina ini terasa seperti jodoh yang pas. 

"Saya memang senang dari dulu. Waktu SMA saya juga ikut suporteran. Jadi ketika ditugasi sekolah untuk jadi pembina suporter, ya seperti 'kawin' lah. Pekerjaan utama mengajar, tapi juga menyambungkan hobi lama," ujar Mustakim.

Di balik riuhnya nyanyian serta kekreatifitasan koreografi Arek Smada Suporter, sebutan tim suporter SMAN 2 Surabaya, Mustakim menemukan makna mendalam yang membakar semangatnya. Ia terenyuh ketika melihat bagaimana komunitas suporter menjadi ruang penerimaan dan keluarga kedua bagi siswa yang kurang mampu atau tidak memiliki orang tua. Di tribun, mereka menemukan tempat untuk saling merangkul dan menguatkan. 

Mustakim saat Menani Arek Smada Suporter di DBL Arena (Foto: dokumetasi pribadi)

Baca Juga: DBL Super Teacher: Lewat Esports, Prima Ambe Jembatani Hobi Murid Jadi Prestasi

“Saya sangat terenyuh melihat perjuangan anak-anak. Ada siswa yang merasa lebih diterima di komunitas suporter. Bahkan ada yang tidak punya orang tua, sehingga keluarga mereka ya anak-anak suporter ini," ungkapnya.

Bagi Mustakim, senyum serta kebersamaan anak-anak itulah yang menjadi bahan bakar utama Mustakim untuk terus membina tanpa lelah. Berkat kepiawaiannya mendampingi anak-anak suporter, Arek Smada pun berhasil menorehkan prestasi di panggung Honda DBL with Kopi Good Day. Mereka berhasil menjadi 4th Best Supporter di tahun 2024. 

Perjalanan mendampingi Arek Smada tentu tak lepas dari tantangan. Musim ini, bentrok jadwal Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta merebaknya wabah influenza sempat memengaruhi kehadiran anggota suporter dan tim pendukung. Kendati demikian, antusiasme siswa tetap terjaga. Menurut Mustakim, kekuatan utama Smada berada pada rasa kebanggaan mendalam sebagai warga SMAN 2 Surabaya.

Filosofi "hatinya kuning" yang melekat erat di dada setiap siswa. Semangat ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, alumni, serta para guru yang rutin hadir mendampingi di setiap laga.

"Yang tidak dimiliki sekolah lain adalah rasa kebanggaan sebagai warga SMAN 2 Surabaya. Kalau anak-anak bilang, kalau dibelah hatinya, hatinya itu 'kuning'. Kuning itu simbol kebanggaan terhadap Smada," tegas Mustakim.

Arek Smada Suporter saat Mendapatkan Titel Best Supporter (Foto: dokumentasi pribadi)

Baca Juga: DBL Super Teacher: Debi Pranata Mengubah Keterbatasan Anak Mesuji Jadi Potensi

Kedekatannya dengan anak didik inilah yang membuat Mustakim didukung penuh oleh mereka untuk mengikuti DBL Super Teacher. Besarnya dukungan itu membuat Mustakim makin mantap untuk mendaftar.

Sebagai calon DBL Super Teacher, Mustakim ingin membawa pendekatan yang seimbang antara akademik dan kegiatan ekstrakurikuler. Ia berupaya mengikis citra guru matematika yang menakutkan dengan menjadi sosok pembina yang ramah dan mengayomi. 

“Saya itu kalau kata anak-anak terkenal dengan guru yang humble dan penuh humor. Jadi minimal kalau mereka tidak suka pelajarannya (Matematika), tapi tetap suka saya sebagai guru,” ungkapnya.

Arek Smada Suporter saat Beraksi di Honda DBL with Kopi Good Day 2026

Inovasi utama Mustakim adalah merawat budaya khas Smada, yaitu balancing (keseimbangan) antara tuntutan akademis dan wadah berekspresi, sebuah fondasi karakter yang sangat dibutuhkan siswa di masa depan.

Mustakim menitipkan pesan hangat bagi seluruh anak didiknya di SMAN 2 Surabaya. "Tetap bangga menjadi Arek Smada. Jangan pernah lelah, jangan pernah putus asa, dan nikmati masa SMA kalian dengan cara yang menyenangkan. Semangat sampai akhir,” tutupnya.

Baca Juga: DBL Super Teacher: Bangun Komunitas Sosial, Raihan Kuatkan Empati Anak Didik

DBL Super Teacher adalah program pelatihan, pengembangan kapasitas, dan apresiasi bagi guru pendamping yang digagas oleh DBL Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program ini ditujukan bagi tenaga pendidik yang berdedikasi tinggi dan meyakini bahwa proses belajar tidak hanya berhenti di dalam ruang kelas. Guru-guru terpilih juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan hingga belajar (short course) ke luar negeri.

Program yang didukung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini gratis dan terbuka bagi seluruh guru di Indonesia. (*)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS